Tutup Kajian Kitab KH Hasyim Asy'ari, Gus Muhaimin Ajak PKB Jaga Spirit Ulama
Kamis, 12 Maret 2026 - 19:05 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, terdapat dua kategori santri Mbah Hasyim. Pertama, mereka yang memperjuangkan dan menjaga tradisi Nahdlatul Ulama. Kedua, mereka yang membaca serta membela kitab-kitab karya beliau. “Mudah-mudahan kajian ini membawa manfaat dan barokah sebagai bekal hidup dunia dan akhirat,” katanya.
Gus Muhaimin juga menyampaikan terima kasih kepada para kiai dan nyai yang telah membaca serta mengkaji kitab karya Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari selama Ramadan. Ia mendoakan agar para ulama senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, serta ilmu yang bermanfaat bagi umat dan bangsa.
Ia menegaskan bahwa tradisi kajian Ramadan tersebut bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi juga momentum untuk menyambung sanad spiritual kepada para ulama pendiri NU, khususnya kepada Mbah Hasyim. “Tradisi ramadanan ini adalah momentum tiap tahun sekaligus sarana mengejar dan menyambung sanad tali spiritual kita kepada ulama pendiri NU, khususnya kepada Mbah Hasyim,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Gus Muhaimin juga menyinggung kondisi ekonomi yang sempat diwarnai kenaikan harga minyak dunia, namun kini mulai stabil kembali. Ia mengingatkan agar PKB tetap waspada serta menjaga soliditas dan semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Tidak ada jalan lain selain terus menjaga gotong royong, kebersamaan, dan solidaritas di tengah berbagai tantangan yang kita hadapi,” tegasnya.
Gus Muhaimin juga menyampaikan terima kasih kepada para kiai dan nyai yang telah membaca serta mengkaji kitab karya Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari selama Ramadan. Ia mendoakan agar para ulama senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, serta ilmu yang bermanfaat bagi umat dan bangsa.
Ia menegaskan bahwa tradisi kajian Ramadan tersebut bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi juga momentum untuk menyambung sanad spiritual kepada para ulama pendiri NU, khususnya kepada Mbah Hasyim. “Tradisi ramadanan ini adalah momentum tiap tahun sekaligus sarana mengejar dan menyambung sanad tali spiritual kita kepada ulama pendiri NU, khususnya kepada Mbah Hasyim,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Gus Muhaimin juga menyinggung kondisi ekonomi yang sempat diwarnai kenaikan harga minyak dunia, namun kini mulai stabil kembali. Ia mengingatkan agar PKB tetap waspada serta menjaga soliditas dan semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Tidak ada jalan lain selain terus menjaga gotong royong, kebersamaan, dan solidaritas di tengah berbagai tantangan yang kita hadapi,” tegasnya.
Lihat Juga :