Hasan Nasbi Dipanggil Presiden Prabowo ke Istana, Sinyal Kembali ke Kabinet?

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:36 WIB
loading...
Hasan Nasbi Dipanggil...
Presiden Prabowo Subianto memanggil mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi ke Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (12/3/2026). Foto/Binti Mufarida
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil Hasan Nasbi ke Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (12/3/2026). Sinyal kembali ke Kabinet Merah Putih? Sebelumnya, Hasan Nasbi yang merupakan mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO) juga ikut rapat dengan para menteri di Hambalang pada 9 Maret 2026 lalu.

Meski begitu Hasan enggan membeberkan kapasitasnya dipanggil Presiden Prabowo kali ini. "Saya tidak tahu ini kenapa dipanggil. Ada agenda katanya, agenda sama Presiden," katanya kepada awak media.

Baca juga: Harta Kekayaan Hasan Nasbi, Eks Kepala PCO yang Sekarang Jadi Komisaris Pertamina

Dia pun enggan membeberkan spekulasi kembali ke jajaran kursi Kabinet Merah Putih. "Belum ada pembicaraan soal itu. Belum ada bicara soal itu. Nanti kita lihatlah ya," ujarnya.



Lebih lanjut, Hasan pun menjelaskan kehadiran dirinya dalam rapat di Hambalang. Dia mengatakan rapat tersebut berlangsung sekitar tiga hingga empat jam dan membahas berbagai isu global dan kondisi terkini yang berpotensi berdampak pada Indonesia.

"Berapa lama ya? Adalah mungkin tiga jam, empat jam adalah. Kan diselingi buka puasa kan? Totalnya mungkin ada tiga jam, empat jam adalah," kata Hasan.

"Topik-topik kondisi terkini saja. Kan kita ada, lagi di luar lagi ada perang, terus bagaimana Indonesia menyikapinya supaya kita tidak terjebak ke dalam krisis, bagaimana solusinya, macam-macam lah. Tapi kan yang bicara menteri-menteri ya. Saya dengarkan saja. Saya kan tidak ikut ngomong, saya dengarkan saja," jelasnya.

Baca juga: Reshuffle Kabinet: Hasan Nasbi Diberhentikan, Angga Raka Jadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

Hasan juga enggan menjelaskan detil mengenai kondisi terkini pasca konflik di Timur Tengah dampak dari perang Amerika Serikat-Israel dan Iran.

"Enggak, enggak. Saya mendengarkan saja. Iya, waktu kemarin itu mendengarkan saja. Kali ini saya belum tahu agendanya. Baru bisa tahu, baru bisa kasih tahu kalian setelah selesai nanti," katanya.

Sementara hari ini, kata Hasan, dirinya mendapatkan informasi dari protokol Istana sekitar pukul 14.00 WIB. "Tadi ya, tadi jam setengah dua ini. Tadi jam setengah dua di-WA (WhatsApp) oleh Protokol. Ada agenda bersama Presiden katanya. Tapi saya belum tahu agendanya. Terus terang benar-benar belum tahu," sebutnya.

Hasan kembali menegaskan dirinya enggan berspekulasi mengenai diajak kembali oleh Presiden Prabowo untuk kembali ke kursi kabinet.

"Belum bisa komentar. Kita orang belum ada ini, belum ada pembicaraan soal itu. Sabar ya," pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
Rekomendasi
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Berita Terkini
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Ziarah ke Makam Soekarno...
Ziarah ke Makam Soekarno di Blitar, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved