Panglima TNI Perintahkan Prajurit Siaga 1, TB Hasanuddin: Rakyat Menjadi Gelisah
Senin, 09 Maret 2026 - 15:04 WIB
loading...
A
A
A
"Satu, ya urusan intern, internal, ya gitu. Yang kedua, sifatnya rahasia. Rahasia militer itu. Ya, begitu. Rahasia militer," katanya.
Atas dasar itu, ia mempertanyakan bocornya telegram tersebut. Menurutnya, kebocoran telegram ini membuat rakyat gelisah.
"Nah, itu saya pertanyakan. Satu, sifatnya internal, kenapa kok rakyat diberitahu? Jadi terbuka. Jadi orang bertanya-tanya. Oh ini mau ada apa ini-ini, karena situasi di Timur Tengah ini, rakyat menjadi gelisah, rakyat menjadi resah. Ngapain?" tuturnya.
Hasanuddin menambahkan, "Yang kedua rahasia. Ya hanya untuk kepentingan-kepentingan di dalam intern TNI saja, kenapa kok harus sampai ke luar? Begitu ya."
Berdasarkan Telegram Nomor TR/283/2026, Panglima TNI memerintahkan jajaran TNI Siaga 1. Telegram yang ditandatangani oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun di Jakarta pada Minggu, 1 Maret 2026 ini berisi tujuh instruksi penting bagi TNI.
Atas dasar itu, ia mempertanyakan bocornya telegram tersebut. Menurutnya, kebocoran telegram ini membuat rakyat gelisah.
"Nah, itu saya pertanyakan. Satu, sifatnya internal, kenapa kok rakyat diberitahu? Jadi terbuka. Jadi orang bertanya-tanya. Oh ini mau ada apa ini-ini, karena situasi di Timur Tengah ini, rakyat menjadi gelisah, rakyat menjadi resah. Ngapain?" tuturnya.
Hasanuddin menambahkan, "Yang kedua rahasia. Ya hanya untuk kepentingan-kepentingan di dalam intern TNI saja, kenapa kok harus sampai ke luar? Begitu ya."
Berdasarkan Telegram Nomor TR/283/2026, Panglima TNI memerintahkan jajaran TNI Siaga 1. Telegram yang ditandatangani oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun di Jakarta pada Minggu, 1 Maret 2026 ini berisi tujuh instruksi penting bagi TNI.
Lihat Juga :