JK Akui Konflik Timur Tengah Bakal Ganggu Pasokan dan Bebani Subsidi BBM

Sabtu, 07 Maret 2026 - 19:58 WIB
loading...
JK Akui Konflik Timur...
Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 Jusuf Kalla (JK) mengakui jika Indonesia kini menghadapi tantangan serius akibat perang di Timur Tengah saat ditemui di kediamannya Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (7/3/2026). Foto: Felldy Utama
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 Jusuf Kalla (JK) mengakui jika Indonesia kini menghadapi tantangan serius akibat perang di Timur Tengah. Dampak tersebut mencakup dua hal utama yakni potensi gangguan logistik dan subsidi BBM.

JK menjelaskan bahwa kondisi ini berpotensi terjadi karena Indonesia memiliki keterbatasan infrastruktur penyimpanan. Dengan kebutuhan 1,5 juta barel per hari, stok nasional hanya mampu bertahan untuk tiga minggu (21 hari).

Baca juga: JK: BoP Perlu Dikoreksi, Singgung Serangan AS-Israel ke Iran

"Bahwa kita ambil di Timur Tengah tentu sudah sulit. Jadi tergantung pemerintah mau ambil dari mana. Tapi saya kira memang pasti kita akan menghadapi bukan hanya jumlah (stok) tapi harga pasti naik," ujar JK di kediamannya Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (7/3/2026).

Dia memperkirakan kenaikan harga minyak juga diprediksi naik secara signifikan dalam waktu dekat. Sehingga, kondisi ini tentu akan berdampak ke Tanah Air. "Itu akan memberatkan subsidi negara (terhadap subsidi BBM)," ucapnya.

Kendafi demikian, JK meminta masyarakat memahami bahwa situasi ini bukan karena kebijakan dari dalam negeri, tapi dipengaruhi kondisi global yang tidak menentu.

"Ini akibat bukan karena Indonesia, tapi akibat eksternal. Perang yang punya efeknya ke Indonesia," kata JK.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo: Indonesia Berada...
Prabowo: Indonesia Berada pada Persimpangan Sejarah, di Tengah Konflik Dunia
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Akankah Pemimpin Tertinggi...
Akankah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Hadiri Pemakaman Ayahnya?
Pertamina Pastikan Kesiapan...
Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Rekomendasi
Warga Pertanyakan Perubahan...
Warga Pertanyakan Perubahan Aliran Kali Cikokol dan Luas Taman Potret
BMKG Operasikan Radar...
BMKG Operasikan Radar Laut Canggih di Sumatera, Percepat Peringatan Dini Tsunami
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Messi Moncer! Mbappe, Kane, Haaland Mengekor
Berita Terkini
Menyambut Modi, Mengingat...
Menyambut Modi, Mengingat Janji Pluralisme India
Pengadaan Gembok Lapas...
Pengadaan Gembok Lapas Rp92,5 M, Ditjenpas: Bukan Gembok Biasa dan Dirancang Khusus
PM India Akan ke Indonesia...
PM India Akan ke Indonesia Bertemu Prabowo, Bahas Ketahanan Pangan hingga Pertahanan
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
BMKG: 48,9% Wilayah...
BMKG: 48,9% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncaknya Juli-September 2026
Retorika Visual Diplomasi...
Retorika Visual Diplomasi Prabowo dan Lukashenko
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved