Timur Tengah Memanas, Bahlil Yakin Prabowo Mampu Menjadi Mediator
Jum'at, 06 Maret 2026 - 23:21 WIB
loading...
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia meyakini Presiden Prabowo Subianto mampu dalam melakukan komunikasi politik antarkepala negara untuk memediasi konflik Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran. Foto/Achmad Al Fiqri
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia meyakini Presiden Prabowo Subianto mampu dalam melakukan komunikasi politik antarkepala negara untuk memediasi konflik Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran . Bahlil mengaku paham dan percaya terhadap kemampuan Prabowo.
"Bagi Partai Golkar adalah sangat memahami, mengerti, dan percaya kepada kemampuan Bapak Presiden Prabowo," ujar Bahlil di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Jumat (6/3/2026).
Bahlil yang juga merupakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan, dia mendampingi Presiden Prabowo saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Jepang, Amerika, Inggris, Yordania, hingga UEA. Dari situ, ia mengaku kenal dekat dengan Presiden Prabowo.
Baca Juga: Timur Tengah Memanas, Nurul Arifin Desak Pemerintah Siapkan Evakuasi dan Skenario Darurat untuk WNI
"Saya sangat, saya kenal dari dekat hubungan-hubungan emosional dari pemimpin-pemimpin negara ini dengan Bapak Presiden Prabowo," tutur Bahlil.
Bahlil meyakini Presiden Prabowo mampu untuk memediasi negara berkonflik. Ia pun merasa wajar ada pihak yang ragu dengan kemampuan Presiden Prabowo untuk memediasi.
"Jadi kalau yang tidak tahu Pak Presiden Prabowo itu wajar, tapi bagi kami Partai Golkar yang tahu Bapak Presiden Prabowo, insyaallah kami sangat yakin terhadap kemampuan beliau dalam melakukan komunikasi politik antarkepala-kepala negara di dunia," pungkasnya.
Inisiatif Prabowo untuk menjadi mediator konflik tersebut disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) melalui pernyataan resmi. Dalam pernyataannya, Kemlu menyebut Presiden siap memfasilitasi dialog antara pihak-pihak yang terlibat konflik.
"Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi," demikian pernyataan tersebut.
"Bagi Partai Golkar adalah sangat memahami, mengerti, dan percaya kepada kemampuan Bapak Presiden Prabowo," ujar Bahlil di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Jumat (6/3/2026).
Bahlil yang juga merupakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan, dia mendampingi Presiden Prabowo saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Jepang, Amerika, Inggris, Yordania, hingga UEA. Dari situ, ia mengaku kenal dekat dengan Presiden Prabowo.
Baca Juga: Timur Tengah Memanas, Nurul Arifin Desak Pemerintah Siapkan Evakuasi dan Skenario Darurat untuk WNI
"Saya sangat, saya kenal dari dekat hubungan-hubungan emosional dari pemimpin-pemimpin negara ini dengan Bapak Presiden Prabowo," tutur Bahlil.
Bahlil meyakini Presiden Prabowo mampu untuk memediasi negara berkonflik. Ia pun merasa wajar ada pihak yang ragu dengan kemampuan Presiden Prabowo untuk memediasi.
"Jadi kalau yang tidak tahu Pak Presiden Prabowo itu wajar, tapi bagi kami Partai Golkar yang tahu Bapak Presiden Prabowo, insyaallah kami sangat yakin terhadap kemampuan beliau dalam melakukan komunikasi politik antarkepala-kepala negara di dunia," pungkasnya.
Inisiatif Prabowo untuk menjadi mediator konflik tersebut disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) melalui pernyataan resmi. Dalam pernyataannya, Kemlu menyebut Presiden siap memfasilitasi dialog antara pihak-pihak yang terlibat konflik.
"Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi," demikian pernyataan tersebut.
(zik)
Lihat Juga :