Alasan Kemlu Belum Ada Rencana Evakuasi WNI di Lebanon
Jum'at, 06 Maret 2026 - 13:25 WIB
loading...
Plt Direktur Perlindungan WNI pada Kemlu Heni Hamidah (paling kanan) dalam jumpa pers di Kemlu, Jumat (6/3/2026). Foto: Riyan Rizki Roshali
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) belum punya rencana mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Lebanon di tengah terjadinya perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran. Saat ini tercatat ada 939 WNI yang berada di Lebanon, sebagian besar adalah personel TNI pasukan UNIFIL.
“Mengenai evakuasi di Lebanon, kita ada 939 WNI tapi sebagian besar merupakan personel TNI UNIFIL. Dan sampai saat ini belum ada rencana untuk evakuasi,” kata Plt Direktur Perlindungan WNI pada Kemlu Heni Hamidah dalam jumpa pers di Kemlu, Jumat (6/3/2026).
Meski demikian, perwakilan Kemlu terus memantau kondisi di lapangan, memperbarui rencana kontinjensi, serta menyiapkan opsi evakuasi jika diperlukan. Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mulai melakukan evakuasi bertahap terhadap warga negara Indonesia (WNI) di Iran pada Jumat hari ini.
Baca juga: Evakuasi WNI di Iran Dimulai Hari Ini secara Bertahap, Kloter Pertama 32 Orang
Untuk tahap pertama, sebanyak 32 WNI akan dievakuasi. “Terkait rencana evakuasi WNI di Iran, tentunya mencermati perkembangan situasi dan keamanan di Iran, evakuasi WNI di Iran akan dimulai secara bertahap hari ini dan tahap pertama ini akan melalui Azerbaijan. Untuk sementara ini 32 orang (yang dievakuasi),” ujar dia.
Heni menerangkan, untuk jalur-jalur evakuasi akan melalui Azerbaijan. Meski begitu, ia mengatakan, hal tersebut akan melihat kondisi sesungguhnya di lapangan.
“Tapi mungkin ini untuk jalur-jalur evakuasi ini akan dilihat sesuai kondisi riil di lapangan. Dan ini akan ditentukan oleh teman-teman di perwakilan kita di KBRI Teheran dan KBRI Azerbaijan,” ungkapnya.
Untuk evakuasi tahap kedua, lanjut dia, hal tersebut akan diputuskan oleh Pemerintah RI melalui berbagai pertimbangan serta asesmen terlebih dahulu. “KBRI Teheran juga akan terus melakukan engagement dengan dan outreach dengan para WNI yang masih ada di wilayah Teheran, baik WNI yang tinggal menetap di sana maupun WNI yang kebetulan sedang berada di wilayah Iran saat ini,” imbuh dia.
“KBRI akan terus beroperasi memberikan bantuan keperluan kepada seluruh WNI yang masih berada di Iran,” jelas dia.
“Mengenai evakuasi di Lebanon, kita ada 939 WNI tapi sebagian besar merupakan personel TNI UNIFIL. Dan sampai saat ini belum ada rencana untuk evakuasi,” kata Plt Direktur Perlindungan WNI pada Kemlu Heni Hamidah dalam jumpa pers di Kemlu, Jumat (6/3/2026).
Meski demikian, perwakilan Kemlu terus memantau kondisi di lapangan, memperbarui rencana kontinjensi, serta menyiapkan opsi evakuasi jika diperlukan. Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mulai melakukan evakuasi bertahap terhadap warga negara Indonesia (WNI) di Iran pada Jumat hari ini.
Baca juga: Evakuasi WNI di Iran Dimulai Hari Ini secara Bertahap, Kloter Pertama 32 Orang
Untuk tahap pertama, sebanyak 32 WNI akan dievakuasi. “Terkait rencana evakuasi WNI di Iran, tentunya mencermati perkembangan situasi dan keamanan di Iran, evakuasi WNI di Iran akan dimulai secara bertahap hari ini dan tahap pertama ini akan melalui Azerbaijan. Untuk sementara ini 32 orang (yang dievakuasi),” ujar dia.
Heni menerangkan, untuk jalur-jalur evakuasi akan melalui Azerbaijan. Meski begitu, ia mengatakan, hal tersebut akan melihat kondisi sesungguhnya di lapangan.
“Tapi mungkin ini untuk jalur-jalur evakuasi ini akan dilihat sesuai kondisi riil di lapangan. Dan ini akan ditentukan oleh teman-teman di perwakilan kita di KBRI Teheran dan KBRI Azerbaijan,” ungkapnya.
Untuk evakuasi tahap kedua, lanjut dia, hal tersebut akan diputuskan oleh Pemerintah RI melalui berbagai pertimbangan serta asesmen terlebih dahulu. “KBRI Teheran juga akan terus melakukan engagement dengan dan outreach dengan para WNI yang masih ada di wilayah Teheran, baik WNI yang tinggal menetap di sana maupun WNI yang kebetulan sedang berada di wilayah Iran saat ini,” imbuh dia.
“KBRI akan terus beroperasi memberikan bantuan keperluan kepada seluruh WNI yang masih berada di Iran,” jelas dia.
(rca)
Lihat Juga :