Besok, Satgas Covid-19 MUI dan Pemerintah Gelar Zikir Nasional Daring
Rabu, 15 April 2020 - 11:22 WIB
loading...
A
A
A
Kiai Cholil menjelaskan relevansi dan urgensi kegiatan ini. Menurut dia, Zikir Nasional bertujuan meminta perlindungan Allah SWT dalam menghadapi musibah pandemi Covid-19 serta menggugah kesadaran umat untuk muhasabah, zikir, dan tobat kepada Allah SWT.
Menurut dia, sikap tawakal dalam menghadapi musibah pendemi Covid-19 adalah melakukan ikhtiar kemanusiaan seraya memanjatkan doa dan tobat kepada Allah SWT. Ikhtiar menjaga jarak fisik/physical distancing dan tetap di rumah saja adalah bagian dari upaya memutus mata rantai penularan virus corona.
Namun, Kiai Cholil berpendapat, upaya itu saja tak cukup bagi umat yang beriman. Sebab, senjata orang mukmin adalah doa. Karenanya, upaya akan maksimal manakala dipersenjatai dengan doa. Sehingga, ikhtiar akan menghasilkan tujuan menghindar dari wabah manakala disertai dengan doa.
"Pandemi Covid-19 telah menunjukkan betapa kuasa Allah SWT dan lemahnya manusia. Hikmahnya, musibah ini mengajarkan kita untuk muhasabah diri dan tobat kepada Allah SWT seraya memohon pertolongan-Nya," tutur dia.
Dia berharap Zikir Nasional dan Tarhib Ramadhan adalah bagian dari ikhtiar yang utuh antara lahir dan batin dalam menghadap cobaan dari Allah SWT. "Untuk menguatkan ikhtiar lahir, acara zikir ini akan dilakukan secara berkala sampai Lebaran tiba," kata dia.
Menurut dia, sikap tawakal dalam menghadapi musibah pendemi Covid-19 adalah melakukan ikhtiar kemanusiaan seraya memanjatkan doa dan tobat kepada Allah SWT. Ikhtiar menjaga jarak fisik/physical distancing dan tetap di rumah saja adalah bagian dari upaya memutus mata rantai penularan virus corona.
Namun, Kiai Cholil berpendapat, upaya itu saja tak cukup bagi umat yang beriman. Sebab, senjata orang mukmin adalah doa. Karenanya, upaya akan maksimal manakala dipersenjatai dengan doa. Sehingga, ikhtiar akan menghasilkan tujuan menghindar dari wabah manakala disertai dengan doa.
"Pandemi Covid-19 telah menunjukkan betapa kuasa Allah SWT dan lemahnya manusia. Hikmahnya, musibah ini mengajarkan kita untuk muhasabah diri dan tobat kepada Allah SWT seraya memohon pertolongan-Nya," tutur dia.
Dia berharap Zikir Nasional dan Tarhib Ramadhan adalah bagian dari ikhtiar yang utuh antara lahir dan batin dalam menghadap cobaan dari Allah SWT. "Untuk menguatkan ikhtiar lahir, acara zikir ini akan dilakukan secara berkala sampai Lebaran tiba," kata dia.
(zik)
Lihat Juga :