Sejarah Baru Ekonomi Haji, Negara Ekspor 2.280 Ton Beras Nusantara ke Saudi
Rabu, 04 Maret 2026 - 21:59 WIB
loading...
A
A
A
Proses produksi beras khusus jemaah haji ini dikerjakan secara masif melibatkan empat fasilitas pengolahan raksasa milik negara dan swasta. Penggilingan dikebut di pabrik Wilmar Serang, Wilmar Mojokerto, Bulog Karawang, hingga Bulog Subang. Ribuan ton logistik pangan ini kemudian dijadwalkan mengarungi samudra menggunakan armada kapal Hyundai Unity, Wan Hai, dan Kota Sejati.
Lihat video: Konflik AS-Israel Vs Iran, Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Di tengah kebanggaan ekspor ini, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menepis keraguan publik terkait ketahanan pasokan domestik. Ia menegaskan stok pangan nasional saat ini telah menyentuh angka 3,7 juta ton, sebuah rekor tertinggi sepanjang sejarah di bulan Maret.
"Teman-teman media, ini aksi nyata bukan ilusi, ekspor pertanian di bawah pimpinan komando Bapak Presiden Republik Indonesia naik signifikan," tegas Amran.
Terobosan berani ini turut membuka ceruk pasar komersial yang menjanjikan bagi produk agrikultur Nusantara di kancah global. Wakil Menteri Perdagangan (Mendag) Dyah Roro Esti Widya Putri, berharap kualitas beras lokal ini kelak memikat selera masyarakat internasional lintas negara di Tanah Suci.
Meski kawasan Timur Tengah tengah diwarnai dinamika geopolitik, pemerintah tetap optimistis pengapalan akan berjalan aman sesuai estimasi jadwal keberangkatan pada 7 Maret mendatang.
Lihat video: Konflik AS-Israel Vs Iran, Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Di tengah kebanggaan ekspor ini, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menepis keraguan publik terkait ketahanan pasokan domestik. Ia menegaskan stok pangan nasional saat ini telah menyentuh angka 3,7 juta ton, sebuah rekor tertinggi sepanjang sejarah di bulan Maret.
"Teman-teman media, ini aksi nyata bukan ilusi, ekspor pertanian di bawah pimpinan komando Bapak Presiden Republik Indonesia naik signifikan," tegas Amran.
Terobosan berani ini turut membuka ceruk pasar komersial yang menjanjikan bagi produk agrikultur Nusantara di kancah global. Wakil Menteri Perdagangan (Mendag) Dyah Roro Esti Widya Putri, berharap kualitas beras lokal ini kelak memikat selera masyarakat internasional lintas negara di Tanah Suci.
Meski kawasan Timur Tengah tengah diwarnai dinamika geopolitik, pemerintah tetap optimistis pengapalan akan berjalan aman sesuai estimasi jadwal keberangkatan pada 7 Maret mendatang.
(cip)
Lihat Juga :