Kemlu Siapkan Opsi Kedaruratan untuk Lindungi WNI di Timur Tengah

Senin, 02 Maret 2026 - 06:56 WIB
loading...
Kemlu Siapkan Opsi Kedaruratan...
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah pasca serangan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran. Foto/Ilustrasi/TRT World
A A A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus memantau ketat perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah pasca serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran. Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di kawasan tersebut ditegaskan menjadi prioritas utama.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, menyampaikan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan dengan seluruh Perwakilan RI di kawasan Timur Tengah guna memastikan kondisi WNI tetap terpantau dan tertangani dengan baik.

Baca juga: Kedubes Iran: 200 Anak Perempuan Tewas Dalam Serangan Militer AS dan Israel

“Terkait koordinasi Penanganan WNI/PMI di Kawasan Timur Tengah dapat kami sampaikan bahwa pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri dan Perwakilan RI di Timur Tengah terus memantau secara ketat perkembangan situasi keamanan pasca serangan terhadap Iran. Perlindungan WNI dan PMI di kawasan Timur Tengah merupakan prioritas utama,” ujar Heni dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin (2/3/2026).



Heni mengatakan Direktorat Pelindungan WNI telah melakukan komunikasi dan koordinasi intensif dengan seluruh Perwakilan RI di kawasan untuk memperoleh pembaruan data jumlah WNI, update kondisi riil di lapangan, serta langkah penanganan yang sedang dan akan dilakukan.

"Semua Perwakilan RI di kawasan juga telah menyampaikan imbauan kewaspadaan kepada WNI/PMI, memperkuat komunikasi dengan komunitas dan simpul WNI/PMI setempat, serta menyiapkan sejumlah opsi dalam menghadapi resiko kedaruratan jika diperlukan," ujarnya.

Baca juga: Perang Iran Vs AS-Israel, Kemlu RI Imbau WNI Tunda Perjalanan ke Timur Tengah

Sebelumnya, Heni juga memastikan berbagai skenario kontinjensi telah disiapkan, termasuk mekanisme evakuasi jika diperlukan, dengan tetap mempertimbangkan dinamika keamanan dan koordinasi dengan otoritas setempat.

"Dalam situasi darurat, WNI/PMI dapat menghubungi Hotline Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri di +62 812-9007-0027 atau Hotline Perwakilan RI terdekat," katanya.

Kemlu telah mengimbau seluruh WNI di kawasan Timur Tengah untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti arahan resmi dari Perwakilan RI setempat.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Rekomendasi
Cara Mudah Cek Kelulusan...
Cara Mudah Cek Kelulusan UM PTKIN 2026 yang Diumumkan Sore Ini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Berita Terkini
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Mantan Menpora Dito...
Mantan Menpora Dito Ariotedjo Kembali Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Berkas Vonis Nadiem...
Berkas Vonis Nadiem Makarim di Kasus Chromebook Setebal 1.146 Halaman
AHY Hadiri Kampanye...
AHY Hadiri Kampanye Nasional Grab, Dorong Percepatan Tranformasi Transportasi Ramah Lingkungan
Delpedro Marhaen Hadiri...
Delpedro Marhaen Hadiri Sidang Vonis Nadiem Makarim
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved