Mau Jadi WNI Antre, Indonesia Adalah Masa Depan bagi Mereka yang Paham!

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:52 WIB
loading...
Mau Jadi WNI Antre,...
Staf Khusus Menteri Hukum, Yadi Hendriana mengungkapkan, ketika satu orang memilih pergi, data menunjukkan ada ratusan lainnya berebut untuk tinggal (di Indonesia). Foto/Ilustrasi/Ditjen Imigrasi
A A A
JAKARTA - Saat satu suara berkata, "Cukup saya yang WNI," maka sebuah narasi tentang pelarian dimulai. Namun di pintu yang berbeda, ada antrean panjang yang justru ingin masuk (ke Indonesia).

Staf Khusus Menteri Hukum, Yadi Hendriana mengungkapkan hal itu dalam tulisan di media sosial resmi Instagramnya. Dia menyebut ketika satu orang memilih pergi, data menunjukkan ada ratusan lainnya berebut untuk tinggal (di Indonesia), meski makin sedikit yang diterima.

Baca juga: Alumni LPDP Pamer Paspor Anak Jadi WNA, Purbaya: Selama Saya di Sini Kena Blacklist Permanen

Ini adalah bukti bahwa bagi banyak warga negara asing (WNA), Indonesia adalah jawaban, bukan sekedar persinggahan. "Mari kita bicara tentang arah angin yang jarang terbaca. Emosi hanya akan mengaburkan fakta bahwa setiap orang punya titik pandang, meski tak semua punya rasa memiliki," ungkap Yadi dalam unggahan di akun @hendrianayadi.



Mengapa mereka rela mengantre demi status WNI? Yadi menegaskan bahwa Indonesia adalah ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Bahkan, lanjut dia, IMF menyebut Indonesia sebagai titik terang pertumbuhan ekonomi global, di tengah lingkungan eksternal yang menantang.

"Mereka melihat status WNI sebagai "kartu akses" menuju ekonomi masa depan. Mereka tidak melihat "hambatan administratif". Mereka melihat pusat pertumbuhan dunia," lanjut Yadi.

Baca juga: Viral Alumninya Bangga Anak Jadi WNA, LPDP Buka Suara

Saat ini ada fenomena yang mengejar paspor kuat demi kemudahan akses. Pilihan yang pragmatis. Namun, sejarah mencatat bahwa kejayaan sebuah bangsa tidak dibangun oleh mereka yang pergi saat merasa "tidak adil", tapi oleh mereka yang menetap dan membangun solusi.

Kewarganegaraan bukan sekadar fasilitas perjalanan; ia adalah perikatan moral dan bangsa kewajiban kebangsaan untuk mengabdi. "Kita tidak perlu marah pada mereka yang melepaskan. Rumah tidak pernah kehilangan nilainya hanya karena ada penghuninya yang memutuskan untuk pindah," tandasnya.

"Kita hanya perlu memastikan bahwa tanah ini tetap menjadi tempat di mana orang-orang terbaik ingin berlabuh. Indonesia adalah masa depan. Bagi mereka yang paham," tandas Yadi.

Kewarganegaraan adalah tentang perspektif. Ada yang melihatnya sebagai batas, ada yang melihatnya sebagai identitas dan kontribusi. Berdasarkan statistik permohonan WNI, Kita paham bahwa banyak orang di luar sana melihat:

"Menjadi Indonesia adalah sebuah pilihan yang dicita-citakan," tegasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkum Supratman Sampaikan...
Menkum Supratman Sampaikan Capaian Posbankum di Legal Forum Rusia dan Perkuat Kerja Sama Ekstradisi Narapidana
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan 112 DIM RUU Polri ke Komisi III DPR
Tak Hanya 287 WNA, 4...
Tak Hanya 287 WNA, 4 WNI Turut Jadi Tersangka Judol Hayam Wuruk
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Rekomendasi
21 Titik Kantong Parkir...
21 Titik Kantong Parkir Disiapkan untuk Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta, Ini Lokasinya
Menjelajah Batavia Lama,...
Menjelajah Batavia Lama, Jejak Bung Karno hingga Charlie Chaplin di Kota Tua Jakarta
House And Vox Indonesia...
House And Vox Indonesia Ramaikan IIFEX EASTFOOD 2026, Hadirkan Inovasi Produk dan Cooking Demo
Berita Terkini
Panja SPMB Cari Formula...
Panja SPMB Cari Formula Penerimaan Mahasiswa yang Adil dan Setara
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Permintaan Uang oleh Kanim Ngurah Rai dan Denpasar saat Periksa 2 Biro Jasa
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Blusukan ke Lampung,...
Blusukan ke Lampung, Jokowi: Saya Hadir untuk PSI
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved