Ubedilah Badrun: Jokowi Masih Menempatkan Diri sebagai Politisi, Bukan Negarawan

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:30 WIB
loading...
Ubedilah Badrun: Jokowi...
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Foto/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo ( Jokowi ) masih menempatkan diri sebagai politisi, bukan negarawan . Penilaian tersebut disampaikan analis sosial politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun .

Menurut Ubedilah, fenomena orang-orang datang ke rumah Jokowi di Solo , Jawa Tengah, sebagai sesuatu hal aneh dan agak anomali. Dia menilai, hal itu sebagai sesuatu yang tidak murni.

"Tapi mungkin ada juga orang yang terus dipelihara untuk mencintai (Jokowi)," kata Ubedilah dalam podcast atau siniar To The Point Aja yang tayang di YouTube SindoNews, dikutip Selasa (24/2/2026).

Baca Juga: Ubedilah Badrun dkk Dirikan Barisan Oposisi Indonesia, Ini Tujuannya

Ubed mengatakan, dalam sosiologi, ada teori pertukaran sosial. Orang melakukan sesuatu untuk mendapatkan sesuatu. Apalagi, jika itu berhubungan dengan politik.
Ubedilah Badrun: Jokowi Masih Menempatkan Diri sebagai Politisi, Bukan Negarawan


"Dan Jokowi sekarang masih menempatkan diri sebagai politisi, bukan negarawan, karena dia masih, bahkan berkampanye, pidato di depan partai, bukan partai orang lain, tapi partai anaknya, pidato dengan kencang. Itu menurut saya wajah politisnya Jokowi," ujar Ubed.



Karena masih menjadi politisi, kata Ubed, memungkinkan bagi Jokowi untuk melakukan pertukaran sosial. "Dia melakukan sesuatu dengan masyarakat, karena saling mendapatkan keuntungan di situ, saya kira itu. Termasuk sekarang masih merespons isu-isu nasional, menanggapi banyak hal, yang sebetulnya tidak perlu dilakukan oleh mantan presiden," kata Ubed yang pada 1996 membidani lahirnya Forum Komunikasi Senat Mahasiswa se-Jakarta (FKSMJ).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Jokowi Minta Kader PSI...
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai sampai Tingkat Desa
Ahmad Ali Beberkan Alasan...
Ahmad Ali Beberkan Alasan Jokowi Turun Langsung Keliling Daerah
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
Rekomendasi
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved