Mendagri Ungkap Permasalahan Batas Negara yang Belum Tuntas

loading...
Mendagri Ungkap Permasalahan Batas Negara yang Belum Tuntas
Mendagri Tito Karnavian mengatakan, masih ada beberapa sengketa batas negara Indonesia dengan negara lain. Dia mengatakan ada beberapa yang sudah diselesaikan. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, masih ada beberapa sengketa batas negara antara Indonesia dengan negara lain. Dia mengatakan ada beberapa yang sudah diselesaikan.

(Baca juga: Imbas Corona, 24 WNI Dipulangkan dari Suriname dan Guyana)

Namun ada juga yang masih dalam proses penyelesaian dengan negara tetangga. Dia mencontohkan masalah perbatasan yang masih harus diselesaikan adalah dengan negara tetangga Malaysia.

(Baca juga: Hadiah Istimewa untuk Pelajar dan Mahasiswa)



"Misalnya soal di Pulau Sebatik. Ini untuk Pak Gubernur Kaltara, saya paham betul kegalauan Pak Gub. Pulau sebatik ini yang bapak ibu pernah datang ke sana, di sana tak ada borderline yang benar-benar jelas. Atau garis batas yang jelas. (di sana) yang adalah (adanya) patok saja," kata Tito dalam Webinar Nasional Forum Tematik Bakohumas Pengelolaan Perbatasan, Kamis (17/9/2020).

Tito menjelaksan, tanpa adanya batas yang jelas di Pulau Sebatik, banyak warga yang langsung melintas di area tersebut setiap hari. (Baca juga: Viral Ospek Daring UNESA, Ini Cara Hadapi Kating yang Suka Marah-marah)

"Sebatik itu bagian utaranya punya Malaysia. Bagian selatannya punya Indonesia. Bahkan ada rumah yang hal depannya itu masuk wil Indonesia. Tapi dapurnya itu masuk wilayah Malaysia. Itu fakta," ungkapnya.



"Nah inilah yang kita selesekan secara bertahap. Dan tahun lalu kita sudah lakukan MoU dengan Malaysia untuk beberapa segmen (batas negara)," ujarnya.
halaman ke-1 dari 2
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top