Kepala BGN: Program MBG Bikin Penjualan Motor Naik 4,9 Juta Unit di 2025

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:51 WIB
loading...
Kepala BGN: Program...
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyebut Program MBG berdampak pada kenaikan penjualan kendaraan bermotor hingga pertanian. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah tak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memicu efek berantai pada berbagai sektor ekonomi.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyebut, program tersebut turut mendorong lonjakan penjualan kendaraan bermotor hingga jutaan unit sepanjang 2025.

"Ternyata program MBG tidak hanya menyasar produk-produk pertanian untuk menjadi bahan baku, tapi juga berdampak terhadap ekonomi lain," kata Dadan dalam Indonesia Economic Outlook di Jakarta, dikutip Sabtu (14/2/2026).

Baca juga: Daftar Penerima Tanda Kehormatan Penggerak MBG dari Presiden Prabowo

Dadan mengungkapkan, data dari salah satu agen tunggal pemegang merek menunjukkan angka penjualan sepeda motor mencapai 4,9 juta unit pada 2025. Kenaikan tersebut, menurutnya, berkorelasi dengan bertumbuhnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.

"Ternyata dari data AHM, kita melihat angka penjualan motor mencapai 4,9 juta tahun 2025, dan ini terdongkrak oleh program MBG. Kenapa? Karena saya dapat laporan di SPPG itu, pegawainya sekarang 60% beli motor," Dadan.

Dadan menjelaskan, peningkatan daya beli pegawai SPPG menjadi salah satu faktor pendorong. "Jadi kalau ada 50 orang, kali 60% artinya 30 orang beli motor, sehingga (penjualan) motornya naik," paparnya.

Lihat video: Prabowo Resmikan SPPG Polri, Tinjau Bagian Teknologi Dapur MBG


Tak hanya sepeda motor, sektor otomotif roda empat juga ikut terdampak. Ia menyebut salah satu merek mobil yang sebelumnya kurang diminati kini mengalami peningkatan permintaan signifikan karena kebutuhan operasional SPPG.

"Kemudian juga berdampak terhadap salah satu merek mobil yang sedang beredar di masyarakat dan itu populer, yang selama ini mungkin tidak laku, karena satu WPBG butuh dua mobil, kalau sekarang sudah ada 23.000 SPPG, itu artinya dibutuhkan 46.000 mobil jenis itu, dan sekarang termasuk mobil yang sulit dicari," beber Dadan.

Dampak MBG pun terasa di sektor pertanian dan pangan. Petani hidroponik disebut mengalami lonjakan omzet hingga dua kali lipat. "Petani hidroponik senang, karena naik omsetnya 100 persen," tutur Dadan.

Tak hanya itu, pelaku usaha kecil seperti produsen tahu yang sempat terpuruk kini kembali menggeliat. "Ada pengusaha tahu yang sudah hampir bangkrut, sekarang bangkit kembali," ujarnya.

Di sektor peternakan, peningkatan permintaan susu juga mendorong ekspansi produksi. Peternak di Boyolali dan Bandung mulai memproduksi susu pasteurisasi dan membangun fasilitas penyimpanan dingin untuk menopang distribusi.

"Ada juga sekarang pabrik-pabrik susu atau peternak susu di Boyolali, di Bandung, sudah membuat susu pasteurisasi, dan juga mereka sudah membuat satu cold storage yang bisa memasok kebutuhan susu, dimana satu SPPG setiap hari butuh 450 liter susu," ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik BGN Andri Mulyono Jadi Tersangka
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Dukung Program MBG,...
Dukung Program MBG, Wali Kota Tangsel: Gizi Anak Jadi Prioritas Pembangunan SDM
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Rekomendasi
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Bikin Geleng Kepala,...
Bikin Geleng Kepala, Ini Deretan Kendaraan Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved