Prabowo Gunakan 2 Pesawat Kepresidenan ke Luar Negeri? Seskab Teddy: Tidak Benar
Selasa, 03 Februari 2026 - 11:44 WIB
loading...
Seskab Teddy Indra Wijaya. Foto/Binti Mufarida
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membantah penggunaan dua pesawat kepresidenan oleh Presiden Prabowo Subianto saat melakukan kunjungan kerja ke luar negeri. Seskab Teddy mengungkapkan bahwa ada yang menanyakan kepadanya terkait isu ini.
"Jadi, ada yang menyampaikan dan menanyakan bahwa Pak Presiden kalau ke luar negeri itu sekarang menggunakan dua pesawat kenegaraan. Oke? Saya jawab, enggak ada itu. Ya, itu tidak benar," tegas Seskab Teddy kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Seskab Teddy menjelaskan sejarah penggunaan moda transportasi udara oleh Presiden Prabowo. Menurutnya, bahkan sebelum menjabat sebagai presiden, Prabowo selalu menggunakan pesawat milik pribadi untuk mobilitasnya.
Baca Juga: Cat Pesawat Kepresidenan Diganti, Istana: Agar Mirip dengan Pesawat Milik Presiden Prabowo
"Pak Presiden, sejak sebelum menjabat sebagai presiden pun, selalu menggunakan pesawat perusahaan milik pribadi beliau," kata Seskab Teddy.
Pada masa awal menjabat, jika harus ke luar negeri, Presiden Prabowo menggunakan pesawat Boeing 737 milik TNI AU. Namun, ia menekankan bahwa pesawat TNI AU tersebut bukanlah pesawat kepresidenan, melainkan pesawat pendukung logistik dan personel.
"Untuk apa? Karena sesuai undang-undang, sesuai aturan, harus ada Paspampres, harus ada protokol, ada tim dokter, ada tim Kemlu, ada wartawan, dan sebagainya. Jadi, saya mau sampaikan tidak benar bahwa Bapak Presiden menggunakan dua pesawat kenegaraan," jelasnya.
Seskab Teddy mengungkapkan bahwa selama satu tahun terakhir, Presiden Prabowo telah menetapkan standar baru untuk kunjungan kerja jarak jauh dengan hanya menggunakan satu pesawat maskapai nasional.
"Faktanya, sejak sudah satu tahun ini, Presiden Prabowo ke luar negeri jarak jauh selalu menggunakan pesawat satu. Apa itu? Maskapai nasional kebanggaan kita, Garuda Indonesia Boeing 777. Pasti Anda sudah lihat semua. Benar?"
Selain efisiensi jumlah pesawat, Seskab Teddy juga mengungkap kebijakan Presiden Prabowo untuk memperkecil jumlah rombongan yang ikut serta. Ia memastikan bahwa perangkat kepresidenan saat ini lebih terbatas dan hanya diisi oleh pihak-pihak yang benar-benar diperlukan.
"Jadi, saya mau jawab itu. Dan perangkat kepresidenan, kalau Anda sudah wartawan lama pasti tahu dulu banyaknya bagaimana. Per sekarang, kita memperkecil. Yang perlu ikut, ikut. Dan rombongan semakin terbatas," papar Seskab Teddy.
Kalau di dalam negeri, kata Teddy, pihaknya menggunakan pesawat TNI AU Boeing untuk angkut perangkat dan wartawan.
"Jadi, ada yang menyampaikan dan menanyakan bahwa Pak Presiden kalau ke luar negeri itu sekarang menggunakan dua pesawat kenegaraan. Oke? Saya jawab, enggak ada itu. Ya, itu tidak benar," tegas Seskab Teddy kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Seskab Teddy menjelaskan sejarah penggunaan moda transportasi udara oleh Presiden Prabowo. Menurutnya, bahkan sebelum menjabat sebagai presiden, Prabowo selalu menggunakan pesawat milik pribadi untuk mobilitasnya.
Baca Juga: Cat Pesawat Kepresidenan Diganti, Istana: Agar Mirip dengan Pesawat Milik Presiden Prabowo
"Pak Presiden, sejak sebelum menjabat sebagai presiden pun, selalu menggunakan pesawat perusahaan milik pribadi beliau," kata Seskab Teddy.
Pada masa awal menjabat, jika harus ke luar negeri, Presiden Prabowo menggunakan pesawat Boeing 737 milik TNI AU. Namun, ia menekankan bahwa pesawat TNI AU tersebut bukanlah pesawat kepresidenan, melainkan pesawat pendukung logistik dan personel.
"Untuk apa? Karena sesuai undang-undang, sesuai aturan, harus ada Paspampres, harus ada protokol, ada tim dokter, ada tim Kemlu, ada wartawan, dan sebagainya. Jadi, saya mau sampaikan tidak benar bahwa Bapak Presiden menggunakan dua pesawat kenegaraan," jelasnya.
Seskab Teddy mengungkapkan bahwa selama satu tahun terakhir, Presiden Prabowo telah menetapkan standar baru untuk kunjungan kerja jarak jauh dengan hanya menggunakan satu pesawat maskapai nasional.
"Faktanya, sejak sudah satu tahun ini, Presiden Prabowo ke luar negeri jarak jauh selalu menggunakan pesawat satu. Apa itu? Maskapai nasional kebanggaan kita, Garuda Indonesia Boeing 777. Pasti Anda sudah lihat semua. Benar?"
Selain efisiensi jumlah pesawat, Seskab Teddy juga mengungkap kebijakan Presiden Prabowo untuk memperkecil jumlah rombongan yang ikut serta. Ia memastikan bahwa perangkat kepresidenan saat ini lebih terbatas dan hanya diisi oleh pihak-pihak yang benar-benar diperlukan.
"Jadi, saya mau jawab itu. Dan perangkat kepresidenan, kalau Anda sudah wartawan lama pasti tahu dulu banyaknya bagaimana. Per sekarang, kita memperkecil. Yang perlu ikut, ikut. Dan rombongan semakin terbatas," papar Seskab Teddy.
Kalau di dalam negeri, kata Teddy, pihaknya menggunakan pesawat TNI AU Boeing untuk angkut perangkat dan wartawan.
(zik)
Lihat Juga :