Kaesang Tolak Laporan ABS, Faldo: Struktur Partai Jadi Kunci Kemenangan 2029
Jum'at, 30 Januari 2026 - 13:09 WIB
loading...
Ketua Bidang Komunikasi Publik DPP PSI Faldo Maldini merespons pernyataan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep yang menolak laporan ABS atau asal bos senang. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ketua Bidang Komunikasi Publik DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Faldo Maldini merespons pernyataan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep yang menolak laporan ABS atau asal bos senang. Adapun pernyataan tersebut disampaikan Kaesang dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar.
Faldo mengatakan, Kaesang menekankan pentingnya restrukturisasi partai yang dapat diukur secara nyata, bukan sekadar laporan normatif tanpa substansi. “Mas Kaesang menegaskan kembali bahwa pentingnya partai memiliki struktur yang kuat. Jadi, langkah ini sangat logis, ya,” katanya di Makassar, Kamis (29/01/2026).
Faldo menjelaskan, cara berpikir Kaesang sebagai ketua umum didasarkan pada logika kemenangan elektoral. Tanpa struktur yang jelas dan solid, mustahil suatu partai meraih hasil maksimal dalam Pemilu 2029.
Baca juga: Waketum Optimistis PSI sebagai Partai Jokowi Menjadi Kuat di 2029
Selain itu, dia menambahkan, penolakan terhadap praktik ABS menjadi penegasan kekuatan partai harus dibangun dari data dan kinerja yang terukur. Struktur partai, kata Faldo, bukan sesuatu yang bisa direkayasa lewat laporan deskriptif semata.
“Makanya beliau juga bilang jangan tipu-tipu asal bos senang, karena sesuatu yang namanya struktur itu bisa diukur kuantitatif, bukan deskriptif,” tuturnya.
Lihat video: Kandang Banteng Mau Direbut? Kaesang Minta PSI Menang Mutlak di Jateng 2029!
Faldo menilai pidato tersebut mencerminkan kepemimpinan Kaesang yang ingin membawa PSI ke fase baru. Meski bukan lagi partai baru, PSI tengah menjalani proses transformasi serius di bawah kepemimpinan Ketua Umum terpilih hasil Pemilu Raya internal.
“Alasan kenapa PSI lolos, ya harus ada orangnya ada strukturnya, ada kadernya dan pengurusnya. Enggak akan mungkin menang sebuah partai kalau tanpa itu semua,” pungkasnya.
Faldo mengatakan, Kaesang menekankan pentingnya restrukturisasi partai yang dapat diukur secara nyata, bukan sekadar laporan normatif tanpa substansi. “Mas Kaesang menegaskan kembali bahwa pentingnya partai memiliki struktur yang kuat. Jadi, langkah ini sangat logis, ya,” katanya di Makassar, Kamis (29/01/2026).
Faldo menjelaskan, cara berpikir Kaesang sebagai ketua umum didasarkan pada logika kemenangan elektoral. Tanpa struktur yang jelas dan solid, mustahil suatu partai meraih hasil maksimal dalam Pemilu 2029.
Baca juga: Waketum Optimistis PSI sebagai Partai Jokowi Menjadi Kuat di 2029
Selain itu, dia menambahkan, penolakan terhadap praktik ABS menjadi penegasan kekuatan partai harus dibangun dari data dan kinerja yang terukur. Struktur partai, kata Faldo, bukan sesuatu yang bisa direkayasa lewat laporan deskriptif semata.
“Makanya beliau juga bilang jangan tipu-tipu asal bos senang, karena sesuatu yang namanya struktur itu bisa diukur kuantitatif, bukan deskriptif,” tuturnya.
Lihat video: Kandang Banteng Mau Direbut? Kaesang Minta PSI Menang Mutlak di Jateng 2029!
Faldo menilai pidato tersebut mencerminkan kepemimpinan Kaesang yang ingin membawa PSI ke fase baru. Meski bukan lagi partai baru, PSI tengah menjalani proses transformasi serius di bawah kepemimpinan Ketua Umum terpilih hasil Pemilu Raya internal.
“Alasan kenapa PSI lolos, ya harus ada orangnya ada strukturnya, ada kadernya dan pengurusnya. Enggak akan mungkin menang sebuah partai kalau tanpa itu semua,” pungkasnya.
(cip)
Lihat Juga :