Hasto Ingatkan Komitmen Partai ke Kader: Kemanusiaan Jauh di Atas Politik Elektoral
Minggu, 25 Januari 2026 - 23:24 WIB
loading...
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengingatkan kepada seluruh kader PDIP terkait komitmen partai untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi musibah dan persoalan kesehatan. Foto/Istimewa
A
A
A
SUKABUMI - Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengingatkan kepada seluruh kader PDIP terkait komitmen partai untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi musibah dan persoalan kesehatan. Dia menilai aksi kemanusiaan jauh di atas politik elektoral semata.
Hal ini diungkapkan Hasto dalam pidato di peresmian Klinik Waluya Sejati Abadi di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (25/1/2026). Peresmian ini bertepatan dalam peringatan HUT ke-53 PDIP. Dia menekankan agar peringatan tidak hanya diisi dengan seremoni, tetapi juga menjadi momentum penguatan struktur partai dalam melayani rakyat secara riil.
"Kita memuliakan kemanusiaan dan memperjuangkan keadilan. Selama rakyat menderita, seperti di Aceh atau Sumatra Barat, meskipun secara politik PDI Perjuangan lemah di sana, suara kemanusiaan kita berbicara jauh di atas kalkulasi elektoral politik," ujar Hasto di hadapan ratusan kader.
Baca juga: PDIP Minta Kadernya Pastikan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat Tanpa Diskriminasi
Semangat kemanusiaan itu langsung oleh Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono. Ia mengumumkan sebuah langkah strategis organisasi di Jawa Barat, yakni pembentukan relawan kesehatan berbasis desa dan kelurahan di seluruh provinsi.
"Kami telah berkoordinasi dengan Ibu Ribka Tjiptaning bahwa nanti akan ada relawan kesehatan berbasis desa dan kelurahan di seluruh Jawa Barat. Saat konsolidasi di tingkat ranting melalui Musyawarah Ranting, dari struktur yang ada, ada satu posisi yang kita tugaskan khusus sebagai relawan kesehatan," kata Ono.
Selain itu, Ono juga memperkenalkan Yayasan Wanoja Perjuangan, sebuah wadah yang dibentuk oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Barat untuk menggerakkan kaum perempuan dalam menangani bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan ekonomi.
Sebagai buktinya nyata dari kesiapan struktur partai ini, kata dia, kader di Jawa Barat langsung merespons cepat terhadap bencana tanah longsor yang baru saja menimpa Kabupaten Bandung Barat (KBB). Ia menegaskan bahwa setelah acara di Sukabumi selesai, jajaran DPD PDI Perjuangan Jabar akan langsung meluncur ke lokasi bencana.
"Saya beserta teman-teman DPD nanti siang langsung ke KBB karena ada pengungsian sebanyak 141 orang di aula desa setempat. Mereka tentunya mengharapkan bantuan dari masyarakat, khususnya dari PDI Perjuangan," kata Ono.
Hal ini diungkapkan Hasto dalam pidato di peresmian Klinik Waluya Sejati Abadi di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (25/1/2026). Peresmian ini bertepatan dalam peringatan HUT ke-53 PDIP. Dia menekankan agar peringatan tidak hanya diisi dengan seremoni, tetapi juga menjadi momentum penguatan struktur partai dalam melayani rakyat secara riil.
"Kita memuliakan kemanusiaan dan memperjuangkan keadilan. Selama rakyat menderita, seperti di Aceh atau Sumatra Barat, meskipun secara politik PDI Perjuangan lemah di sana, suara kemanusiaan kita berbicara jauh di atas kalkulasi elektoral politik," ujar Hasto di hadapan ratusan kader.
Baca juga: PDIP Minta Kadernya Pastikan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat Tanpa Diskriminasi
Semangat kemanusiaan itu langsung oleh Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono. Ia mengumumkan sebuah langkah strategis organisasi di Jawa Barat, yakni pembentukan relawan kesehatan berbasis desa dan kelurahan di seluruh provinsi.
"Kami telah berkoordinasi dengan Ibu Ribka Tjiptaning bahwa nanti akan ada relawan kesehatan berbasis desa dan kelurahan di seluruh Jawa Barat. Saat konsolidasi di tingkat ranting melalui Musyawarah Ranting, dari struktur yang ada, ada satu posisi yang kita tugaskan khusus sebagai relawan kesehatan," kata Ono.
Selain itu, Ono juga memperkenalkan Yayasan Wanoja Perjuangan, sebuah wadah yang dibentuk oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Barat untuk menggerakkan kaum perempuan dalam menangani bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan ekonomi.
Sebagai buktinya nyata dari kesiapan struktur partai ini, kata dia, kader di Jawa Barat langsung merespons cepat terhadap bencana tanah longsor yang baru saja menimpa Kabupaten Bandung Barat (KBB). Ia menegaskan bahwa setelah acara di Sukabumi selesai, jajaran DPD PDI Perjuangan Jabar akan langsung meluncur ke lokasi bencana.
"Saya beserta teman-teman DPD nanti siang langsung ke KBB karena ada pengungsian sebanyak 141 orang di aula desa setempat. Mereka tentunya mengharapkan bantuan dari masyarakat, khususnya dari PDI Perjuangan," kata Ono.
(rca)
Lihat Juga :