Boni Hargens: Rekrutmen Atlet SEA Games, Wujud Komitmen Moral Kapolri Listyo Sigit
Selasa, 20 Januari 2026 - 07:44 WIB
loading...
A
A
A
Boni Hargens menilai bahwa terobosan Kapolri Listyo Sigit bukan sekadar kebijakan rekrutmen biasa, melainkan mencerminkan komitmen moral yang mendalam terhadap pembangunan institusi yang lebih kuat dan profesional. “Kebijakan ini menunjukkan keseriusan Polri dalam mengidentifikasi dan merekrut individu-individu dengan integritas, dedikasi, dan prestasi yang telah terbukti,” jelasnya.
Boni juga menambahkan, implementasi program ini mendemonstrasikan kesungguhan aksional Polri dalam mentransformasi visi menjadi tindakan nyata. Dengan membuka pintu bagi atlet berprestasi, Polri menunjukkan fleksibilitas dan inovasi dalam pengembangan sumber daya manusia, sekaligus mengakui bahwa talenta terbaik bangsa dapat berasal dari berbagai latar belakang dan bidang keahlian.
Strategi rekrutmen ini, tegas Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) tersebut, merupakan langkah cerdas dalam mengumpulkan talenta muda yang potensial. Para atlet SEA Games telah membuktikan kemampuan mereka dalam menghadapi tekanan, bekerja dalam tim, dan mencapai target yang menantang—kualitas yang sangat dibutuhkan dalam tugas-tugas kepolisian modern yang kompleks dan dinamis.
Dia berpendapat, pendekatan holistik ini mencerminkan pemahaman bahwa penguatan institusi kepolisian tidak hanya bergantung pada pelatihan teknis, tetapi juga pada karakter, mental, dan nilai-nilai yang dibawa oleh setiap anggotanya. Dengan merekrut atlet berprestasi, lanjut dia, Polri berinvestasi pada individu-individu yang telah menunjukkan komitmen terhadap keunggulan dan pengabdian kepada negara.
Pertama, memperkuat Kapasitas Institusional. Rekrutmen atlet berprestasi berkontribusi pada penguatan kapasitas institusional Polri dengan menambahkan sumber daya manusia yang memiliki mental pemenang, disiplin tinggi, dan kemampuan beradaptasi dalam situasi tekanan.
Kedua, menjamin Demokrasi Hukum. Dengan SDM yang lebih berkualitas dan berintegritas, Polri dapat menjalankan fungsinya sebagai penjamin demokrasi hukum dengan lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Boni juga menambahkan, implementasi program ini mendemonstrasikan kesungguhan aksional Polri dalam mentransformasi visi menjadi tindakan nyata. Dengan membuka pintu bagi atlet berprestasi, Polri menunjukkan fleksibilitas dan inovasi dalam pengembangan sumber daya manusia, sekaligus mengakui bahwa talenta terbaik bangsa dapat berasal dari berbagai latar belakang dan bidang keahlian.
Strategi rekrutmen ini, tegas Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) tersebut, merupakan langkah cerdas dalam mengumpulkan talenta muda yang potensial. Para atlet SEA Games telah membuktikan kemampuan mereka dalam menghadapi tekanan, bekerja dalam tim, dan mencapai target yang menantang—kualitas yang sangat dibutuhkan dalam tugas-tugas kepolisian modern yang kompleks dan dinamis.
Dia berpendapat, pendekatan holistik ini mencerminkan pemahaman bahwa penguatan institusi kepolisian tidak hanya bergantung pada pelatihan teknis, tetapi juga pada karakter, mental, dan nilai-nilai yang dibawa oleh setiap anggotanya. Dengan merekrut atlet berprestasi, lanjut dia, Polri berinvestasi pada individu-individu yang telah menunjukkan komitmen terhadap keunggulan dan pengabdian kepada negara.
Pertama, memperkuat Kapasitas Institusional. Rekrutmen atlet berprestasi berkontribusi pada penguatan kapasitas institusional Polri dengan menambahkan sumber daya manusia yang memiliki mental pemenang, disiplin tinggi, dan kemampuan beradaptasi dalam situasi tekanan.
Kedua, menjamin Demokrasi Hukum. Dengan SDM yang lebih berkualitas dan berintegritas, Polri dapat menjalankan fungsinya sebagai penjamin demokrasi hukum dengan lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Lihat Juga :