Noe Letto Putra Cak Nun hingga Anak Hotman Paris Dilantik Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:49 WIB
loading...
Noe Letto Putra Cak...
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin melantik 12 pakar dari berbagai disiplin ilmu sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN), termasuk musisi Noe Letto. Foto/ @kemhanri
A A A
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin resmi melantik sebanyak 12 pakar dari berbagai disiplin ilmu sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN). Di antara deretan nama tersebut, ada sosok musisi Sabrang Mowo Damar Panuluh atau yang akrab disapa Noe Letto, serta advokat Frank Alexander Hutapea yang merupakan putra dari Hotman Paris Hutapea.

Dilihat dari akun media sosial resmi Kementerian Pertahanan @kemhanri, pelantikan tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, pada Kamis (15/1/2026). Penunjukan para ahli ini tertuang dalam Keputusan Ketua Harian DPN Nomor: KEP/3/KH/X/2025.

Baca juga: Ancaman Siber Kian Canggih, ITSEC Cyber Academy Siapkan Tentara Digital untuk Kemhan Senilai Rp960 Miliar

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, pun mengonfirmasi bahwa Noe Letto menjabat sebagai Tenaga Ahli Madya di lingkungan DPN.



"Benar, Sabrang Mowo Damar Panuluh merupakan salah satu dari 12 Tenaga Ahli yang dilantik dan menjabat sebagai Tenaga Ahli Madya di lingkungan Dewan Pertahanan Nasional. Setelah dilantik, yang bersangkutan bertugas memberikan masukan, kajian, dan rekomendasi sesuai bidang keahliannya untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Dewan Pertahanan Nasional," ujar Brigjen Rico kepada awak media, Minggu (18/1/2026).

Diketahui Sabrang atau Noe Letto merupakan putra budayawan Emha Ainun Najib (Cak Nun). Meski lebih dikenal publik sebagai vokalis band Letto, Noe dipilih karena kompetensi pemikiran strategis lintas disiplin yang dimilikinya. Brigjen Rico menjelaskan bahwa kontribusi Noe akan difokuskan pada perspektif sosial, kebudayaan, dan komunikasi strategis.

Baca juga: Satgas Kemanusiaan Unhan Kirim 75 Dokter ke Posko Kesehatan Aceh dan Sumatera

"Intinya bidang keahlian yang bersangkutan difokuskan pada kontribusi pemikiran strategis lintas disiplin, termasuk perspektif sosial, kebudayaan, dan komunikasi strategis yang relevan untuk memperkaya kajian Dewan Pertahanan Nasional," tambahnya.

Mengenai mekanisme kerja, para tenaga ahli ini tidak memberikan masukan secara personal langsung kepada Menhan, melainkan melalui forum dan tata kerja organisasi DPN yang berlaku. Hasil kajian mereka akan menjadi bahan pertimbangan kolektif pimpinan sebelum diambil keputusan strategis.

Selain Noe Letto, Brigjen Rico juga membenarkan bergabungnya Frank Alexander Hutapea dalam jajaran tenaga ahli tersebut. Frank merupakan putra sulung dari pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.

Menanggapi latar belakang para tenaga ahli yang berasal dari berbagai kalangan, pihak Kemhan menegaskan bahwa proses rekrutmen dilakukan secara profesional berdasarkan kebutuhan organisasi dan kapasitas individu.

"Terkait komposisi Tenaga Ahli lainnya, seluruh nama yang dilantik, termasuk Frank Alexander Hutapea, ditetapkan melalui mekanisme yang sama, dengan pertimbangan kebutuhan organisasi dan kapasitas profesional masing-masing," tegas Brigjen Rico.

"Pemerintah memastikan bahwa pengisian Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional sepenuhnya diarahkan untuk memperkuat kualitas kebijakan pertahanan Indonesia, dan tidak dikaitkan dengan latar belakang keluarga maupun faktor non-institusional lainnya," pungkasnya.

Ke-12 tenaga ahli tersebut nantinya akan mengisi posisi strategis sebagai Tenaga Ahli Utama, Madya, dan Muda pada kedeputian bidang Geoekonomi, Geopolitik, serta Geostrategi di lingkungan Dewan Pertahanan Nasional.

Berikut daftar lengkap Tenaga Ahli DPN yang dilantik:


1. Surachman Surjaatmadja
2. Ian Montratama
3. Abdul Kholiq
4. Agato P Simamora
5. Achmad Rully
6. Filda Citra Yusgiantoro
7. Jupriyanto
8. Frank Alexander Hutapea
9. Sabrang Mowo Damar Panuluh
10. Santiahu Dyatmiko
11. Maundri Prihanggo
12. Muhammad Zulkarnain Maddatuang
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
5 Peserta Meninggal...
5 Peserta Meninggal Dunia, Kemhan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Kembali Bertambah, 5...
Kembali Bertambah, 5 Orang Meninggal Dunia saat Latsarmil Calon Manajer KDKMP/KNMP
Bertambah, Jumlah Peserta...
Bertambah, Jumlah Peserta SPPI Kopdes Merah Putih yang Meninggal Jadi 4 Orang
Daftar Negara Asia Tenggara...
Daftar Negara Asia Tenggara yang Jadi Koridor Udara Militer AS, Indonesia Kini Jadi Sorotan
Kunjungi KEK Tanjung...
Kunjungi KEK Tanjung Sauh Riau, DPN Identifikasi Masalah yang Dihadapi Pemda
Staf Ahli Menteri dan...
Staf Ahli Menteri dan Tenaga Ahli Apresiasi Inovasi serta Pembinaan di Lapas Banyuasin
Rekomendasi
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
Tindakan yang Perlu...
Tindakan yang Perlu Dilakukan saat Anak Jadi Korban Bullying
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved