Prabowo Absen Jajaran Kabinet Lulusan Taruna Nusantara, Ada Menlu Sugiono, AHY, hingga Seskab Teddy
Rabu, 14 Januari 2026 - 07:02 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto mengabsen satu per satu jajaran anggota Kabinet Merah Putih yang menjadi lulusan SMA Taruna Nusantara di Malang, Selasa (13/1/2026). Foto/BPMI Setpres
A
A
A
MALANG - Presiden Prabowo Subianto mengabsen satu per satu jajaran anggota Kabinet Merah Putih yang menjadi lulusan SMA Taruna Nusantara. Para menteri yang diabsen itu diantaranya Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono hingga Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
Prabowo mengatakan bahwa para alumni Taruna Nusantara yang disebutkan saat ini menduduki posisi strategis di pemerintahan maupun lembaga negara. Hal itu saat Prabowo meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026).
Baca juga: Presiden Prabowo: Taruna Nusantara Harus Mencetak Pemimpin Antikorupsi
Adapun pejabat Kabinet Merah Putih lulusan Taruna Nusantara yang di absen Prabowo antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono yang juga menjabat Ketua Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN) dan merupakan alumni angkatan kelima. Selanjutnya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, alumni Taruna Nusantara angkatan keenam.
Prabowo juga menyebut Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai alumni Taruna Nusantara angkatan kelima. Selain itu, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono yang merupakan alumni angkatan ke-11 turut disebut dalam daftar tersebut.
Tak hanya dari jajaran kementerian, Presiden juga mengabsen Direktur Utama Pertamina Simon Mantiri, alumni Taruna Nusantara angkatan keenam, serta Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal, yang merupakan alumni angkatan pertama.
Baca juga: Prabowo: Tahun Ini, Saya Akan Renovasi 60.000 Sekolah
Sementara itu, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang juga merupakan alumni Taruna Nusantara angkatan ke-15, serta Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Mayor Jenderal TNI Edwin Sumanta, alumni angkatan kedua, yang turut disebut oleh Presiden Prabowo.
“Di kabinet yang saya pimpin, tadi sudah saya sebut alumni-alumninya saya kira cukup banyak lulusan TN di tier satu, dan selanjutnya di tier yang selanjutnya juga mulai muncul banyak kader-kader tersebut,” kata Prabowo.
Prabowo menegaskan bahwa sejak berdiri pada 1990, SMA Taruna Nusantara telah terbukti melahirkan kader-kader unggul yang berkiprah di tingkat nasional. Ia menilai keberadaan para alumni di posisi strategis pemerintahan menjadi bukti kontribusi nyata lembaga pendidikan tersebut.
“Saya percaya saudara-saudara akan melaksanakan dengan rasa tanggung jawab yang tinggi karena sejak 90 sampai sekarang terbukti bahwa kader-kader lulusan TN telah membuktikan diri menonjol di tingkat nasional,” kata Prabowo.
Ke depan, Prabowo menyatakan pemerintah akan memperluas pengembangan sekolah unggulan melalui pendirian SMA Garuda serta rencana pembangunan satu sekolah unggulan di setiap kabupaten. Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat kebangkitan kepemimpinan nasional dan kemajuan bangsa Indonesia.
“Dengan tambahan nanti SMA Garuda, juga dengan nanti rencana kita tiap kabupaten satu sekolah unggulan, ini akan mempercepat kita harapkan kebangkitan kepemimpinan dan kebangkitan bangsa Indonesia,” pungkas Prabowo.
Prabowo mengatakan bahwa para alumni Taruna Nusantara yang disebutkan saat ini menduduki posisi strategis di pemerintahan maupun lembaga negara. Hal itu saat Prabowo meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026).
Baca juga: Presiden Prabowo: Taruna Nusantara Harus Mencetak Pemimpin Antikorupsi
Adapun pejabat Kabinet Merah Putih lulusan Taruna Nusantara yang di absen Prabowo antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono yang juga menjabat Ketua Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN) dan merupakan alumni angkatan kelima. Selanjutnya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, alumni Taruna Nusantara angkatan keenam.
Prabowo juga menyebut Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai alumni Taruna Nusantara angkatan kelima. Selain itu, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono yang merupakan alumni angkatan ke-11 turut disebut dalam daftar tersebut.
Tak hanya dari jajaran kementerian, Presiden juga mengabsen Direktur Utama Pertamina Simon Mantiri, alumni Taruna Nusantara angkatan keenam, serta Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal, yang merupakan alumni angkatan pertama.
Baca juga: Prabowo: Tahun Ini, Saya Akan Renovasi 60.000 Sekolah
Sementara itu, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang juga merupakan alumni Taruna Nusantara angkatan ke-15, serta Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Mayor Jenderal TNI Edwin Sumanta, alumni angkatan kedua, yang turut disebut oleh Presiden Prabowo.
“Di kabinet yang saya pimpin, tadi sudah saya sebut alumni-alumninya saya kira cukup banyak lulusan TN di tier satu, dan selanjutnya di tier yang selanjutnya juga mulai muncul banyak kader-kader tersebut,” kata Prabowo.
Prabowo menegaskan bahwa sejak berdiri pada 1990, SMA Taruna Nusantara telah terbukti melahirkan kader-kader unggul yang berkiprah di tingkat nasional. Ia menilai keberadaan para alumni di posisi strategis pemerintahan menjadi bukti kontribusi nyata lembaga pendidikan tersebut.
“Saya percaya saudara-saudara akan melaksanakan dengan rasa tanggung jawab yang tinggi karena sejak 90 sampai sekarang terbukti bahwa kader-kader lulusan TN telah membuktikan diri menonjol di tingkat nasional,” kata Prabowo.
Ke depan, Prabowo menyatakan pemerintah akan memperluas pengembangan sekolah unggulan melalui pendirian SMA Garuda serta rencana pembangunan satu sekolah unggulan di setiap kabupaten. Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat kebangkitan kepemimpinan nasional dan kemajuan bangsa Indonesia.
“Dengan tambahan nanti SMA Garuda, juga dengan nanti rencana kita tiap kabupaten satu sekolah unggulan, ini akan mempercepat kita harapkan kebangkitan kepemimpinan dan kebangkitan bangsa Indonesia,” pungkas Prabowo.
(shf)
Lihat Juga :