Tegur Keras Petinggi BUMN, Prabowo: Kalau Tak Sanggup Mengabdi, Berhenti Saja
Selasa, 13 Januari 2026 - 08:43 WIB
loading...
A
A
A
Dia gerah dengan praktik sejumlah direksi BUMN yang tetap meminta tantiem meski perusahaan yang mereka kelola membukukan kerugian. Tindakan tersebut tidak dapat diterima karena tidak sejalan dengan kinerja dan tanggung jawab yang diemban.
Karena itu, Prabowo mempersilakan para direksi yang tidak mampu mengemban amanah untuk mundur dari jabatannya. Dia menegaskan memimpin BUMN berarti mengabdi kepada negara dan rakyat, bukan memperkaya diri sendiri.
“(BUMN) sudah rugi, minta tantiem lagi. Tidak tahu malu. Kalau tidak sanggup mengabdi dengan penghasilan yang tersedia, berhenti saja. Banyak yang siap menggantikan,” katanya.
Pemerintahan yang dipimpinnya berkomitmen penuh membenahi tata kelola BUMN. Perusahaan pelat merah harus diisi sosok-sosok yang memahami bahwa kekayaan negara wajib dikelola dengan prinsip tanggung jawab yang tinggi.
“Untuk mengisi kemerdekaan, kita harus mengelola sumber daya dan sumber-sumber kekayaan kita. Kita harus menjalankan misi itu dengan rasa tanggung jawab,” ujar Prabowo.
Karena itu, Prabowo mempersilakan para direksi yang tidak mampu mengemban amanah untuk mundur dari jabatannya. Dia menegaskan memimpin BUMN berarti mengabdi kepada negara dan rakyat, bukan memperkaya diri sendiri.
“(BUMN) sudah rugi, minta tantiem lagi. Tidak tahu malu. Kalau tidak sanggup mengabdi dengan penghasilan yang tersedia, berhenti saja. Banyak yang siap menggantikan,” katanya.
Pemerintahan yang dipimpinnya berkomitmen penuh membenahi tata kelola BUMN. Perusahaan pelat merah harus diisi sosok-sosok yang memahami bahwa kekayaan negara wajib dikelola dengan prinsip tanggung jawab yang tinggi.
“Untuk mengisi kemerdekaan, kita harus mengelola sumber daya dan sumber-sumber kekayaan kita. Kita harus menjalankan misi itu dengan rasa tanggung jawab,” ujar Prabowo.
(jon)
Lihat Juga :