Jadi Partai Penyeimbang di Era Prabowo, PDIP: Tak Oposisi juga Belum Ada Koalisi Permanen di Indonesia

Selasa, 13 Januari 2026 - 06:07 WIB
loading...
Jadi Partai Penyeimbang...
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Paraeira memberikan keterangan usai pelaksanaan Rakernas I PDIP di Ancol, Jakarta Utara, Senin (12/1/2026). Foto: Felldy Utama
A A A
JAKARTA - Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Paraeira buka suara soal koalisi permanen pemerintah yang diusulkan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Usulan itu belum pernah ada di perpolitikan Indonesia hingga saat ini.

"Dalam sejarah politik Indonesia, kalau kita perhatikan belum pernah terjadi koalisi permanen. Yang ada kalau PDIP kami menyebutnya kerja sama antarpartai," ujar Andreas usai pelaksanaan Rakernas I PDIP di Ancol, Jakarta Utara, Senin (12/1/2026).

Baca juga: Polemik Pemilihan Kepala Daerah Dibahas di Rakernas, PDIP Tegas Dukung Pilkada Langsung

Istilah koalisi hanya dikenal dalam sistem parlementer. Sementara, Indonesia menganut sistem presidensial, yang mana partai politik berupaya membangun kerja sama politik.

"Apa yang dimaksudkan dengan koalisi permanen, apakah untuk selama-lamanya? Mungkin keinginan para politisi ya silakan. Tapi, kan kami tidak ikut campur soal itu," katanya.

Andreas menegaskan dalam pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, PDIP telah mengambil sikap sebagai partai penyeimbang.

"Tidak menyebut diri sebagai partai oposisi. Itu poin sikap PDIP dalam sistem politik yang berjalan saat ini. Dan itu sesuai nilai-nilai Pancasila yang kita pegang sebagai landasan negara kita," ujarnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
LPI Minta Program Prioritas...
LPI Minta Program Prioritas Nasional Dievaluasi Agar Sesuai Arahan Presiden
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Presiden Prabowo Berikan...
Presiden Prabowo Berikan Bantuan Alat Drumben untuk SDN Tegalega Sukabumi
Rekomendasi
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
Fenomena Baru Investasi:...
Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Berita Terkini
Polda Metro Bakal Limpahkan...
Polda Metro Bakal Limpahkan Kurnia Tri Royani, Rustam Effendi, dan Rizal Fadillah ke Kejati DKI
Nasaruddin Umar Usul...
Nasaruddin Umar Usul 18.000 Guru Agama Honorer Diprioritaskan Diangkat ASN
Dipercaya 23,3 Juta...
Dipercaya 23,3 Juta Pelaku Usaha Ultra Mikro, PNM Ungkap Pentingnya Integritas
Profil Nadiem Makarim,...
Profil Nadiem Makarim, Menteri Era Jokowi yang Divonis 10 Tahun Penjara
Bumi Eropa Membara,...
Bumi Eropa Membara, Dunia Memilih Bisu: Pelajaran dari Gelombang Panas yang Tak Lagi Anomali
Ketika Gen Z Membawa...
Ketika Gen Z Membawa Orang Tua ke Ruang Interview
Infografis
10 Negara Gugur di Fase...
10 Negara Gugur di Fase Grup Piala Dunia U-17 2025: Ada Timnas Indonesia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved