Gelar Perayaan HUT ke-53 dan Rakernas, Sekjen PDIP: Bakal Bahas Sikap Partai
Jum'at, 09 Januari 2026 - 11:31 WIB
loading...
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan akan menggelar HUT ke-53 dan Rakernas I di Ancol, Jakarta. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PDI Perjuangan (PDIP) akan menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53. Kegiatan yang diselenggarakan di di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta ini juga disertai dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas).
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan Rakernas I ini akan dilaksanakan pada 10-12 Januari 2026. Kegiatan ini bukan sekedar agenda rutin tahunan, namun menegaskan konsolidasi PDIP sebagai partai penyeimbang dalam kerja nyata di tengah rakyat.
Forum ini juga meneguhkan perjuangan bagi kemanusiaan dan keadilan serta keberpihakan pada rakyat sebagaimana terlihat pada penanganan bencana yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna PDIP) di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Utara, Jawa Barat dan wilayah lain yang terkena bencana.
Baca juga: Pilkada lewat DPRD, PDIP Ngaku Sudah Dilobi Parpol Koalisi
"PDI Perjuangan menegaskan diri sebagai partai penyeimbang dengan kerja nyata di tengah rakyat di tengah berbagai bencana yang melanda di Tanah Air, dengan spirit kemanusian, keadilan dan keberpihakan kepada rakyat," kata Hasto di Jakarta, Jumat (9/1/2026).
Untuk agenda ini, Hasto menambahkan PDIP memilih tema Satyam Eva Jayate, dengan sub tema Di Sanalah Aku Berdiri, untuk Selama-lamanya. Satyam Eva Jayate, adalah slogan berbahasa Sanskerta yang artinya "Kebenaran akan Menang.
"Bagi para pemuda, Satyam Eva Jayate bukan sekadar slogan, namun pesan moral dalam dunia digital untuk berani berbicara kritis sebagai cermin kebebasan berpendapat yang dilindungi konstitusi serta berani menempuh jalan 'anti mainstream' di dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan," ujarnya.
Baca juga: 20 Kolonel Dimutasi Panglima TNI pada Desember 2025, Ada Ajudan Presiden Prabowo
Hasto menuturkan penegasan 'Di Sanalah Aku Berdiri untuk Selama-lamanya' yang dikutip dari Lagu Kebangsaan Indonesia Raya karya W.R. Supratman menggambarkan daya tahan (resilience) yang menyertai Satyam Eva Jayate.
"Keteguhan terhadap posisi di sanalah aku berdiri juga menggambarkan kesetiaan pada jalan kerakyatan di tengah godaan pragmatisme politik," tuturnya melanjutkan.
Hasto menerangkan rangkaian agenda dimulai dari Pembukaan HUT ke-53 PDIP pada 10 Januari yang kemudian dilanjutkan dengan penyelenggaraan Rakernas hingga 12 Januari 2026 yang akan dihadiri pengurus pusat partai dan pengurus daerah partai tingkat provinsi/kabupaten/kota, anggota DPR Fraksi PDIP, anggota DPRD provinsi/kabupaten/kota, serta kepala daerah/wakil kepala daerah PDIP. Rakernas ini menindaklanjuti hasil Kongres ke-VI PDIP yang dilaksanakan Agustus 2025 lalu.
"Di dalam rakernas ini akan dibahas sikap politik, termasuk jawaban partai atas berbagai persoalan geopolitik, krisis ekologis, korupsi, persoalan ekonomi, penegakkan hukum, hingga program internal Partai dan tanggung jawab kerakyatan Partai," ucapnya.
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan Rakernas I ini akan dilaksanakan pada 10-12 Januari 2026. Kegiatan ini bukan sekedar agenda rutin tahunan, namun menegaskan konsolidasi PDIP sebagai partai penyeimbang dalam kerja nyata di tengah rakyat.
Forum ini juga meneguhkan perjuangan bagi kemanusiaan dan keadilan serta keberpihakan pada rakyat sebagaimana terlihat pada penanganan bencana yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna PDIP) di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Utara, Jawa Barat dan wilayah lain yang terkena bencana.
Baca juga: Pilkada lewat DPRD, PDIP Ngaku Sudah Dilobi Parpol Koalisi
"PDI Perjuangan menegaskan diri sebagai partai penyeimbang dengan kerja nyata di tengah rakyat di tengah berbagai bencana yang melanda di Tanah Air, dengan spirit kemanusian, keadilan dan keberpihakan kepada rakyat," kata Hasto di Jakarta, Jumat (9/1/2026).
Untuk agenda ini, Hasto menambahkan PDIP memilih tema Satyam Eva Jayate, dengan sub tema Di Sanalah Aku Berdiri, untuk Selama-lamanya. Satyam Eva Jayate, adalah slogan berbahasa Sanskerta yang artinya "Kebenaran akan Menang.
"Bagi para pemuda, Satyam Eva Jayate bukan sekadar slogan, namun pesan moral dalam dunia digital untuk berani berbicara kritis sebagai cermin kebebasan berpendapat yang dilindungi konstitusi serta berani menempuh jalan 'anti mainstream' di dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan," ujarnya.
Baca juga: 20 Kolonel Dimutasi Panglima TNI pada Desember 2025, Ada Ajudan Presiden Prabowo
Hasto menuturkan penegasan 'Di Sanalah Aku Berdiri untuk Selama-lamanya' yang dikutip dari Lagu Kebangsaan Indonesia Raya karya W.R. Supratman menggambarkan daya tahan (resilience) yang menyertai Satyam Eva Jayate.
"Keteguhan terhadap posisi di sanalah aku berdiri juga menggambarkan kesetiaan pada jalan kerakyatan di tengah godaan pragmatisme politik," tuturnya melanjutkan.
Hasto menerangkan rangkaian agenda dimulai dari Pembukaan HUT ke-53 PDIP pada 10 Januari yang kemudian dilanjutkan dengan penyelenggaraan Rakernas hingga 12 Januari 2026 yang akan dihadiri pengurus pusat partai dan pengurus daerah partai tingkat provinsi/kabupaten/kota, anggota DPR Fraksi PDIP, anggota DPRD provinsi/kabupaten/kota, serta kepala daerah/wakil kepala daerah PDIP. Rakernas ini menindaklanjuti hasil Kongres ke-VI PDIP yang dilaksanakan Agustus 2025 lalu.
"Di dalam rakernas ini akan dibahas sikap politik, termasuk jawaban partai atas berbagai persoalan geopolitik, krisis ekologis, korupsi, persoalan ekonomi, penegakkan hukum, hingga program internal Partai dan tanggung jawab kerakyatan Partai," ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :