Presiden Ingin Menempa Hambalang Men dan Hambalang Women
Kamis, 08 Januari 2026 - 08:16 WIB
loading...
A
A
A
Namun secara simbolik, Presiden disebut ingin membangun karakter kepemimpinan kabinetnya.
“Kalau bercandanya, Presiden ingin menjadikan para menteri dan wakil menteri sebagai Hambalang Men dan Hambalang Women. Kan selama ini masyarakat cukup familiar ya dengan istilah Hambalang Boys, kader muda yang dibina langsung oleh Pak Prabowo, seperti Mas Sudaryono, Mas Sugiono, Mas Angga Raka, maupun Mas Pras. Nah mungkin kali ini Presiden ingin menempa putra-putri terbaik bangsa lainnya yang menjadi para pembantu beliau di kabinet agar semakin solid dan kerja keras,” kata Ivan.
Baca juga: Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa kepada Mentan hingga Tokoh Tani
Di luar simbolik tersebut, Ivan menegaskan bahwa substansi utama retret kabinet jilid kedua adalah evaluasi menyeluruh atas capaian pemerintahan sejak 20 Oktober 2024. Presiden memaparkan lebih dari 30 capaian besar yang disebut sebagai langkah transformasi bangsa yang digambarkan dalam sebuah video sebelum sesi taklimat.
“Presiden mengevaluasi capaian yang sudah berjalan sekaligus memberikan arahan ke depan, terutama menghadapi dinamika politik dalam negeri dan situasi global,” ujarnya.
Dalam retret ini, sekitar 12 hingga 15 menteri diminta menyampaikan paparan kinerja. Presiden juga meminta masukan langsung dari jajaran menteri dan wakil menteri guna merumuskan langkah percepatan kebijakan.
“Kalau bercandanya, Presiden ingin menjadikan para menteri dan wakil menteri sebagai Hambalang Men dan Hambalang Women. Kan selama ini masyarakat cukup familiar ya dengan istilah Hambalang Boys, kader muda yang dibina langsung oleh Pak Prabowo, seperti Mas Sudaryono, Mas Sugiono, Mas Angga Raka, maupun Mas Pras. Nah mungkin kali ini Presiden ingin menempa putra-putri terbaik bangsa lainnya yang menjadi para pembantu beliau di kabinet agar semakin solid dan kerja keras,” kata Ivan.
Baca juga: Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa kepada Mentan hingga Tokoh Tani
Di luar simbolik tersebut, Ivan menegaskan bahwa substansi utama retret kabinet jilid kedua adalah evaluasi menyeluruh atas capaian pemerintahan sejak 20 Oktober 2024. Presiden memaparkan lebih dari 30 capaian besar yang disebut sebagai langkah transformasi bangsa yang digambarkan dalam sebuah video sebelum sesi taklimat.
“Presiden mengevaluasi capaian yang sudah berjalan sekaligus memberikan arahan ke depan, terutama menghadapi dinamika politik dalam negeri dan situasi global,” ujarnya.
Dalam retret ini, sekitar 12 hingga 15 menteri diminta menyampaikan paparan kinerja. Presiden juga meminta masukan langsung dari jajaran menteri dan wakil menteri guna merumuskan langkah percepatan kebijakan.
Lihat Juga :