Mayoritas Pemilih Parpol Parlemen Tidak Sepakat Pilkada lewat DPRD

Rabu, 07 Januari 2026 - 15:58 WIB
loading...
Mayoritas Pemilih Parpol...
Mayoritas pemilih partai politik (parpol) parlemen tak setuju bila Pilkada melalui DPRD. Padahal, mayoritas parpol parlemen menyatakan setuju kepala daerah dipilih melalui DPRD. Foto: Ilustrasi/Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Mayoritas pemilih partai politik (parpol) parlemen tak setuju bila Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui DPRD. Padahal, mayoritas parpol parlemen menyatakan setuju kepala daerah dipilih melalui DPRD.

Temuan itu tercermin dari hasil survei teranyar LSI Denny JA bertajuk "Apakah Mayoritas Publik Menerima atau Menolak Pilkada oleh DPRD" yang dilakukan pada medio 10-19 Oktober 2025.

Baca juga: Fraksi Demokrat Tolak Wacana Pilkada lewat DPRD

"Terlihat dari sini secara mayoritas bahwa pemilih partai yang elite-elitenya menyatakan setuju (pilkada lewat DPRD) ternyata di grassroot atau di pemilih-pemilih partainya mayoritas menyatakan tidak setuju," ujar peneliti LSI Denny JA Ardian Sopa saat merilis hasil survei di kantornya, Rabu (7/1/2026).

Hasil survei itu memotret pemilih Partai Gerindra yang menolak pilkada lewat DPRD sebanyak 74,5%; sementara 25% pemilih Gerindra setuju. Sementata, pemilih PDIP 56,3% tak setuju dan 37,5% setuju pilkada lewat DPRD.

Kemudian, pemilih PKB 32,2% setuju dan 67,5% tak setuju pilkada lewat DPRD. Untuk pemilih Golkar, ada 58,3% tak setuju dan 33,3% setuju pilkada lewat DPRD. Sedangkan, pemilih PKS 37,5% setuju dan 57,5% tak setuju kepala daerah lewat DPRD.

Untuk pemilih PAN, 47,5% setuju dan 47,5% tak setuju pilkada lewat DPRD. Lalu, pemilih Demokrat 42,6% setuju dan 57,1% tak setuju kepala daerah lewat DPRD. Sedangkan, pemilih NasDem 2,5% setuju dan 95% tak setuju pilkada lewat DPRD.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
Rampai Nusantara Sangkal...
Rampai Nusantara Sangkal PSI Gagal Masuk Parlemen karena Jokowi
Mantan Komisioner KPU...
Mantan Komisioner KPU Bicara Ambang Batas Parlemen: Idealnya 0 %
PDIP Tolak Revisi UU...
PDIP Tolak Revisi UU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Parpol
Lewat Forum IQRO, PKS...
Lewat Forum IQRO, PKS Perkuat Peran Solutif Hadapi Krisis Energi
SK Pengurus Partai Ummat...
SK Pengurus Partai Ummat Tak Kunjung Disahkan, Aznur Syamsu Imbau Kader Tak Terprovokasi
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Saksi Sebut SK Plt Maluku Cacat Hukum
Dipimpin Legislator...
Dipimpin Legislator Muda, Perindo Muaro Jambi Bidik Fraksi di DPRD
10 Tahun Tanpa Kantor,...
10 Tahun Tanpa Kantor, Kini PPP Bengkulu Tengah Siap Tancap Gas
Rekomendasi
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
Berita Terkini
Mengapa Ekonomi Solid,...
Mengapa Ekonomi Solid, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved