Prabowo Tunjuk Mendagri Jadi Ketua Satgas Bencana Sumatera
Selasa, 06 Januari 2026 - 22:37 WIB
loading...
Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto menunjuk Mendagri Tito Karnavian sebagai Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di wilayah Sumatera. Foto/BPMI Setpres
A
A
A
BOGOR - Presiden Prabowo Subianto membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di wilayah Sumatera. Satgas ini diketuai oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.
"Bapak Presiden memutuskan pembentukan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ketua Satgas ditunjuk Bapak Jenderal Tito Karnavian," kata Mensesneg Prasetyo Hadi di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).
Baca juga: Presiden Prabowo akan Bentuk Satgas Bencana, Diumumkan Malam Ini
Selain Tito Karnavian, Presiden juga menunjuk Richard Tampubolon sebagai Wakil Ketua Satgas. Sementara, Dewan Pengarah Satgas diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno.
"Mengenai pertimbangan pembentukan Satgas, hal ini dilakukan karena dampak bencana meliputi tiga provinsi dengan wilayah yang cukup luas. Dalam kapasitas Menteri Dalam Negeri, Bapak Presiden meyakini koordinasi akan berjalan lebih efektif," ujar Prasetyo Hadi.
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjelaskan jumlah terkini korban jiwa banjir bandang di Sumatera-Aceh hingga hari ini, Selasa (6/1/2026). Korban jiwa bencana banjir bandang tersebut tembus 1178 jiwa. Dari jumlah tersebut di Provinsi Aceh yang mencapai 543 orang.
Baca juga: Istana: Pembangunan 50 Jembatan Gantung Ditargetkan Selesai Awal 2026
“Progres pencarian dan pertolongan, korban jiwa saat ini yg paling dominan ada di Aceh 543 jiwa,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Selasa (6/1/2026).
Abdul Muhari mengungkapkan adanya penambahan satu korban jiwa dari Tapanuli Tengah sebanyak 1 jiwa setelah sebelumnya total korban meninggal mencapai 1.177 jiwa.
“Per hari ini, masih ada tambahan korban jiwa di Tapanuli Tengah 1 jiwa sehingga total korban per hari ini 1.178 jiwa,” jelasnya.
Dia mengatakan jumlah pengungsi korban banjir bandang per data hari ini mencapai 242.174. Adapun korban yang masih mengungsi ini juga didominasi para penduduk Provinsi Aceh yang mencapai 217.782 jiwa.
“Aceh Tamiang 74.735 jiwa, Aceh Utara, 67.876, Gayo Lues 19.906. Pengungsi ini terus turun seiring dengan peningkatan hasil pencarian dan pertolongan jumlah korban hilang makin berkurang,” tambah Abdul Muhari.
Abdul Muhari menjelaskan operasi pencarian dan pertolongan masih dikakukan sampai evaluasi di tanggal 8 Januari 2026.
Adapun proses pemulihan di lokasi pasca bencana juga terus dilakukan. Perbaikan fasilitas awal dilakukan di provinsi Sumatera Barat dan Sumatera Utara.
"Bapak Presiden memutuskan pembentukan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ketua Satgas ditunjuk Bapak Jenderal Tito Karnavian," kata Mensesneg Prasetyo Hadi di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).
Baca juga: Presiden Prabowo akan Bentuk Satgas Bencana, Diumumkan Malam Ini
Selain Tito Karnavian, Presiden juga menunjuk Richard Tampubolon sebagai Wakil Ketua Satgas. Sementara, Dewan Pengarah Satgas diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno.
"Mengenai pertimbangan pembentukan Satgas, hal ini dilakukan karena dampak bencana meliputi tiga provinsi dengan wilayah yang cukup luas. Dalam kapasitas Menteri Dalam Negeri, Bapak Presiden meyakini koordinasi akan berjalan lebih efektif," ujar Prasetyo Hadi.
Korban Tewas BencanaSumatera1.178 Orang
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjelaskan jumlah terkini korban jiwa banjir bandang di Sumatera-Aceh hingga hari ini, Selasa (6/1/2026). Korban jiwa bencana banjir bandang tersebut tembus 1178 jiwa. Dari jumlah tersebut di Provinsi Aceh yang mencapai 543 orang.
Baca juga: Istana: Pembangunan 50 Jembatan Gantung Ditargetkan Selesai Awal 2026
“Progres pencarian dan pertolongan, korban jiwa saat ini yg paling dominan ada di Aceh 543 jiwa,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Selasa (6/1/2026).
Abdul Muhari mengungkapkan adanya penambahan satu korban jiwa dari Tapanuli Tengah sebanyak 1 jiwa setelah sebelumnya total korban meninggal mencapai 1.177 jiwa.
“Per hari ini, masih ada tambahan korban jiwa di Tapanuli Tengah 1 jiwa sehingga total korban per hari ini 1.178 jiwa,” jelasnya.
Dia mengatakan jumlah pengungsi korban banjir bandang per data hari ini mencapai 242.174. Adapun korban yang masih mengungsi ini juga didominasi para penduduk Provinsi Aceh yang mencapai 217.782 jiwa.
“Aceh Tamiang 74.735 jiwa, Aceh Utara, 67.876, Gayo Lues 19.906. Pengungsi ini terus turun seiring dengan peningkatan hasil pencarian dan pertolongan jumlah korban hilang makin berkurang,” tambah Abdul Muhari.
Abdul Muhari menjelaskan operasi pencarian dan pertolongan masih dikakukan sampai evaluasi di tanggal 8 Januari 2026.
Adapun proses pemulihan di lokasi pasca bencana juga terus dilakukan. Perbaikan fasilitas awal dilakukan di provinsi Sumatera Barat dan Sumatera Utara.
(shf)
Lihat Juga :