Prabowo Gelar Retreat Jilid II, Mensesneg: Evaluasi Kinerja Kabinet Merah Putih
Selasa, 06 Januari 2026 - 13:16 WIB
loading...
A
A
A
"Tentunya diawali dengan melakukan evaluasi terhadap seluruh program, kinerja pemerintah selama satu tahun masa kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo dan Mas Wapres Gibran Rakabuming Raka," jelasnya.
Sejumlah isu strategis menjadi agenda pembahasan dalam retreat tersebut. Salah satunya adalah evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tepat berusia satu tahun pada 6 Januari 2026. Program MBG saat ini telah menjangkau sekitar 55 juta penerima manfaat dari target 82,9 juta penerima.
"Karena sifatnya retreat menyeluruh, tidak hanya MBG. Seluruh kementerian akan dilakukan evaluasi, termasuk mendengarkan laporan perkembangan program selama satu tahun," kata Prasetyo.
Selain MBG, Presiden Prabowo juga meminta paparan terkait capaian swasembada pangan. Prasetyo menegaskan bahwa sepanjang tahun 2025 Indonesia untuk pertama kalinya tidak melakukan impor beras.
"Alhamdulillah, dalam satu tahun kita berhasil mewujudkan swasembada pangan. Harapannya ini tidak hanya dipertahankan di 2026, tetapi juga ditingkatkan," ujarnya.
Prasetyo membeberkan bahwa di sektor energi, pemerintah juga akan membahas capaian target lifting migas yang berhasil melampaui target APBN 2025. Meski demikian, Presiden Prabowo menekankan perlunya percepatan agar swasembada energi dapat segera terwujud.
"Dari sisi swasembada energi misalnya, target lifting yang ditetapkan di APBN 2025 juga berhasil terlewati," katanya.
Prasetyo mengatakan agenda penting lainnya adalah realisasi hilirisasi industri. Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara dijadwalkan melaporkan kesiapan sejumlah proyek hilirisasi, termasuk rencana groundbreaking beberapa proyek pada Januari 2026 dari total sekitar 18 proyek yang telah disepakati dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo.
Sejumlah isu strategis menjadi agenda pembahasan dalam retreat tersebut. Salah satunya adalah evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tepat berusia satu tahun pada 6 Januari 2026. Program MBG saat ini telah menjangkau sekitar 55 juta penerima manfaat dari target 82,9 juta penerima.
"Karena sifatnya retreat menyeluruh, tidak hanya MBG. Seluruh kementerian akan dilakukan evaluasi, termasuk mendengarkan laporan perkembangan program selama satu tahun," kata Prasetyo.
Selain MBG, Presiden Prabowo juga meminta paparan terkait capaian swasembada pangan. Prasetyo menegaskan bahwa sepanjang tahun 2025 Indonesia untuk pertama kalinya tidak melakukan impor beras.
"Alhamdulillah, dalam satu tahun kita berhasil mewujudkan swasembada pangan. Harapannya ini tidak hanya dipertahankan di 2026, tetapi juga ditingkatkan," ujarnya.
Prasetyo membeberkan bahwa di sektor energi, pemerintah juga akan membahas capaian target lifting migas yang berhasil melampaui target APBN 2025. Meski demikian, Presiden Prabowo menekankan perlunya percepatan agar swasembada energi dapat segera terwujud.
"Dari sisi swasembada energi misalnya, target lifting yang ditetapkan di APBN 2025 juga berhasil terlewati," katanya.
Prasetyo mengatakan agenda penting lainnya adalah realisasi hilirisasi industri. Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara dijadwalkan melaporkan kesiapan sejumlah proyek hilirisasi, termasuk rencana groundbreaking beberapa proyek pada Januari 2026 dari total sekitar 18 proyek yang telah disepakati dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo.
Lihat Juga :