Gus Miftah Ajak Warga NU Hadiri Doa untuk Negeri

Kamis, 25 Desember 2025 - 21:49 WIB
loading...
Gus Miftah Ajak Warga...
Gus Miftah (kedua dari kiri) mengajak warga NU menghadiri acara doa bersama bertajuk Doa untuk Negeri di Masjid Raya KH Hasyim Asyari, Daan Mogot, Jakarta Barat, Jumat, 26 Desember 2025. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) akan menggelar acara doa bersama bertajuk Doa untuk Negeri di Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari, Daan Mogot, Jakarta Barat, Jumat, 26 Desember 2025. Doa untuk Negeri digagas KH Miftah Maulana Habiburrahman ( Gus Miftah ) dan Irfan Asy'ari Sudirman Wahid (Gus Ipang Wahid).

Gus Miftah menuturkan kegiatan doa bersama ini untuk memohon kepada Allah SWT agar Indonesia diberikan kemudahan dalam menghadapi bencana, dijaga dari segala marabahaya, dan dipelihara dalam persatuan.
"Ketika langkah manusia melambat, doa kami melangit," kata Gus Miftah. Baca juga: Pesan Menyentuh Sherly Annavita untuk Anak Muda Aceh

Pengasuh Ponpes Ora Aji, Sleman, Yogyakarta, itu mengatakan, Doa untuk Negeri merupakan ikhtiar untuk menyuarakan kepedulian PBNU terhadap para korban bencana alam di berbagai daerah. Musibah hari ini adalah pengingat untuk menjaga solidaritas, empati, dan gotong royong seluruh elemen bangsa.

“Di tengah banyaknya musibah yang menimpa saudara-saudara kita, doa adalah kekuatan yang menyatukan. Melalui Doa untuk Negeri ini, kita mengetuk pintu langit agar Indonesia diberi perlindungan, para korban dikuatkan, dan bangsa ini tetap rukun serta saling peduli,” ujarnya.

Doa untuk Negeri bakal dihadiri para masyayikh, kyai, dan sejumlah pengurus PBNU. Bahkan, dua pengurus PBNU yang kini sedang dalam perbedaan “pandangan” terkait kepengurusan PBNU juga dijadwalkan hadir. Mereka yakni Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf.

Pimpinan Ponpes Al Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, Muhammad Abdurrahman Al-Kautsar (Gus Kautsar) juga bakal datang untuk memanjatkan doa bersama bagi keselamatan bangsa. Sejumlah pengurus PBNU lainnya juga ikut hadir. Antara lain, Wakil Rais Aam KH Anwar Iskandar, Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, dan Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Tokoh-tokoh NU lain pun dijadwalkan datang, di antaranya Habib Zaidan dan KH Imam Jazuli.

Di bagian lain, Ipang Wahid mengatakan, meski Doa untuk Negeri dihadiri dua kubu di PBNU yang kini sedang berseberangan, acara tersebut tidak berkaitan dengan konflik yang sedang terjadi. “Ini doa bersama tidak ada hubungannya dengan dinamika organisasi. Murni gerakan moral untuk mendoakan banyaknya bencana yang sedang terjadi,” kata Ipang Wahid.

Ipang Wahid menambahkan, PBNU juga terus mendorong langkah-langkah kemanusiaan secara konkret melalui jaringan NU di daerah terdampak. Baik dalam bentuk bantuan logistik, layanan kesehatan, maupun pendampingan bagi warga terdampak bencana. Baca juga: Islah di Lirboyo Tercapai, Rais Aam dan Ketum PBNU Sepakat Gelar Muktamar Bersama

Selain doa bersama, acara tersebut juga akan diisi dengan pembacaan tahlil, istigasah, serta tausiyah kebangsaan yang menekankan pentingnya persatuan dan kepedulian sosial di tengah situasi kebencanaan. PBNU berharap momentum Doa untuk Negeri dapat menjadi penguat batin bagi masyarakat sekaligus mempererat ukhuwah di antara sesama anak bangsa.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
Pesan Iduladha 2026...
Pesan Iduladha 2026 dari Ketum PBNU: Teguhkan Iman, Siap Berkorban demi Masa Depan Lebih Baik
PCNU Cirebon Ajukan...
PCNU Cirebon Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Rekomendasi
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved