Temui Purbaya, Gus Ipul Minta Dana Jadup Korban Bencana Sumatera Naik Jadi Rp15 Ribu Per Hari

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:38 WIB
loading...
Temui Purbaya, Gus Ipul...
Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menemui Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa untuk membahas usulan kenaikan bantuan jaminan hidup (Jadup) korban bencana Sumatera. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menemui Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk membahas usulan kenaikan bantuan jaminan hidup (Jadup) untuk korban bencana banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Pemberian bantuan Jadup merupakan salah satu upaya penanganan dan pemulihan pascakedaruratan bencana di Sumatera.

Disamping bantuan darurat, bantuan pengisian perabotan rumah, serta program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga terdampak.

Baca juga: Data Terbaru Korban Bencana Sumatera: 1.112 Orang Meninggal, 176 Hilang

"Permensos lama itu sejak tahun 2015, ada revisi tahun 2020, nilainya (Jadup) tetap sama, besarnya tetap sama yaitu Rp10 ribu. Maka kami mengusulkan besarnya ini dinaikkan dari Rp10 ribu ke berapa nanti yang sekarang sedang hitung, dan kita akan menghitung dengan Kementerian Kesehatan," Kata Gus Ipul dalam keterangannya, dikutip Rabu (24/12/2025).



Gus Ipul menjelaskan bahwa bantuan Jadup ini adalah per orang, per individu yang bisa dimanfaatkan untuk membeli lauk pauk. "Misalnya ini misalnya jangan salah tulis lagi, misalnya nanti Rp15.000 per orang per hari. Untuk membeli lauk pauk," ujarnya.

"Kalau Rp15.000 kali sebulan berapa berarti itu nanti? Rp450.000 per bulannya. Jadi untuk membeli lauk pauk," tambahnya.

Gus Ipul menjelaskan bahwa usulan ini masih dalam proses pengajuan Kemensos, supaya dapat diakomodasi oleh Kementerian Keuangan pada perencanaan anggaran tahun depan.

Baca juga: Imbas Bencana, Calon Jamaah Haji asal Aceh, Sumbar dan Sumut Terkendala Pelunasan Biaya Haji 2026

"Ini masih dalam pengajuan Kementerian Sosial untuk mendapatkan paling tidak nanti itu akomodasi dari Kementerian Keuangan, guna anggaran tahun depan," tuturnya.

Ke depan, bantuan Jadup akan disalurkan dalam bentuk tunai per individu dan dimanfaatkan untuk membeli lauk-pauk. Terkait skema penyaluran, data penerima manfaat berasal dari data tunggal hasil asesmen Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kemensos, dan Pemerintah Daerah.

"Jadi datanya tunggal ya, diasesmen, dilakukan pendataan oleh Pemerintah Daerah dan BNPB, kami juga ikut mendata, dan data ini digunakan bersama," ujar Gus Ipul.

Pertemuan Mensos Gus Ipul dengan Menkeu Purbaya juga membahas beberapa hal terkait anggaran dalam penanganan kebencanaan yang disalurkan lewat Kemensos.

"Mulai dari dukungan logistik, kemudian penyediaan dapur umum, lalu juga pengerahan SDM seperti Tagana misalnya. Dan juga kita mendukung pada saat pascakedaruratan, pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi," jelasnya.

Terdapat beberapa dukungan yang diberikan oleh Kemensos pada masa rehabilitasi dan rekontruksi. Selain bantuan Jadup, korban bencana juga akan memperoleh bantuan pengisian perabotan rumah senilai Rp3 juta per keluarga.

"Pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi, kita memberikan beberapa dukungan. Yang ini melengkapi dukungan-dukungan dari BNPB dan juga Kementerian yang lain," kata Gus Ipul.

Usulan kenaikan bantuan Jadup ini mendapat sambutan positif dari Menkeu Purbaya. "Ya Alhamdulillah akan didiskusikan lagi nanti dengan stafnya beliau, lewat kesekjenan nanti ditindaklanjuti," ungkap Gus Ipul.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
Mensos Nonaktifkan Dua...
Mensos Nonaktifkan Dua Pejabat terkait Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat
BNPB Ungkap Indonesia...
BNPB Ungkap Indonesia Peringkat Ketiga Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia
Kemendagri: Permendagri...
Kemendagri: Permendagri 18/2025 Tempatkan BPBD Pemegang Komando Penanganan Bencana
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Rekomendasi
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Infografis
Hari Pertama Puasa Ramadan,...
Hari Pertama Puasa Ramadan, Daging Sapi Dijual Rp140 Ribu per Kg
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved