10.000 Banser Amankan Nataru, Gemakan Teladan Kemanusiaan

Selasa, 23 Desember 2025 - 20:51 WIB
loading...
10.000 Banser Amankan...
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin saat memimpin Apel Kebangsaan 10.000 Banser di Pelataran Komplek Pemakaman Sunan Gunung Jati, Cirebon, Selasa (23/12/2025). Foto/Ist
A A A
CIREBON - Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) menggelar Apel Kebangsaan yang diikuti sebanyak 10.000 Banser dirangkaikan dengan Anugerah Kemanusiaan Riyanto Award. Kegiatan ini digelar di Pelataran Kompleks Pemakaman Sunan Gunung Jati, Cirebon, Jawa Barat, Selasa (23/12/2025).

Apel Kebangsaan ini menjadi penanda keterlibatan aktif Banser dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) sekaligus penguatan pesan toleransi di tengah dinamika keamanan nasional.

Baca juga: Kapolri Pimpin Apel Kebangsaan Banser, Perkuat Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pengamanan Nataru pada tahun ini dihadapkan pada tantangan yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.



Selain potensi gangguan keamanan, faktor cuaca ekstrem dan kemungkinan bencana alam turut menjadi perhatian.

“Situasi pengamanan Nataru kali ini menghadapi tantangan yang berbeda. Ada potensi cuaca ekstrem dan bencana di sejumlah wilayah, sehingga dibutuhkan kesiapsiagaan bersama,” ujar Kapolri di depan para peserta Apel Kebangsaan.

Kapolri mengapresiasi langkah GP Ansor yang menerjunkan 10.000 kader Banser untuk terlibat langsung dalam pengamanan dan pelayanan masyarakat selama periode Nataru.

Baca juga: GP Ansor Berikan Warung BUMA ke Rida, Anggota Banser Korban Penganiayaan

Menurutnya, kehadiran Banser menjadi penguat stabilitas sosial sekaligus wujud partisipasi masyarakat sipil dalam menjaga keamanan nasional.

Dalam konteks tersebut, Kapolri menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap penyebaran disinformasi serta paham radikalisme dan intoleransi yang berpotensi memanfaatkan momentum keramaian Nataru.

“Kita tidak boleh lengah terhadap upaya-upaya yang ingin memecah belah persatuan bangsa. Di sinilah peran Banser sebagai penjaga harmoni sosial sangat dibutuhkan,” tegasnya.

Pada momen yang sama, Kapolri memberikan penghormatan khusus kepada almarhum Riyanto, kader Banser yang gugur saat berupaya mengamankan perayaan Natal pada tahun 2000. Sosok Riyanto disebut sebagai simbol nyata pengorbanan dan toleransi antarumat beragama di Indonesia.

“Keberanian dan pengorbanan almarhum Riyanto adalah teladan pengabdian tanpa pamrih. Semangat itu harus terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi Banser hari ini,” kata Kapolri.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin menyatakan bahwa pengamanan Nataru merupakan bagian dari mandat sejarah Banser dalam menjaga harmoni bangsa. Ia menegaskan bahwa nilai yang diperjuangkan Riyanto bukan sekadar kenangan, melainkan amanah yang harus terus dijaga.

“Selama Indonesia berdiri, tugas Banser adalah menjaga negeri ini. Riyanto telah menunjukkan bahwa menjaga toleransi adalah bagian dari pengabdian tertinggi kepada bangsa,” ujar Addin.

Selain pengamanan Nataru, lanjut dia, Banser juga disiagakan untuk menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem melalui aktivasi satuan Banser Tanggap Bencana (Bagana) di berbagai daerah.

Menurutnya, pengabdian Banser tidak hanya berhenti pada aspek keamanan, tetapi juga kemanusiaan, solidaritas sosial, dan pelayanan publik.

“Banser hadir untuk menjaga harmoni beragama, bernegara, dan kemanusiaan. Harmoni bangsaku, lestari alamku,” katanya.

Menurutnya, tugas Banser sampai kapan pun adalah menjaga harmoni beragama dan bernegara. Siapa pun yang merusak harmoni tersebut, akan berhadapan dengan negara, bersama Polri dan TNI.

“Kami juga terlibat aktif dalam upaya revitalisasi dan penjagaan lingkungan. Oleh karena itu, saya perintahkan kepada Komandan Satkornas agar seluruh satuan Bagana diaktifkan kembali, mengingat kondisi cuaca ke depan yang tidak menentu dan membutuhkan kesiapsiagaan tinggi,” pungkasnya.

Penasihat Khusus Presiden untuk Urusan Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman mengapresiasi peran kemanusiaan Riyanto.

“Saya terharu dengan pemberian penghargaan kepada Riyanto. Saya teringat waktu menangani konflik di Maluku Utara mereka bisa damai dengan harmoni,” kata Dudung.

“Ciri bangsa indonesia adalah kebhinnekaan, gotong royong, cinta kasih. 600 tahun lalu di Eropa masih ada perbudakan, sementara di Nusantara menjunjung tinggi kebersamaan. Inilah nilai luhur bangsa Indonesia,” tandasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Angkat Tema Ekonomi,...
Angkat Tema Ekonomi, Addin Jauharudin Raih Gelar Doktor dari Universitas Brawijaya
Gus Yaqut Ditahan KPK,...
Gus Yaqut Ditahan KPK, Massa Banser Bakar Kaus
Gus Yaqut Diperiksa...
Gus Yaqut Diperiksa KPK, Massa Banser Datangi Gedung Merah Putih
GP Ansor: Dari Jakarta...
GP Ansor: Dari Jakarta ke BoP, Diplomasi Prabowo untuk Dunia yang Lebih Damai
GP Ansor Gaungkan Persaudaraan...
GP Ansor Gaungkan Persaudaraan di Perayaan Imlek 2577
Ketum GP Ansor Canangkan...
Ketum GP Ansor Canangkan Tahun Pembangunan SDM dan Kaderisasi Susbanpim di Semarang
Kenang Peran Ulama NU,...
Kenang Peran Ulama NU, GP Ansor Gowes Bangkalan-Jombang di Harlah ke-92
LBH Ansor Desak Polisi...
LBH Ansor Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus
Rekomendasi
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
Berita Terkini
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Nasaruddin Umar Ingin...
Nasaruddin Umar Ingin Indonesia Jadi Epicentrum Peradaban Dunia Islam Modern
Infografis
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Turun 10 Persen Saat Nataru 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved