Seruakan Dingin Asia Meningkat, BMKG: Picu Hujan Sedang-Lebat di Barat dan Selatan Indonesia
Selasa, 23 Desember 2025 - 09:55 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, BMKG mencatat kondisi suhu muka laut yang hangat dapat meningkatkan potensi penguapan di Pesisir Barat Aceh hingga Lampung, Slt. Malaka, Perairan selatan Kep. Natuna, Perairan barat Kalbar, Perairan Timur Kaltim, Perairan Timur Kaltara, Perairan Utara Jawa bagian Barat – Tengah, Teluk Cendrawasih, Teluk Bone, Laut Sulawesi, Laut Maluku, Laut Banda, Samudera Pasifik utara Papua. Kondisi La-Nina lemah juga ikut meningkatkan potensi hujan di wilayah Indonesia bagian timur.
Selanjutnya kombinasi antara Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang atmosfer diprakirakan aktif di Samudra Hindia Barat Aceh, Samudra Hindia Barat Kep. Nias, Selat Malaka Bagian Utara, yang berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.
Bibit Siklon Tropis 93S, dengan tekanan di pusat 985 hPa, dan kecepatan maksimum di dekat pusat sebesar 55 knot, diperkirakan berada di Samudra Hindia barat daya Banten dengan arah pergerakan ke barat. Bibit siklon tropis ini potensi dalam 48 jam ke depan menjadi siklon tropis dalam kategori tinggi.
Bibit Siklon Tropis ini membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi), dan pertemuan angin (konfluensi) di Wilayah Pesisir Barat Lampung hingga selatan Jawa Barat yang dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar bibit siklon tropis tersebut.
Berikut prospek cuaca sepekan ke depan pada 23 hingga 29 Desember 2025:
Periode 23 – 25 Desember 2025
Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi berawan hingga hujan ringan. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, Dk Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Bali, NTB, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut:
Selanjutnya kombinasi antara Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang atmosfer diprakirakan aktif di Samudra Hindia Barat Aceh, Samudra Hindia Barat Kep. Nias, Selat Malaka Bagian Utara, yang berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.
Bibit Siklon Tropis 93S, dengan tekanan di pusat 985 hPa, dan kecepatan maksimum di dekat pusat sebesar 55 knot, diperkirakan berada di Samudra Hindia barat daya Banten dengan arah pergerakan ke barat. Bibit siklon tropis ini potensi dalam 48 jam ke depan menjadi siklon tropis dalam kategori tinggi.
Bibit Siklon Tropis ini membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi), dan pertemuan angin (konfluensi) di Wilayah Pesisir Barat Lampung hingga selatan Jawa Barat yang dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar bibit siklon tropis tersebut.
Berikut prospek cuaca sepekan ke depan pada 23 hingga 29 Desember 2025:
Periode 23 – 25 Desember 2025
Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi berawan hingga hujan ringan. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, Dk Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Bali, NTB, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut:
Lihat Juga :