Taubat Ekologis Jadi Harapan Baru, PKB Dorong Perubahan Kebijakan Lingkungan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 08:25 WIB
loading...
Taubat Ekologis Jadi...
Diskusi Insight Hub Vol 4 bertajuk Taubat Ekologis: Komitmen Kebijakan Ekologis Nasional yang digelar di Twin House Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (19/12/2025). Foto: Ist
A A A
JAKARTA - PKB menegaskan komitmennya mendorong konsep Taubat Ekologis sebagai pijakan kebijakan nasional yang konkret dan berkelanjutan. Langkah ini diyakini menjadi jawaban strategis atas krisis iklim dan meningkatnya bencana ekologis yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan dalam diskusi Insight Hub Vol 4 bertajuk “Taubat Ekologis: Komitmen Kebijakan Ekologis Nasional” yang digelar di Twin House Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (19/12/2025).

Baca juga: Kapolri: Satu Korporasi Jadi Tersangka Kasus Kayu Gelondongan di Bencana Aceh-Sumatera

Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan menuturkan keterlibatan anak muda, aktivis, dan masyarakat sipil merupakan energi baru dalam mendorong perubahan kebijakan ekologis. Krisis lingkungan di Indonesia membutuhkan solusi menyeluruh yang menyentuh akar persoalan.

“PKB sudah belasan tahun menyuarakan Taubat Ekologis. Kini saatnya nilai moral itu diterjemahkan menjadi kebijakan struktural yang melindungi lingkungan sekaligus manusia,” ujar Daniel dikutip Sabtu (20/12/2025).

Komisi IV DPR RI saat ini terus mendorong perbaikan regulasi, termasuk revisi Undang-Undang Kehutanan agar selaras dengan putusan Mahkamah Konstitusi terkait pengakuan hutan adat.

Selain itu, PKB juga mendorong pengetatan perizinan dan sanksi pelanggaran lingkungan, penguatan Undang-Undang Masyarakat Hukum Adat, penghentian izin yang merusak kawasan hulu dan daerah aliran sungai, restorasi lahan kritis, serta penyelamatan mangrove sebagai benteng ekologi wilayah pesisir.

Content Creator Virdian Aurelio membagikan pengalamannya saat menyaksikan langsung kondisi warga terdampak bencana di Aceh. Empati publik dan suara masyarakat harus menjadi dasar perumusan kebijakan.

“Yang saya lihat di lapangan bukan hanya kerusakan, tapi juga keteguhan warga. Mereka butuh lebih dari sekadar bantuan sesaat, mereka butuh solusi jangka panjang,” ungkapnya.

Aktivis Extinction Rebellion Melisa Kowara mengatakan, krisis iklim merupakan tantangan global yang harus dihadapi secara serius dan adil. Perlindungan lingkungan adalah bagian dari pemenuhan hak asasi manusia.

“Ketika krisis iklim diabaikan yang terlanggar bukan hanya alam, tapi hak hidup masyarakat. Karena itu, perubahan sistem pembangunan menjadi keniscayaan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Juru Kampanye Greenpeace Arie Rompas. Menurut dia, Indonesia memiliki peluang besar menjadi pemimpin transisi ekologi dunia mengingat kekayaan hutan dan sumber daya alam yang dimiliki. Namun, peluang tersebut harus dijaga dengan kebijakan yang berpihak pada keberlanjutan.

“Kita punya modal ekologis yang luar biasa. Dengan kebijakan yang tepat, hutan justru bisa menjadi solusi, bukan sumber bencana,” ucapnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
UI Resmikan Arboretum...
UI Resmikan Arboretum Hutan, Ruang Terbuka Hijau untuk Edukasi hingga Healing
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Rekomendasi
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Berita Terkini
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
Ujian Tahun Pertama...
Ujian Tahun Pertama Kepengurusan AMKI, Mencari Bentuk di Tengah Industri Media
Infografis
Berpotensi Jadi Pandemi...
Berpotensi Jadi Pandemi Baru, Nyamuk Wolbachia Harus Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved