Wakil Ketua MPR Nilai Kampung Haji Beri Kenyamanan Psikologis untuk Jamaah Haji
Jum'at, 19 Desember 2025 - 21:51 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, jika memang benar Kampung Haji berlokasi di Jabal Umar yang tidak jauh dari Masjidil Haram, memungkinkan jamaah untuk tidak kelelahan saat beribadah. Ini berbeda jika lokasi pemondokan jaraknya jauh dan terpencar.
Baca Juga : Legislator PKB Minta Pembelian Lahan Kampung Haji Dikelola Transparan
Dampak positifnya, kebugaran jamaah bisa lebih terjaga. Apalagi, nanti akan ada Bus Shalawat yang mengantar jemput jamaah dari dan menuju Masjidil Haram dari Kampung Haji.
Dampak positif lainnya, lokasi yang dekat Masjidil Haram itu memungkinkan penurunan biaya haji tanpa mengurangi pelayanannya. Apalagi, untuk menekan biaya itu diperlukan sistem sewa multiyears, bukan yang setiap tahun. Dengan sistem multiyears melalui Kampung Haji ini, otomatis biayanya bisa ditekan.
Terakhir, setelah musim haji yang memakan waktu kurang lebih tiga bulan usai, Kampung Haji bisa dimanfaatkan untuk jamaah umrah asal Indonesia. Apalagi, jamaah umrah Indonesia secara kuantitas sangat banyak, yakni bisa mencapai 1,8 juta orang per tahunnya.
Tentunya, ini berpotensi mendatangkan keuntungan bagi pemerintah Indonesia. Dengan catatan, lanjut Hidayat, pemerintah harus memastikan perawatan Kampung Haji dengan sangat baik.
Karena itu, lanjut Hidayat, MPR juga akan melakukan pengawasan proyek pembangunan dan operasional Kampung Haji. Hal ini sesuai dengan salah satu fungsi MPR selaku pengawas jalannya pelayanan yang dilakukan oleh pemerintah.
Baca Juga : Legislator PKB Minta Pembelian Lahan Kampung Haji Dikelola Transparan
Dampak positifnya, kebugaran jamaah bisa lebih terjaga. Apalagi, nanti akan ada Bus Shalawat yang mengantar jemput jamaah dari dan menuju Masjidil Haram dari Kampung Haji.
Dampak positif lainnya, lokasi yang dekat Masjidil Haram itu memungkinkan penurunan biaya haji tanpa mengurangi pelayanannya. Apalagi, untuk menekan biaya itu diperlukan sistem sewa multiyears, bukan yang setiap tahun. Dengan sistem multiyears melalui Kampung Haji ini, otomatis biayanya bisa ditekan.
Terakhir, setelah musim haji yang memakan waktu kurang lebih tiga bulan usai, Kampung Haji bisa dimanfaatkan untuk jamaah umrah asal Indonesia. Apalagi, jamaah umrah Indonesia secara kuantitas sangat banyak, yakni bisa mencapai 1,8 juta orang per tahunnya.
Tentunya, ini berpotensi mendatangkan keuntungan bagi pemerintah Indonesia. Dengan catatan, lanjut Hidayat, pemerintah harus memastikan perawatan Kampung Haji dengan sangat baik.
Karena itu, lanjut Hidayat, MPR juga akan melakukan pengawasan proyek pembangunan dan operasional Kampung Haji. Hal ini sesuai dengan salah satu fungsi MPR selaku pengawas jalannya pelayanan yang dilakukan oleh pemerintah.
Lihat Juga :