Aksi Peduli Bencana Mulai dari Pasar Murah hingga Pemulihan Infrastruktur di Sumatera
Rabu, 17 Desember 2025 - 19:41 WIB
loading...
Bencana alam yang melanda Aceh, Sumut, dan Sumbar mengetuk kepedulian berbagai pihak. PT Inalum turut ambil bagian melalui program Aksi Peduli Bencana yang dirancang membantu masyarakat terdampak. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mengetuk kepedulian berbagai pihak. PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) turut ambil bagian melalui program Aksi Peduli Bencana yang dirancang membantu masyarakat terdampak melalui serangkaian bantuan sosial dan pemulihan wilayah.
Program Aksi Peduli yang digalakkan ini mencakup pemeriksaan kesehatan gratis, pasar murah di 12 titik lokasi, hingga dukungan pemulihan infrastruktur di kawasan terdampak bencana.
Baca juga: Biaya Pemulihan Bencana Sumatera Diperkirakan Rp51,82 Triliun
Corporate Secretary Inalum Mahyaruddin Ende mengatakan, program ini sengaja dibuat sebagai wujud kehadiran Inalum di Sumatera Utara yang sudah menyentuh setengah abad. Beberapa program bantuan dan pemulihan sudah disiapkan seperti 13.000 paket sembako murah dan komitmen pemulihan infrastruktur dengan partisipasi Insan Inalum yang menjadi relawan.
"Selama setengah abad ini dan pada usia ke-50, kami ingin menunjukkan bakti kepada masyarakat, khususnya yang menjadi korban bencana di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Kami berharap bantuan yang akan disampaikan Relawan Inalum dapat bermakna, memudahkan dalam pemulihan dan bisa mengembalikan kembali senyuman bahagia saudara-saudari kami semua," ujar Mahyaruddin, Rabu (17/12/2025).
Beberapa program tanggap bencana disiapkan dalam periode Desember 2025 hingga akhir Januari 2026 tersebar di Kawasan Operasional Perusahaan (Toba dan Batubara) dan Kawasan Bencana di Sumut, Aceh, dan Sumbar. Program tersebut yakni pembagian sembako, pelayanan kesehatan, mobiler sekolah, peralatan mitigasi bencana, tenda darurat, bibit pertanian-perikanan, dan pembangunan infrastruktur.
Kepala Grup Layanan Strategis Daniel Hutauruk menuturkan program Inalum Peduli merupakan bentuk komitmen perusahaan sebagai bentuk tanggung jawab sosial, di mana Inalum hadir dalam upaya mitigasi, respons darurat, serta pemulihan pascabencana di wilayah terdampak.
"Semangat kebersamaan ini menjadi refleksi nilai kepedulian dan solidaritas yang terus dijaga Inalum dalam perjalanan menuju masa depan," ucapnya.
Pada aspek lingkungan, upaya konservasi difokuskan pada perlindungan ekosistem Danau Toba, di mana alih fungsi lahan dan pembalakan liar selama bertahun-tahun oleh masyaraat telah memicu terjadinya sekitar 250 ribu hektare lahan kritis.
Untuk menjawab tantangan tersebut, pihaknya membangun pembibitan modern berkapasitas hingga 500 ribu bibit pohon per tahun. Hal ini sebagai fondasi rehabilitasi lingkungan yang berkelanjutan dan berbasis dampak yang diwujudnyatakan dalam program rehabilitasi lahan seluas 500 hektare per tahun, terutama di kawasan tangkapan air dan wilayah penyangga sumber energi.
Di saat yang sama, penguatan UMKM juga dilakukan secara terstruktur melalui keberadaan Rumah BUMN di Kabupaten Toba sebagai pusat pembinaan, pendampingan, dan peningkatan kapasitas usaha. Seluruh inisiatif ini dirancang agar memberikan dampak sosial yang nyata pada kemandirian dan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
Program Aksi Peduli yang digalakkan ini mencakup pemeriksaan kesehatan gratis, pasar murah di 12 titik lokasi, hingga dukungan pemulihan infrastruktur di kawasan terdampak bencana.
Baca juga: Biaya Pemulihan Bencana Sumatera Diperkirakan Rp51,82 Triliun
Corporate Secretary Inalum Mahyaruddin Ende mengatakan, program ini sengaja dibuat sebagai wujud kehadiran Inalum di Sumatera Utara yang sudah menyentuh setengah abad. Beberapa program bantuan dan pemulihan sudah disiapkan seperti 13.000 paket sembako murah dan komitmen pemulihan infrastruktur dengan partisipasi Insan Inalum yang menjadi relawan.
"Selama setengah abad ini dan pada usia ke-50, kami ingin menunjukkan bakti kepada masyarakat, khususnya yang menjadi korban bencana di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Kami berharap bantuan yang akan disampaikan Relawan Inalum dapat bermakna, memudahkan dalam pemulihan dan bisa mengembalikan kembali senyuman bahagia saudara-saudari kami semua," ujar Mahyaruddin, Rabu (17/12/2025).
Beberapa program tanggap bencana disiapkan dalam periode Desember 2025 hingga akhir Januari 2026 tersebar di Kawasan Operasional Perusahaan (Toba dan Batubara) dan Kawasan Bencana di Sumut, Aceh, dan Sumbar. Program tersebut yakni pembagian sembako, pelayanan kesehatan, mobiler sekolah, peralatan mitigasi bencana, tenda darurat, bibit pertanian-perikanan, dan pembangunan infrastruktur.
Kepala Grup Layanan Strategis Daniel Hutauruk menuturkan program Inalum Peduli merupakan bentuk komitmen perusahaan sebagai bentuk tanggung jawab sosial, di mana Inalum hadir dalam upaya mitigasi, respons darurat, serta pemulihan pascabencana di wilayah terdampak.
"Semangat kebersamaan ini menjadi refleksi nilai kepedulian dan solidaritas yang terus dijaga Inalum dalam perjalanan menuju masa depan," ucapnya.
Pada aspek lingkungan, upaya konservasi difokuskan pada perlindungan ekosistem Danau Toba, di mana alih fungsi lahan dan pembalakan liar selama bertahun-tahun oleh masyaraat telah memicu terjadinya sekitar 250 ribu hektare lahan kritis.
Untuk menjawab tantangan tersebut, pihaknya membangun pembibitan modern berkapasitas hingga 500 ribu bibit pohon per tahun. Hal ini sebagai fondasi rehabilitasi lingkungan yang berkelanjutan dan berbasis dampak yang diwujudnyatakan dalam program rehabilitasi lahan seluas 500 hektare per tahun, terutama di kawasan tangkapan air dan wilayah penyangga sumber energi.
Di saat yang sama, penguatan UMKM juga dilakukan secara terstruktur melalui keberadaan Rumah BUMN di Kabupaten Toba sebagai pusat pembinaan, pendampingan, dan peningkatan kapasitas usaha. Seluruh inisiatif ini dirancang agar memberikan dampak sosial yang nyata pada kemandirian dan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
(jon)
Lihat Juga :