6 Wilayah di Pulau Sumatera Masih Terisolasi Akibat Akses Darat Terputus, Bantuan Dikirim via Udara
Minggu, 14 Desember 2025 - 22:37 WIB
loading...
Enam wilayah di Aceh, Sumut, dan Sumbar hingga kini masih terisolasi akibat terputusnya akses darat imbas diterjang banjir. Untuk menjangkau wilayah tersebut, penyaluran bantuan logistik dilakukan via udara. Foto: Dok Sindonews
A
A
A
BENER MERIAH - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan bahwa 6 wilayah di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) hingga kini masih terisolasi akibat terputusnya akses darat imbas diterjang banjir . Untuk menjangkau wilayah tersebut, penyaluran bantuan logistik dilakukan via udara.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menuturkan untuk Provinsi Aceh masih ada tiga kabupaten yang terisolasi akibat akses jalur darat masih terbatas.
Baca juga: Akses Darat Masih Terbatas, Penyaluran BBM dan Gas via Udara untuk 3 Kabupaten di Aceh
"Kabupaten Bener Meriah ada 4 kecamatan terdiri dari 15 desa. Kemudian, Aceh Tengah ada 7 kecamatan dan beberapa desa. Kemudian, Gayo Lues 3 kecamatan 27 desa," ujar Aam, sapaan akrab Abdul Muhari dikutip melalui YouTube @bnpb_indonesia, Minggu (14/12/2025).
Terputusnya akses jalan banyak terjadi pada jalur penghubung lintas kabupaten. Kemudian, akses antara pusat kabupaten dengan kecamatan maupun desa di dalam wilayah kabupaten.
Meski demikian, distribusi logistik terus dioptimalkan via jalur udara agar kebutuhan warga terdampak bisa terpenuhi. "Untuk dukungan logistik ini terus dioptimalkan via jalur udara. Tiap hari kami menerima informasi koordinat titik pengungsi di desa yang masih sulit akses daratnya," katanya.
Di Sumut masih ada 21 desa di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara yang akses daratnya masih sulit dilalui. Pemerintah terus mengupayakan perbaikan jalan agar akses darat puluhan desa itu bisa kembali terbuka.
"Per 13 Desember pukul 08.00 WIB untuk daerah yang masih sulit akses daratnya itu dua kabupaten sembilan kecamatan yang terdiri dari 21 desa," ujarnya.
Aam mengatakan, daerah yang akses daratnya sulit dijangkau merupakan jalur lintas kabupaten. Lalu, jalur di antara penghubung kecamatan dan desa dalam kabupaten.
Terakhir di Provinsi Sumbar, tersisa satu Nagari yang terletak di Kabupaten Agam. Satu Nagari ini setingkat satu kampung.
"Jadi di Kabupaten Agam masih ada satu Nagari yang terdampak banjir dan longsor belum terbuka aksesnya, tetapi ini logistik terus kita drop via udara," ucapnya.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menuturkan untuk Provinsi Aceh masih ada tiga kabupaten yang terisolasi akibat akses jalur darat masih terbatas.
Baca juga: Akses Darat Masih Terbatas, Penyaluran BBM dan Gas via Udara untuk 3 Kabupaten di Aceh
"Kabupaten Bener Meriah ada 4 kecamatan terdiri dari 15 desa. Kemudian, Aceh Tengah ada 7 kecamatan dan beberapa desa. Kemudian, Gayo Lues 3 kecamatan 27 desa," ujar Aam, sapaan akrab Abdul Muhari dikutip melalui YouTube @bnpb_indonesia, Minggu (14/12/2025).
Terputusnya akses jalan banyak terjadi pada jalur penghubung lintas kabupaten. Kemudian, akses antara pusat kabupaten dengan kecamatan maupun desa di dalam wilayah kabupaten.
Meski demikian, distribusi logistik terus dioptimalkan via jalur udara agar kebutuhan warga terdampak bisa terpenuhi. "Untuk dukungan logistik ini terus dioptimalkan via jalur udara. Tiap hari kami menerima informasi koordinat titik pengungsi di desa yang masih sulit akses daratnya," katanya.
Di Sumut masih ada 21 desa di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara yang akses daratnya masih sulit dilalui. Pemerintah terus mengupayakan perbaikan jalan agar akses darat puluhan desa itu bisa kembali terbuka.
"Per 13 Desember pukul 08.00 WIB untuk daerah yang masih sulit akses daratnya itu dua kabupaten sembilan kecamatan yang terdiri dari 21 desa," ujarnya.
Aam mengatakan, daerah yang akses daratnya sulit dijangkau merupakan jalur lintas kabupaten. Lalu, jalur di antara penghubung kecamatan dan desa dalam kabupaten.
Terakhir di Provinsi Sumbar, tersisa satu Nagari yang terletak di Kabupaten Agam. Satu Nagari ini setingkat satu kampung.
"Jadi di Kabupaten Agam masih ada satu Nagari yang terdampak banjir dan longsor belum terbuka aksesnya, tetapi ini logistik terus kita drop via udara," ucapnya.
(jon)
Lihat Juga :