800 Pekerja Migran Indonesia di Sarawak Dapat Layanan Kesehatan Gratis dan Literasi Keuangan
Minggu, 14 Desember 2025 - 08:20 WIB
loading...
Pemeriksaan kesehatan gratis. Foto/Istimewa
A
A
A
MALAYSIA - Perayaan Natal bersama Pekerja Migran Indonesia (PMI) di kawasan ladang di Sarawak, Malaysia, Sabtu (13/12/2025) berlangsung sederhana namun sarat makna. Selain ibadah dan kebersamaan, perayaan tersebut juga diisi dengan pelayanan langsung bagi para pekerja, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis hingga edukasi keuangan.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesian (KJRI) di Kuching bersama Komunitas Kristen Indonesia di Sarawak (ISCC) sebagai bagian dari upaya perlindungan dan pelayanan terpadu bagi Warga Negara Indonesia di wilayah kerja Sarawak. Lebih dari 800 PMI hadir dan mengikuti rangkaian acara dengan antusias, meski kegiatan dilaksanakan di area ladang dengan fasilitas terbatas.
Dalam kegiatan tersebut, KJRI Kuching menggandeng Rumah Sakit Timberland Kuching untuk memberikan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pekerja migran. Layanan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar serta konsultasi medis, yang dinilai sangat membantu mengingat keterbatasan akses layanan kesehatan bagi PMI di lokasi perkebunan.
![800 Pekerja Migran Indonesia di Sarawak Dapat Layanan Kesehatan Gratis dan Literasi Keuangan]()
Baca juga: DPR Bersama Serikat Pekerja IMPPI Bahas Penguatan Perlindungan PMI
Selain layanan kesehatan, KJRI Kuching juga menghadirkan Bank Mandiri Remittance untuk memberikan literasi keuangan kepada para PMI. Edukasi yang diberikan mencakup pengelolaan keuangan, pembukaan rekening perbankan, serta pemahaman mengenai cara transfer uang yang aman, legal, dan berbiaya murah melalui layanan Mandiri Remittance.
![800 Pekerja Migran Indonesia di Sarawak Dapat Layanan Kesehatan Gratis dan Literasi Keuangan]()
Konjen RI Kuching Abdullah Zulkifli menegaskan bahwa perayaan Natal ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai momentum kehadiran negara secara nyata di tengah para pekerja migran.
![800 Pekerja Migran Indonesia di Sarawak Dapat Layanan Kesehatan Gratis dan Literasi Keuangan]()
“Natal mengajarkan kita tentang harapan dan kasih. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa Saudara-saudara tidak hanya dikuatkan secara spiritual, tetapi juga mendapatkan manfaat nyata melalui layanan kesehatan dan literasi keuangan,” ujar Konjen RI dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa akses terhadap layanan kesehatan dan sistem keuangan yang aman merupakan bagian penting dari perlindungan PMI. “Pekerja migran adalah aset bangsa. Dengan tubuh yang sehat dan pengelolaan keuangan yang baik, Saudara dapat bekerja lebih produktif sekaligus menyiapkan masa depan keluarga di Tanah Air,” ujarnya.
Perayaan Natal di ladang tersebut diisi dengan ibadah singkat, puji-pujian, doa bersama, serta ramah tamah. Setelah perayaan Natal juga berhasil dikumpulkan dana sebesar RM 11.871 (Rp48 juta) yang akan sumbangan seluruhnya ke korban banjir di Sumatera.
Bagi banyak PMI, kegiatan ini menjadi penguat moral karena dapat merayakan Natal sekaligus mendapatkan perhatian langsung dari perwakilan pemerintah Indonesia.
Salah seorang PMI menyampaikan apresiasinya atas kegiatan tersebut. “Kami sangat terbantu, bukan hanya bisa merayakan Natal bersama, tetapi juga cek kesehatan dan belajar cara kirim uang yang lebih aman dan murah. Ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Melalui pendekatan terpadu yang menggabungkan aspek spiritual, kesehatan, dan ekonomi, KJRI Kuching berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesejahteraan para PMI, sekaligus keyakinan akan kehadiran dan perlindungan dari Pemerintah Indonesia.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesian (KJRI) di Kuching bersama Komunitas Kristen Indonesia di Sarawak (ISCC) sebagai bagian dari upaya perlindungan dan pelayanan terpadu bagi Warga Negara Indonesia di wilayah kerja Sarawak. Lebih dari 800 PMI hadir dan mengikuti rangkaian acara dengan antusias, meski kegiatan dilaksanakan di area ladang dengan fasilitas terbatas.
Dalam kegiatan tersebut, KJRI Kuching menggandeng Rumah Sakit Timberland Kuching untuk memberikan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pekerja migran. Layanan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar serta konsultasi medis, yang dinilai sangat membantu mengingat keterbatasan akses layanan kesehatan bagi PMI di lokasi perkebunan.

Baca juga: DPR Bersama Serikat Pekerja IMPPI Bahas Penguatan Perlindungan PMI
Selain layanan kesehatan, KJRI Kuching juga menghadirkan Bank Mandiri Remittance untuk memberikan literasi keuangan kepada para PMI. Edukasi yang diberikan mencakup pengelolaan keuangan, pembukaan rekening perbankan, serta pemahaman mengenai cara transfer uang yang aman, legal, dan berbiaya murah melalui layanan Mandiri Remittance.
.jpg)
Konjen RI Kuching Abdullah Zulkifli menegaskan bahwa perayaan Natal ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai momentum kehadiran negara secara nyata di tengah para pekerja migran.
.jpg)
“Natal mengajarkan kita tentang harapan dan kasih. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa Saudara-saudara tidak hanya dikuatkan secara spiritual, tetapi juga mendapatkan manfaat nyata melalui layanan kesehatan dan literasi keuangan,” ujar Konjen RI dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa akses terhadap layanan kesehatan dan sistem keuangan yang aman merupakan bagian penting dari perlindungan PMI. “Pekerja migran adalah aset bangsa. Dengan tubuh yang sehat dan pengelolaan keuangan yang baik, Saudara dapat bekerja lebih produktif sekaligus menyiapkan masa depan keluarga di Tanah Air,” ujarnya.
Perayaan Natal di ladang tersebut diisi dengan ibadah singkat, puji-pujian, doa bersama, serta ramah tamah. Setelah perayaan Natal juga berhasil dikumpulkan dana sebesar RM 11.871 (Rp48 juta) yang akan sumbangan seluruhnya ke korban banjir di Sumatera.
Bagi banyak PMI, kegiatan ini menjadi penguat moral karena dapat merayakan Natal sekaligus mendapatkan perhatian langsung dari perwakilan pemerintah Indonesia.
Salah seorang PMI menyampaikan apresiasinya atas kegiatan tersebut. “Kami sangat terbantu, bukan hanya bisa merayakan Natal bersama, tetapi juga cek kesehatan dan belajar cara kirim uang yang lebih aman dan murah. Ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Melalui pendekatan terpadu yang menggabungkan aspek spiritual, kesehatan, dan ekonomi, KJRI Kuching berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesejahteraan para PMI, sekaligus keyakinan akan kehadiran dan perlindungan dari Pemerintah Indonesia.
(rca)
Lihat Juga :