Momen Penuh Makna di Aceh Tamiang, Prabowo Beri Jempol untuk Gubernur Mualem
Jum'at, 12 Desember 2025 - 23:06 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto didampingi Gubernur Aceh Muzakir Manaf di Posko Pengungsian Jembatan Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (12/12/2025). Foto/Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden
A
A
A
ACEH TAMIANG - Ada satu momen penuh makna yang terjadi di tengah hiruk-pikuk kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Posko Pengungsian Jembatan Aceh Tamiang , Aceh, Jumat (12/12/2025). Sebuah isyarat sederhana penuh makna itu adalah jempol yang diacungkan Prabowo kepada Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem.
Saat berdiri di atas rooftop mobil Maung, Prabowo masih terus menyambut warga yang berebut ingin berjabat tangan setelah mengunjungi pengungsian. Di tengah hiruk-pikuk itu, Prabowo tiba-tiba mengarahkan pandangan ke satu sosok yang berdiri tak jauh dari kerumunan warga tepat di samping mobil Prabowo.
Ia mengangkat jempolnya, tegas, hangat, dan penuh penghargaan tepat kepada Mualem. Momen itu singkat, tetapi menyimpan pesan yang dalam, pengakuan dan penghormatan seorang presiden kepada pemimpin daerah yang berdiri di garis depan bersama rakyatnya. Sebuah pesan kuat ketika pemimpin saling menghormati, rakyatlah yang merasakan manfaatnya.
Baca Juga: Senangnya Bocah di Aceh Tamiang Saat Kepalanya Dipegang Prabowo
Diketahui, hubungan Prabowo dan Mualem sering digambarkan unik. Mereka pernah berhadapan di masa lalu, tetapi saat ini tak ada jarak di antara keduanya. Mereka mengabdi untuk rakyat dan bangsa Indonesia. Di masa krisis, keduanya hadir sebagai dua pemimpin yang memikul beban yang bersama, menyelamatkan rakyat Aceh.
Mualem sejak awal bencana turun langsung ke lapangan, memeriksa distribusi bantuan dari pemerintah pusat, memastikan satu per satu warganya tidak terlewatkan. Ia tidak meninggalkan posko, tidak mengambil jarak dan berdiri bersama rakyatnya, basah, kotor, dan lelah bersama mereka.
Baca Juga: Tiba di Aceh, Prabowo Peluk Gubernur Mualem
Jempol yang diangkat Prabowo bukan sekadar isyarat. Itu adalah penghargaan atas kerja nyata, yang dilakukan Mualem untuk Aceh.
Sejak banjir dan longsor melanda Sumatera, banyak pihak turun tangan. TNI, Polri, relawan, pemerintah daerah, kementerian, hingga berbagai organisasi kemanusiaan.
Sebelumnya, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah (pemda), provinsi, pemerintah kabupaten, aparat, dan semua pihak yang telah bekerja keras untuk mempercepat pemulihan.
Berkat kolaborasi semua pihak, proses pemulihan mulai menunjukkan hasil. Prabowo berharap kerjasama ini terus berjalan dengan baik supaya masyarakat dapat segera bangkit. "Kita berusaha, kita tahu di lapangan sangat sulit, jadi kita atasi bersama. Mudah-mudahan masyarakat bisa cepat pulih," kata Prabowo
Pemerintah, lanjut Prabowo, berkomitmen penuh memulihkan kehidupan masyarakat pascabencana. Prabowo berjanji sekuat tenaga mengatasi rintangan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal. "Saya minta maaf kalau masih ada yang belum tertangani. Kita sedang bekerja keras," ucapnya.
Saat berdiri di atas rooftop mobil Maung, Prabowo masih terus menyambut warga yang berebut ingin berjabat tangan setelah mengunjungi pengungsian. Di tengah hiruk-pikuk itu, Prabowo tiba-tiba mengarahkan pandangan ke satu sosok yang berdiri tak jauh dari kerumunan warga tepat di samping mobil Prabowo.
Ia mengangkat jempolnya, tegas, hangat, dan penuh penghargaan tepat kepada Mualem. Momen itu singkat, tetapi menyimpan pesan yang dalam, pengakuan dan penghormatan seorang presiden kepada pemimpin daerah yang berdiri di garis depan bersama rakyatnya. Sebuah pesan kuat ketika pemimpin saling menghormati, rakyatlah yang merasakan manfaatnya.
Baca Juga: Senangnya Bocah di Aceh Tamiang Saat Kepalanya Dipegang Prabowo
Diketahui, hubungan Prabowo dan Mualem sering digambarkan unik. Mereka pernah berhadapan di masa lalu, tetapi saat ini tak ada jarak di antara keduanya. Mereka mengabdi untuk rakyat dan bangsa Indonesia. Di masa krisis, keduanya hadir sebagai dua pemimpin yang memikul beban yang bersama, menyelamatkan rakyat Aceh.
Mualem sejak awal bencana turun langsung ke lapangan, memeriksa distribusi bantuan dari pemerintah pusat, memastikan satu per satu warganya tidak terlewatkan. Ia tidak meninggalkan posko, tidak mengambil jarak dan berdiri bersama rakyatnya, basah, kotor, dan lelah bersama mereka.
Baca Juga: Tiba di Aceh, Prabowo Peluk Gubernur Mualem
Jempol yang diangkat Prabowo bukan sekadar isyarat. Itu adalah penghargaan atas kerja nyata, yang dilakukan Mualem untuk Aceh.
Sejak banjir dan longsor melanda Sumatera, banyak pihak turun tangan. TNI, Polri, relawan, pemerintah daerah, kementerian, hingga berbagai organisasi kemanusiaan.
Sebelumnya, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah (pemda), provinsi, pemerintah kabupaten, aparat, dan semua pihak yang telah bekerja keras untuk mempercepat pemulihan.
Berkat kolaborasi semua pihak, proses pemulihan mulai menunjukkan hasil. Prabowo berharap kerjasama ini terus berjalan dengan baik supaya masyarakat dapat segera bangkit. "Kita berusaha, kita tahu di lapangan sangat sulit, jadi kita atasi bersama. Mudah-mudahan masyarakat bisa cepat pulih," kata Prabowo
Pemerintah, lanjut Prabowo, berkomitmen penuh memulihkan kehidupan masyarakat pascabencana. Prabowo berjanji sekuat tenaga mengatasi rintangan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal. "Saya minta maaf kalau masih ada yang belum tertangani. Kita sedang bekerja keras," ucapnya.
(zik)
Lihat Juga :