Seskab Teddy Ungkap Hasil Kunjungan Presiden Prabowo ke Pakistan dan Rusia
Jum'at, 12 Desember 2025 - 09:52 WIB
loading...
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan hasil rangkaian kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto ke Pakistan dan Rusia, setelah sebelumnya mengunjungi wilayah terdampak bencana di Aceh. Foto/Tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan hasil rangkaian kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto ke Pakistan dan Rusia, setelah sebelumnya mengunjungi wilayah terdampak bencana di Aceh. Pesawat Garuda Indonesia-1 mendarat di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada Jumat, 12 Desember 2025, dini hari.
"Jadi setelah mengunjungi langsung Kabupaten Aceh-Birun dan menginap di Bandar Aceh beberapa hari lalu. Hari ini Bapak Presiden telah selesai melaksanakan kunjungan di Pakistan dan Rusia. Di Islamabad, Bapak Presiden dijemput langsung oleh Presiden dan Perdana Menteri Pakistan," kata Seskab Teddy dalam keterangannya, Jumat (12/12/2025).
Menurut Seskab Teddy, Presiden Prabowo menghadiri sejumlah pertemuan penting dan menghasilkan tujuh perjanjian kerja sama strategis. "Kemudian melaksanakan beberapa pertemuan penting, singkat dan penting. Intinya yang pertama, ada beberapa perjanjian yang disepakati, ada tujuh yang ditandatangani. Di bidang kesehatan yang utama, pertanian, perdagangan, ekonomi, riset, sains, dan teknologi," paparnya.
Baca juga: Prabowo Tiba di Sumut usai Lawatan dari Rusia-Pakistan, Kembali Tinjau Wilayah Bencana
Kemudian yang kedua, kata Seskab Teddy, Presiden Prabowo ingin dengan segera memperbanyak jumlah dokter di Indonesia karena menurut data Kementerian Kesehatan Indonesia kekurangan 150.000 dokter umum, spesialis dan dokter gigi. "Dan untuk itu beliau ingin segera membuat puluhan fakultas baru. Terutama di setiap provinsi harus ada fakultas kedokteran baru," katanya.
Pakistan, kata Seskab Teddy, mendukung penuh rencana tersebut. Setelah dari Pakistan, Presiden melanjutkan kunjungan ke Rusia. "Dan dalam hal ini Pakistan sepakat untuk mendorong program tersebut. Kemudian yang kedua, di Rusia Bapak Presiden bertemu langsung dengan Presiden Vladimir Putin. Pertemuan selama tiga jam," ujarnya.
Seskab Teddy juga mengungkapkan bahwa Rusia ingin memperkuat kerja sama bilateral. "Intinya satu, Rusia ingin memperkuat kerjasama dengan Indonesia di bidang pertanian, riset, teknologi dan pertukaran transfer teknologi. Kemudian yang kedua, ada beberapa kesepakatan yang sangat penting yang diketahui oleh kedua pemimpin. Kemudian pertemuan baru saja selesai dan Bapak Presiden akan langsung kembali ke tanah air," ujarnya.
Presiden Prabowo, kata Seskab Teddy, dijadwalkan kembali ke Indonesia dengan penerbangan sekitar 13 jam dan akan langsung melanjutkan kunjungan kerja ke Aceh untuk ketiga kalinya, serta ke Sumatera Utara dan Sumatera Barat. "Penerbangan sekitar 13 jam dan juga akan langsung mengunjungi Aceh untuk ketiga kalinya serta Sumatera Utara dan Sumatera Barat," pungkasnya.
"Jadi setelah mengunjungi langsung Kabupaten Aceh-Birun dan menginap di Bandar Aceh beberapa hari lalu. Hari ini Bapak Presiden telah selesai melaksanakan kunjungan di Pakistan dan Rusia. Di Islamabad, Bapak Presiden dijemput langsung oleh Presiden dan Perdana Menteri Pakistan," kata Seskab Teddy dalam keterangannya, Jumat (12/12/2025).
Menurut Seskab Teddy, Presiden Prabowo menghadiri sejumlah pertemuan penting dan menghasilkan tujuh perjanjian kerja sama strategis. "Kemudian melaksanakan beberapa pertemuan penting, singkat dan penting. Intinya yang pertama, ada beberapa perjanjian yang disepakati, ada tujuh yang ditandatangani. Di bidang kesehatan yang utama, pertanian, perdagangan, ekonomi, riset, sains, dan teknologi," paparnya.
Baca juga: Prabowo Tiba di Sumut usai Lawatan dari Rusia-Pakistan, Kembali Tinjau Wilayah Bencana
Kemudian yang kedua, kata Seskab Teddy, Presiden Prabowo ingin dengan segera memperbanyak jumlah dokter di Indonesia karena menurut data Kementerian Kesehatan Indonesia kekurangan 150.000 dokter umum, spesialis dan dokter gigi. "Dan untuk itu beliau ingin segera membuat puluhan fakultas baru. Terutama di setiap provinsi harus ada fakultas kedokteran baru," katanya.
Pakistan, kata Seskab Teddy, mendukung penuh rencana tersebut. Setelah dari Pakistan, Presiden melanjutkan kunjungan ke Rusia. "Dan dalam hal ini Pakistan sepakat untuk mendorong program tersebut. Kemudian yang kedua, di Rusia Bapak Presiden bertemu langsung dengan Presiden Vladimir Putin. Pertemuan selama tiga jam," ujarnya.
Seskab Teddy juga mengungkapkan bahwa Rusia ingin memperkuat kerja sama bilateral. "Intinya satu, Rusia ingin memperkuat kerjasama dengan Indonesia di bidang pertanian, riset, teknologi dan pertukaran transfer teknologi. Kemudian yang kedua, ada beberapa kesepakatan yang sangat penting yang diketahui oleh kedua pemimpin. Kemudian pertemuan baru saja selesai dan Bapak Presiden akan langsung kembali ke tanah air," ujarnya.
Presiden Prabowo, kata Seskab Teddy, dijadwalkan kembali ke Indonesia dengan penerbangan sekitar 13 jam dan akan langsung melanjutkan kunjungan kerja ke Aceh untuk ketiga kalinya, serta ke Sumatera Utara dan Sumatera Barat. "Penerbangan sekitar 13 jam dan juga akan langsung mengunjungi Aceh untuk ketiga kalinya serta Sumatera Utara dan Sumatera Barat," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :