PBNU Ubah Rapat Pleno Jadi Rapat Koordinasi Penanganan Kebencanaan
Jum'at, 12 Desember 2025 - 09:41 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, forum ini juga menyinggung dinamika internal PBNU yang tengah berlangsung. Amin menegaskan bahwa penyelesaian masalah internal akan tetap ditempuh melalui jalur islah, mengikuti arahan para kiai sepuh dalam tiga pertemuan penting.
Baca juga: Kayu Gelondongan di Banjir Sumatera, Kapolri: Ada Bekas Potongan Gergaji Mesin!
Pertama, silaturahmi alim ulama di kantor PBNU (23 November 2025). Kedua, musyawarah mustasyar dan masyayikh di Pesantren Al-Falah Ploso Kediri (30 November 2025). Ketiga, pertemuan di Pesantren Tebuireng Jombang (6 Desember 2025).
“Seluruh arahan para kiai sepuh menegaskan pentingnya menjaga marwah organisasi dan memastikan kepemimpinan berjalan hingga Muktamar berikutnya,” kata Amin.
Dengan pertimbangan tersebut, PBNU secara resmi mengubah agenda hari ini dari Rapat Pleno menjadi Rapat Koordinasi Penanganan Kebencanaan. “Semoga keputusan ini dapat dipahami seluruh pihak sebagai ikhtiar PBNU dalam menjaga ketertiban organisasi sekaligus tanggap terhadap kebutuhan umat,” pungkas Amin.
Baca juga: Kayu Gelondongan di Banjir Sumatera, Kapolri: Ada Bekas Potongan Gergaji Mesin!
Pertama, silaturahmi alim ulama di kantor PBNU (23 November 2025). Kedua, musyawarah mustasyar dan masyayikh di Pesantren Al-Falah Ploso Kediri (30 November 2025). Ketiga, pertemuan di Pesantren Tebuireng Jombang (6 Desember 2025).
“Seluruh arahan para kiai sepuh menegaskan pentingnya menjaga marwah organisasi dan memastikan kepemimpinan berjalan hingga Muktamar berikutnya,” kata Amin.
Dengan pertimbangan tersebut, PBNU secara resmi mengubah agenda hari ini dari Rapat Pleno menjadi Rapat Koordinasi Penanganan Kebencanaan. “Semoga keputusan ini dapat dipahami seluruh pihak sebagai ikhtiar PBNU dalam menjaga ketertiban organisasi sekaligus tanggap terhadap kebutuhan umat,” pungkas Amin.
(shf)
Lihat Juga :