PSI Padang Sediakan Potong Rambut Gratis bagi Penyintas Bencana
Kamis, 11 Desember 2025 - 17:23 WIB
loading...
A
A
A
“Posko juga melakukan bagi-bagi makanan ke posko lain, karena ada dua posko baru yang mana mereka merupakan warga yang tinggal di pinggir bukit Pasar Lalang yang mana merupakan daerah rawan longsor saat ini jika terjadi hujan lebat,” jelasnya.
Feri memaparkan bahwa aktivitas posko beberapa hari terakhir cukup padat. Kegiatan yang dilakukan posko dalam beberapa hari terakhir mulai dari dapur umum, trauma healing, pangkas rambut gratis, dan pendistribusian bantuan, mulai dari air bersih hingga makanan.
Jumlah warga yang mengungsi di Posko PSI perlahan menurun seiring beberapa di antaranya mulai menumpang di rumah keluarga. “Untuk saat ini sekitar 220 warga bernaung di Posko PSI, karena ada yang mulai ke rumah keluarga juga. Sebelumnya 313 warga,” terang Feri.
Meski kebutuhan dasar telah terpenuhi, Feri menegaskan, masalah terbesar kini adalah masa depan para penyintas beberapa bulan ke depan. “Untuk saat ini makan sudah terpenuhi oleh dapur umum, kasur dan peralatan mandi tercukupi. Saat ini yang dibutuhkan solusi untuk mereka beberapa bulan ke depan, seperti hunian sementara (kontrakan),” pungkasnya.
Feri memaparkan bahwa aktivitas posko beberapa hari terakhir cukup padat. Kegiatan yang dilakukan posko dalam beberapa hari terakhir mulai dari dapur umum, trauma healing, pangkas rambut gratis, dan pendistribusian bantuan, mulai dari air bersih hingga makanan.
Jumlah warga yang mengungsi di Posko PSI perlahan menurun seiring beberapa di antaranya mulai menumpang di rumah keluarga. “Untuk saat ini sekitar 220 warga bernaung di Posko PSI, karena ada yang mulai ke rumah keluarga juga. Sebelumnya 313 warga,” terang Feri.
Meski kebutuhan dasar telah terpenuhi, Feri menegaskan, masalah terbesar kini adalah masa depan para penyintas beberapa bulan ke depan. “Untuk saat ini makan sudah terpenuhi oleh dapur umum, kasur dan peralatan mandi tercukupi. Saat ini yang dibutuhkan solusi untuk mereka beberapa bulan ke depan, seperti hunian sementara (kontrakan),” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :