Majelis Gaza Kumpulkan Ribuan Mimpi dari Berbagai Belahan Dunia untuk Dianalisis
Kamis, 11 Desember 2025 - 11:47 WIB
loading...
Majelis Gerakan Akhir Zaman (Majelis Gaza) menggelar seminar dengan tema Blueprint dan Roadmap Langit: Peta Jalan Indonesia dan Dunia 2025-2029 Berdasarkan Mubasyirat. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Sebuah organisasi yang terdiri dari tokoh agama dan pengkaji spiritual Majelis Gerakan Akhir Zaman (Majelis Gaza) menggelar seminar dengan tema “Blueprint dan Roadmap Langit: Peta Jalan Indonesia dan Dunia 2025-2029 Berdasarkan Mubasyirat” pada Rabu (10/12/2025). Seminar tersebut membahas prediksi dan analisis bencana alam yang telah dan bakal terjadi di Indonesia serta dunia, yang terungkap melalui mimpi-mimpi yang dikumpulkan oleh Majelis Gaza.
Ketua Majelis Gaza Diki Candra Purnama mengungkapkan bahwa sejak lama, mimpi telah diyakini sebagai kabar dari langit yang dapat menjadi kenyataan. Maka itu, Majelis Gaza telah mengumpulkan ribuan mimpi dari berbagai belahan dunia untuk dianalisis dan dibuktikan kebenarannya melalui peristiwa-peristiwa yang telah terjadi dan yang akan datang.
Diki mengatakan sejumlah mimpi yang ditakwirkan di antaranya akan terjadi perang dunia ke III yang menyeret Indonesia. Namun, Indonesia keluar sebagai pemenangnya.
Baca juga: Tinjau Posko Pengungsian di Aceh Tamiang, Kapolri Salurkan Bantuan ke Korban Bencana
Selain itu juga terjadi gempa mega trust yang telah dikatakan oleh BMKG. Dalam mimpi tersebut digambarkan dampak mengerikan kehancuran yang ditimbulkan umat manusia.
Dari mimpi-mimpi tersebut, Diki akan membukakan dan akan menyerahkan kepada Presiden Prabowo Subianto agar menjadi petunjuk untuk pemerintah dam masyarakat dapat mengantispasinya.
“Melalui mimpi-mimpi ini, kami berusaha untuk memberikan gambaran tentang apa yang akan terjadi, baik itu bencana alam maupun peristiwa besar lainnya, yang nantinya akan kami bukukan dan serahkan kepada Presiden Prabowo. Agar nantinya dapat menjadi perhatian bagi masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi tantangan global di masa depan," ujar Diki dalam sesi pertama seminar.
Majelis Gaza berkomitmen untuk terus mempelajari dan menganalisis mimpi-mimpi yang mereka kumpulkan, dengan harapan dapat memberikan petunjuk dan panduan bagi umat manusia dalam menghadapi berbagai peristiwa besar yang akan datang, khususnya yang terkait dengan bencana alam.
Seminar ini menjadi awal dari rangkaian pembahasan yang lebih mendalam mengenai peta jalan Indonesia dan dunia dalam kurun waktu 2025-2029 berdasarkan Mubasyirat. Seminar ini dihadiri oleh berbagai tokoh agama, ilmuwan, serta masyarakat umum yang tertarik untuk mempelajari lebih dalam tentang kaitan antara mimpi dan peristiwa yang terjadi di dunia.
Ketua Majelis Gaza Diki Candra Purnama mengungkapkan bahwa sejak lama, mimpi telah diyakini sebagai kabar dari langit yang dapat menjadi kenyataan. Maka itu, Majelis Gaza telah mengumpulkan ribuan mimpi dari berbagai belahan dunia untuk dianalisis dan dibuktikan kebenarannya melalui peristiwa-peristiwa yang telah terjadi dan yang akan datang.
Diki mengatakan sejumlah mimpi yang ditakwirkan di antaranya akan terjadi perang dunia ke III yang menyeret Indonesia. Namun, Indonesia keluar sebagai pemenangnya.
Baca juga: Tinjau Posko Pengungsian di Aceh Tamiang, Kapolri Salurkan Bantuan ke Korban Bencana
Selain itu juga terjadi gempa mega trust yang telah dikatakan oleh BMKG. Dalam mimpi tersebut digambarkan dampak mengerikan kehancuran yang ditimbulkan umat manusia.
Dari mimpi-mimpi tersebut, Diki akan membukakan dan akan menyerahkan kepada Presiden Prabowo Subianto agar menjadi petunjuk untuk pemerintah dam masyarakat dapat mengantispasinya.
“Melalui mimpi-mimpi ini, kami berusaha untuk memberikan gambaran tentang apa yang akan terjadi, baik itu bencana alam maupun peristiwa besar lainnya, yang nantinya akan kami bukukan dan serahkan kepada Presiden Prabowo. Agar nantinya dapat menjadi perhatian bagi masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi tantangan global di masa depan," ujar Diki dalam sesi pertama seminar.
Majelis Gaza berkomitmen untuk terus mempelajari dan menganalisis mimpi-mimpi yang mereka kumpulkan, dengan harapan dapat memberikan petunjuk dan panduan bagi umat manusia dalam menghadapi berbagai peristiwa besar yang akan datang, khususnya yang terkait dengan bencana alam.
Seminar ini menjadi awal dari rangkaian pembahasan yang lebih mendalam mengenai peta jalan Indonesia dan dunia dalam kurun waktu 2025-2029 berdasarkan Mubasyirat. Seminar ini dihadiri oleh berbagai tokoh agama, ilmuwan, serta masyarakat umum yang tertarik untuk mempelajari lebih dalam tentang kaitan antara mimpi dan peristiwa yang terjadi di dunia.
(rca)
Lihat Juga :