Mahasiswa Dukung Kejagung Berantas Korupsi, Lawan Buzzer, dan Hoaks

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:27 WIB
loading...
Mahasiswa Dukung Kejagung...
Aliansi Mahasiswa Seluruh Indonesia (AMSI) mendukung Kejagung dalam memberantas korupsi. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Seluruh Indonesia (AMSI) mendukung Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam memberantas korupsi di negeri ini. Termasuk melawan buzzer dan hoaks di media sosial.

Hal itu disuarakan AMSI saat menggelar diskusi publik "Suara Mahasiswa dan Rakyat: Supremasi Penegakan Hukum Kejaksaan Agung dalam Mengungkap dan Memberantas Kasus Korupsi di Tengah Serangan Buzzer dan Hoaks" Selasa, 9 Desember 2025. Diskusi dan pernyataan dukungan ini, digelar dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia).

"Kami Aliansi Mahasiswa Seluruh Indonesia mendukung Kejaksaan Agung terus memberantas korupsi," ujar perwakilan AMSI, Faris, yang juga mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Kemang, Jakarta Selatan dikutip, Rabu (10/12/2025).

Baca juga: Jaksa Agung Usut Tuntas Penyebab Banjir Sumatera

AMSI juga mendukung Kejagung melawan para pendengung atau buzzer, yang melakukan serangan saat Kejaksaan memberantas korupsi. "Juga mendukung Kejagung melawan hoaks," ucapnya.

Adapun dalam diskusi, sejumlah pakar dan pihak terkait diundang. Mulai dari pakar hukum pidana sekaligus Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Suparji; Ketua Tim Tenaga Ahli Jaksa Agung, Barita Simanjuntak; dan praktisi hukum Farhat Abbas.

Menurut Suparji, Kejaksaan di bawah Jaksa Agung ST Burhanuddin seolah mengingatkan kejaksaan di masa lalu di bawah Jaksa Agung Suprapto, yang menangkap perwira dan mengadili menteri.

Baca juga: Peran Kejagung Dinilai Perlu Diperkuat Demi Atasi Kebocoran Pajak

Jaksa Agung Burhanuddin dengan nyali pantang mundur dan didukung jaksa-jaksa pidana khusus, kata dia, menindak para pelaku tindak pidana korupsi jumbo, dengan kerugian negara yang timbul adalah triliunan rupiah. Dengan modus operandi tindak pidana yang sistemik dan sulit, serta pelaku yang sulit tersentuh hukum. "Kejaksaan yang tegas dan berani menegakkan hukum adalah keinginan masyarakat," ujarnya.

Suparji meminta Kejaksaan tak kendur dalam memberantas korupsi. "Kejaksaan buktikan tindak pelaku korupsi sawit baik orang maupun korporasinya. Pasal tindak pidana pencucian uang diterapkan sebagai instrumen upaya pengembalian kerugian keuangan negara triliunan rupiah," jelasnya.

Sementara, Farhat sempat ditanyai oleh mahasiswa Universitas Nasional (Unas) yang juga perwakilan lainnya AMSI, Farhan, soal pihak-pihak yang dianggap 'menyerang' Kejagung saat memberantas korupsi, yang salah satunya dilakukan pengamat kepolisian Sugeng Teguh Santoso.

Menurut Farhat, Kejaksaan saat ini sudah bukan seperti dahulu. Kini, Kejagung merupakan lembaga strategis negara. Sebab, kantornya dijaga oleh TNI dan aktivitas penegakan hukumnya didukung penuh oleh Presiden Prabowo Subianto.

Farhat pun mengaku sangat mencintai institusi Kejaksaan. Ia bahkan sampai mempertanyakan secara langsung pihak-pihak yang melaporkan jaksa-jaksa yang ada pada Kejagung. "Saya tanya 'kenapa orang baik dilaporkan?'," ujarnya.

Lebih lanjut, Farhat memuji kinerja Jampidsus Febrie Ardiansyah. Apa yang dilakukan Jampidsus saat ini, menurutnya tidaklah mudah. "Karena kita punya Jampidsus sekarang orang oke. Nggak gampang loh nangkap hakim," tuturnya.

Sedangkan Barita Simanjuntak, mengaku senang dengan dukungan mahasiswa terhadap Kejaksaan. Menurut dia hal itu menjadi energi bagi Kejagung untuk terus menjalankan tugas memberantas korupsi di republik ini dengan konsisten.

"Yang luar biasa adalah moral support dan idealisme support dari para mahasiswa untuk mendukung Kejaksaan dalam langkah-langkah penegakan hukum untuk memberantas korupsi," ujarnya.

Barita juga gembira dengan apresiasi para mahasiswa terhadap kinerja Jaksa Agung ST Burhanuddin maupun Jampidsus Febrie Ardiansyah. Dukungan terhadap Kejaksaan, menurut Barita sama saja dukungan terhadap bangsa Indonesia.

"Secara khusus tadi kami mendapat apresiasi khusus kepada Jaksa Agung dan Jampidsus untuk juga memerangi berita-berita hoaks, buzzer. Itu merupakan suatu bentuk komitmen dukungan kepada bangsa dan negara melalui Kejaksaan," tandasnya
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Rekomendasi
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Timnas Indonesia U-19...
Timnas Indonesia U-19 Raih Peringkat Ketiga Piala AFF U-19 2026
AHRT Raih 2 Podium pada...
AHRT Raih 2 Podium pada Race 1 ARRC Jepang, Irfan dan Herjun Tembus Tiga Besar
Berita Terkini
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved