Prof Nuh: Penunjukan Pj Ketum PBNU Sah, Rapat Pleno Amanatkan Kyai Zulfa Percepat Muktamar

Rabu, 10 Desember 2025 - 13:52 WIB
loading...
Prof Nuh: Penunjukan...
Rais Syuriah PBNU KH Prof Mohammad Nuh bersama Ketum KH Zulfa Mustofa memberikan keterangan pers di Jakarta, Rabu (10/12/2025). Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Rais Syuriah PBNU KH Prof Mohammad Nuh menegaskan rapat pleno PBNU yang digelar tadi malam di Jakarta sah sesuai AD/ART organisasi dan Perkum Nomor 10 Tahun 2025. Dengan demikian, penunjukan KH Zulfa Mustofa sebagai pejabat ketua umum PBNU bersifat final dan mengikat.

“Bahwa rapat pleno tadi malam itu sah sesuai AD/RT. Dari jumlah kehadirannya pun juga sah di atas dari batas minimal, yaitu 50% plus satu. Alhamdulillah kemarin dari awal sudah di atas 55% yang hadir,” kata Prof Nuh dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Selain menunjuk Pj Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa, Prof Nuh juga mengingatkan rapat pleno juga menelurkan sejumlah rekomendasi yang harus dijalankan. Pertama, mengamanatkan pengurus PBNU dan Nahdliyin membantu korban bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Secara simbolik, dalam forum pembukaan rapat pleno diserahkan bantuan uang tunai Rp2 miliar yang akan segera disalurkan ke korban bencana. Baca juga: Hasil Pleno PBNU: KH Zulfa Mustofa Jadi Pj Ketum, Gantikan Gus Yahya

Kedua, bersifat internal. Yakni perintah kepada pejabat ketua umum PBNU segera melakukan konsolidasi internal baik di lingkungan PBNU maupun pengurus wilayah, cabang, lembaga dan badan otonom. “Untuk apa? Untuk mengefektifkan agar roda organisasi bisa berjalan dengan baik. Kita ingin melakukan percepatan pencapaian kinerja yang sudah ditargetkan, yang sudah diprogramkan,” jelasnya.

Prof Nuh menjelaskan, rekomendasi kedua ini sangat penting lantaran belakangan ada dinamika organisasi sehingga harus segera dilakukan langkah-langkah taktis untuk mencegah terganggunya roda kelembagaan. “Termasuk di dalamnya SK-SK atau apapun yang menjadi kendala itu kita selesaikan semua,” tegasnya.

Ketiga, penguatan layanan atau khidmah ijtimaiyah kepada warga NU maupun masyarakat secara keseluruhan. Dan yang tak kalah penting adalah rekomendasi terakhir, yaitu pejabat ketua umum segera menyiapkan peringatan 100 tahun NU dalam hitungan masehi. “Yang kalau dihitung itu tanggal 31 Januari 2026, pas harinya adalah hari Sabtu,” terangnya.

Pada momentum tersebut, rapat pleno PBNU mengamanatkan digelar konferensi besar atau munas alim ulama dalam rangka mempersiapkan muktamar ke-35 pada 2026. “Rois Aam sudah memberikan beberapa catatan. Ini bukan percepatan muktamar, bukan. Tetapi mengembalikan siklus muktamar ini seperti sebelum terjadinya Covid-19. Karena muktamar yang ada di Lampung yang ke-34 itu mundur sebenarnya. Karena terjadinya Covid-19. Sekarang kesempatan bagus untuk mengembalikan pada siklus yang normal,” urainya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHWA dan Masa Depan...
AHWA dan Masa Depan Kepemimpinan NU
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Rekomendasi
Garap Proyek Listrik...
Garap Proyek Listrik di Sumba, Liliana Tanoesoedibjo Optimistis Indonesia Bersinar di Miss World 2026
Massa Mahasiswa Gelar...
Massa Mahasiswa Gelar Demo di Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto Ditutup
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Bagikan Kode OTP, Lindungi Keamanan Akun Investasi Anda!
Berita Terkini
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Tersangka Baru Kasus...
Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Penangguhan Penahanan
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Polda Metro: 94 Saksi dan 26 Ahli Sudah Diperiksa
Dokter Tifa Didampingi...
Dokter Tifa Didampingi Refly Harun Masuk Ruang Tahanan Polda Metro Jaya, Langsung Ditahan?
Penampakan Roy Suryo...
Penampakan Roy Suryo usai Ditahan: Menenteng Rompi Oranye, Enggan Komentar
Infografis
Syarat Sah Hewan Kurban,...
Syarat Sah Hewan Kurban, Tidak Boleh Cacat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved