PBNU Peduli Bencana Sumatera, Gus Yahya Ajak Keluarga NU Gotong Royong

Selasa, 09 Desember 2025 - 18:16 WIB
loading...
PBNU Peduli Bencana...
PBNU mengajak seluruh anggota NU untuk bergotong royong membantu korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Foto/Muhamad Fadli Ramadan
A A A
JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengajak seluruh anggota NU untuk bergotong royong membantu korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Ini dilakukan dengan meluncurkan platform demi mempermudah anggota NU dalam menyisihkan rezeki yang mereka punya untuk meringankan beban korban bencana.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya mengatakan perlu skala lebih luas dalam memulihkan dampak bencana di Sumatera. Sebab, dampak akibat bencana banjir dan tanah longsor sangat besar sehingga dibutuhkan peran besar dari seluruh lapisan masyarakat.

Baca juga: Update Jumlah Korban Bencana Sumatera: 961 Orang Meninggal, 293 Hilang

"Kami ingin menggerakkan keluarga Nahdlatul Ulama secara lebih luas dalam skala nasional. Pertama-tama karena kita memang membutuhkan mobilisasi sumber daya yang lebih besar, mengingat skala bencana yang sedemikian berat juga," kata Gus Yahya di kantor PBNU, Jakarta, Selasa (9/12/2025).



Gus Yahya melihat jumlah korban akibat bencana tersebut sangat besar, dan banyak keluarga di Sumatera kehilangan tempat tinggal. Oleh sebab itu, Gus Yahya mengajak seluruh keluarga NU yang tersebar di Indonesia ikut membantu melalui platform yang sudah disediakan.

"Masyaallah sudah digambarkan tentang korban-korbannya, ada kampung-kampung yang hilang sama sekali dan sebagainya untuk membutuhkan mobilisasi, sumber daya yang besar untuk mengatasi dampaknya. Maka Nahdlatul Ulama juga harus berusaha untuk memberikan kontribusi yang lebih besar lagi," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
Rekomendasi
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Berita Terkini
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Respons Hukum Kejagung...
Respons Hukum Kejagung Dinilai Kunci Benahi Tata Kelola MBG
Infografis
Oarfish, Ikan Kiamat...
Oarfish, Ikan Kiamat yang Dikaitkan dengan Bencana Alam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved