HUT ke-61 Golkar, Dave Laksono: Kepemimpinan Bahlil Bangun Modernisasi Komunikasi
Senin, 08 Desember 2025 - 08:07 WIB
loading...
Ketua Lembaga Komunikasi dan Informasi (LKI) DPP Partai Golkar, Dave Laksono. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Puncak peringatan HUT ke-61 Partai Golkar menjadi ajang reafirmasi arah politik dan identitas kelembagaan partai di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bahlil Lahadalia. Peringatan ini sekaligus menegaskan karakter Partai Golkar yang modern, rasional, dan berorientasi pada pelayanan publik.
"Bagi Lembaga Komunikasi dan Informasi (LKI) DPP Partai Golkar, perayaan ini tidak semata seremoni, melainkan momentum strategis untuk menegaskan karakter Golkar sebagai institusi politik yang modern, rasional, dan berorientasi pelayanan publik," kata Ketua Lembaga Komunikasi dan Informasi (LKI) DPP Partai Golkar, Dave Laksono.
Dalam perspektif LKI, kata Dave, kepemimpinan Bahlil menghadirkan agenda besar pembaruan yang menempatkan komunikasi publik sebagai instrumen konsolidasi yang menentukan. Dalam pidatonya, Bahlil menegaskan prinsip fundamental bahwa Golkar adalah partai kader dan institusi, bukan milik keluarga atau dinasti mana pun.
Baca juga: Prabowo: Politik adalah Kehendak Memperbaiki Kehidupan Rakyat
"Penegasan ini, merupakan pernyataan yang mengembalikan marwah kekaryaan pada posisi aslinya bahwa Golkar sebagai rumah besar yang inklusif, meritokratik, dan terbuka bagi seluruh warga bangsa," ujarnya, Senin (8/12/2025).
Dave yang juga anggota komisi I DPR Fraksi Partai Golkar ini menilai, pesan tersebut memiliki bobot ideologis dan organisatoris yang kuat karena memperkuat basis legitimasi partai di tengah kompetisi politik yang semakin sensitif terhadap isu etika dan transparansi.
"Bagi Lembaga Komunikasi dan Informasi (LKI) DPP Partai Golkar, perayaan ini tidak semata seremoni, melainkan momentum strategis untuk menegaskan karakter Golkar sebagai institusi politik yang modern, rasional, dan berorientasi pelayanan publik," kata Ketua Lembaga Komunikasi dan Informasi (LKI) DPP Partai Golkar, Dave Laksono.
Dalam perspektif LKI, kata Dave, kepemimpinan Bahlil menghadirkan agenda besar pembaruan yang menempatkan komunikasi publik sebagai instrumen konsolidasi yang menentukan. Dalam pidatonya, Bahlil menegaskan prinsip fundamental bahwa Golkar adalah partai kader dan institusi, bukan milik keluarga atau dinasti mana pun.
Baca juga: Prabowo: Politik adalah Kehendak Memperbaiki Kehidupan Rakyat
"Penegasan ini, merupakan pernyataan yang mengembalikan marwah kekaryaan pada posisi aslinya bahwa Golkar sebagai rumah besar yang inklusif, meritokratik, dan terbuka bagi seluruh warga bangsa," ujarnya, Senin (8/12/2025).
Dave yang juga anggota komisi I DPR Fraksi Partai Golkar ini menilai, pesan tersebut memiliki bobot ideologis dan organisatoris yang kuat karena memperkuat basis legitimasi partai di tengah kompetisi politik yang semakin sensitif terhadap isu etika dan transparansi.
Lihat Juga :