Lebih 850 Korban Jiwa Bencana Sumatera, PDIP: Apalagi yang Ditunggu untuk Tetapkan Status Bencana Nasional?
Sabtu, 06 Desember 2025 - 06:20 WIB
loading...
Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDIP Irine Roba mendesak pemerintah pusat segera menetapkan bencana alam yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai bencana nasional. Foto: Dok Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDIP Irine Roba mendesak pemerintah pusat segera menetapkan bencana alam yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai bencana nasional . Korban jiwa sudah lebih 850 orang, ratusan ribu pengungsi, hingga infrastruktur yang rusak berat sehingga tidak perlu menunggu efeknya bertambah.
"Saya rasa tepat jika pemerintah menetapkan status bencana nasional pada bencana yang melanda di Sumatera. Apalagi yang ditunggu?” ujar Irine, belum lama ini.
Baca juga: Banjir Sumatera Tak Ditetapkan Darurat Bencana Nasional, Menko PMK: Penanganan Full Nasional
Kondisi tersebut diperburuk lokasi pengungsian yang minim logistik dan air bersih. "Fakta di lapangan menunjukkan banyak lokasi-lokasi pengungsian yang minim logistik dan akses air bersih serta layanan medis yang terbatas," ungkapnya.
Menurut dia, banyak manfaat yang bisa didapatkan dalam penanggulangan bencana di Sumatera ketika statusnya berubah menjadi bencana nasional. Kehadiran pemerintah pusat membuat bantuan lebih cepat dan menyeluruh
"Saat status darurat nasional ditetapkan, alokasi anggaran bisa dilakukan secara cepat untuk menyalurkan bantuan, memperbaiki infrastruktur, dan mendukung pemulihan ekonomi masyarakat terdampak. Dalam artian, ketika pemerintah pusat turun tangan, proses bantuan lebih cepat dan menyeluruh," katanya.
Bantuan tenaga dan SDM juga dibutuhkan sehingga akan lebih cepat penanggulangan bencana yang dilakukan. "Selain itu, status darurat mempermudah koordinasi bantuan di lapangan. Pemerintah pusat bisa menurunkan personel mulai dari relawan, polisi hingga aparat militer untuk memastikan bantuan sampai ke wilayah yang sulit dijangkau," ujar Irine.
"Berdasarkan kondisi di lapangan saat ini di mana alat berat, logistik dan SDM yang sangat terbatas dan juga berbagai daerah tidak memiliki dana tanggap darurat membutuhkan dukungan dan kendali dari pusat," tambahnya.
Irine menekankan bencana nasional bukan hanya sekadar status melainkan bagaimana kecepatan dan kepastian pemulihan dibutuhkan oleh para korban dalam kondisi seperti ini ketika ditetapkan menjadi bencana nasional
"Ini bukan hanya sekadar status melainkan soal akses para korban terhadap bantuan, kecepatan evakuasi daerah yang terdampak dan kepastian pemulihan. Saya berharap pemerintah segera menetapkan status bencana nasional pada bencana yang terjadi di Sumatera," katanya.
"Saya rasa tepat jika pemerintah menetapkan status bencana nasional pada bencana yang melanda di Sumatera. Apalagi yang ditunggu?” ujar Irine, belum lama ini.
Baca juga: Banjir Sumatera Tak Ditetapkan Darurat Bencana Nasional, Menko PMK: Penanganan Full Nasional
Kondisi tersebut diperburuk lokasi pengungsian yang minim logistik dan air bersih. "Fakta di lapangan menunjukkan banyak lokasi-lokasi pengungsian yang minim logistik dan akses air bersih serta layanan medis yang terbatas," ungkapnya.
Menurut dia, banyak manfaat yang bisa didapatkan dalam penanggulangan bencana di Sumatera ketika statusnya berubah menjadi bencana nasional. Kehadiran pemerintah pusat membuat bantuan lebih cepat dan menyeluruh
"Saat status darurat nasional ditetapkan, alokasi anggaran bisa dilakukan secara cepat untuk menyalurkan bantuan, memperbaiki infrastruktur, dan mendukung pemulihan ekonomi masyarakat terdampak. Dalam artian, ketika pemerintah pusat turun tangan, proses bantuan lebih cepat dan menyeluruh," katanya.
Bantuan tenaga dan SDM juga dibutuhkan sehingga akan lebih cepat penanggulangan bencana yang dilakukan. "Selain itu, status darurat mempermudah koordinasi bantuan di lapangan. Pemerintah pusat bisa menurunkan personel mulai dari relawan, polisi hingga aparat militer untuk memastikan bantuan sampai ke wilayah yang sulit dijangkau," ujar Irine.
"Berdasarkan kondisi di lapangan saat ini di mana alat berat, logistik dan SDM yang sangat terbatas dan juga berbagai daerah tidak memiliki dana tanggap darurat membutuhkan dukungan dan kendali dari pusat," tambahnya.
Irine menekankan bencana nasional bukan hanya sekadar status melainkan bagaimana kecepatan dan kepastian pemulihan dibutuhkan oleh para korban dalam kondisi seperti ini ketika ditetapkan menjadi bencana nasional
"Ini bukan hanya sekadar status melainkan soal akses para korban terhadap bantuan, kecepatan evakuasi daerah yang terdampak dan kepastian pemulihan. Saya berharap pemerintah segera menetapkan status bencana nasional pada bencana yang terjadi di Sumatera," katanya.
(jon)
Lihat Juga :