Di Depan Prabowo, Bahlil Usulkan Bentuk Koalisi Permanen: Jangan Koalisi On-off
Jum'at, 05 Desember 2025 - 21:28 WIB
loading...
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyampaikan pidato politik pada Puncak HUT ke-61 Partai Golkar yang bertajuk Doa untuk Bangsa Merajut Kebersamaan, Membangun Indonesia Maju di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (5/11/2025). Foto/Isra Triansyah
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengusulkan pembentukan koalisi permanen. Bahlil menilai koalisi yang ada tidak sementara dan bubar saat momentum lima tahunan.
Hal itu disampaikan Bahlil di depan Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di acara doa bersama dalam rangka Perayaan Puncak HUT ke-61 Golkar bertajuk "Merajut Kebersamaan Membangun Indonesia Maju," di Istora Senayan, Jumat (5/12/2025).
Mulanya, Bahlil mengaku tak terasa satu tahun Pemerintahan Presiden Prabowo. Menurutnya, sudah banyak program yang sudah dan akan dieksekusi seperti Makan Bergizi Gratis hingga swasembada pangan dan energi.
Baca juga: Prabowo Didampingi Gibran Hadiri Doa Bersama dalam Perayaan HUT Golkar
"Kami juga melaporkan kepada Bapak Presiden, menyangkut energi, sejak 2008 sampai 2024, belum pernah lifting kita mencapai target APBN. Di tahun 2025 insyaallah, Partai Golkar di bawah Presiden akan mewujudkan lifting kita akan melebihi target APBN. Bahkan solar, di tahun 2026, kita tidak akan lagi impor lagi," tutur Bahlil.
Ia menuturkan, masih banyak program kesejahteraan rakyat yang digagas Presiden Prabowo seperti Sekolah Rakyat, Hilirisasi Produktif, Reforma Agraria, hingga Internet Gratis. Menurutnya, pelaksanaan program itu harus membutuhkan stabilitas.
"Lewat mimbar yang terhormat ini, izinkan kami menyampaikan saran. Perlu dikuatkan koalisi permanen. Jangan koalisi on-off, on-off. Jangan koalisi, di sana senang, di sini senang, di mana-mana hatiku senang," ujar Bahlil.
"Sudah harus kita memiliki prinsip yang kuat, untuk meletakkan kerangka koalisi yang benar. Kalau mau menderita, menderita bareng-bareng. Kalau mau senang, senang bareng-bareng. Dan itu diperlukan gentlemen. Diperlukan gentlemen yang kuat. Jangan, orang potong bilang, tulis lain, baca lain, bikin lain," pungkasnya.
Hal itu disampaikan Bahlil di depan Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di acara doa bersama dalam rangka Perayaan Puncak HUT ke-61 Golkar bertajuk "Merajut Kebersamaan Membangun Indonesia Maju," di Istora Senayan, Jumat (5/12/2025).
Mulanya, Bahlil mengaku tak terasa satu tahun Pemerintahan Presiden Prabowo. Menurutnya, sudah banyak program yang sudah dan akan dieksekusi seperti Makan Bergizi Gratis hingga swasembada pangan dan energi.
Baca juga: Prabowo Didampingi Gibran Hadiri Doa Bersama dalam Perayaan HUT Golkar
"Kami juga melaporkan kepada Bapak Presiden, menyangkut energi, sejak 2008 sampai 2024, belum pernah lifting kita mencapai target APBN. Di tahun 2025 insyaallah, Partai Golkar di bawah Presiden akan mewujudkan lifting kita akan melebihi target APBN. Bahkan solar, di tahun 2026, kita tidak akan lagi impor lagi," tutur Bahlil.
Ia menuturkan, masih banyak program kesejahteraan rakyat yang digagas Presiden Prabowo seperti Sekolah Rakyat, Hilirisasi Produktif, Reforma Agraria, hingga Internet Gratis. Menurutnya, pelaksanaan program itu harus membutuhkan stabilitas.
"Lewat mimbar yang terhormat ini, izinkan kami menyampaikan saran. Perlu dikuatkan koalisi permanen. Jangan koalisi on-off, on-off. Jangan koalisi, di sana senang, di sini senang, di mana-mana hatiku senang," ujar Bahlil.
"Sudah harus kita memiliki prinsip yang kuat, untuk meletakkan kerangka koalisi yang benar. Kalau mau menderita, menderita bareng-bareng. Kalau mau senang, senang bareng-bareng. Dan itu diperlukan gentlemen. Diperlukan gentlemen yang kuat. Jangan, orang potong bilang, tulis lain, baca lain, bikin lain," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :