Taat Kiai Sepuh, Kader Muda NU Desak Hentikan Kesewenang-wenangan di PBNU
Jum'at, 05 Desember 2025 - 17:39 WIB
loading...
A
A
A
Situasi tersebut dinilai mengancam marwah organisasi dan membuat NU kehilangan ruh dasarnya sebagai Jam’iyah yang berpijak pada syura, moral publik, dan kebenaran yang dibimbing para ulama.
Juru Bicara Jaringan Kader Muda NU, Purwaji menegaskan bahwa rencana pihak tertentu untuk menggelar rapat pleno guna menunjuk Penjabat (PJ) Ketua Umum justru bertentangan dengan kehendak para kiai sepuh yang sedang mengupayakan islah.
Baca juga: Wasekjen PBNU: Gus Yahya Sudah Tak Berhak Mengatasnamakan PBNU
“Jika benar ada rencana pleno penunjukan PJ, maka itu adalah bentuk kesewenang-wenangan. Para kiai menghendaki islah, bukan pemaksaan pleno. Sangat menyedihkan jika suara para kiai dianggap bisa diabaikan begitu saja,” tegasnya, Jumat (5/12/2025).
Purwaji juga menekankan bahwa AD/ART bukan formalitas, tetapi pagar yang menjaga kehormatan Jam’iyah.
Juru Bicara Jaringan Kader Muda NU, Purwaji menegaskan bahwa rencana pihak tertentu untuk menggelar rapat pleno guna menunjuk Penjabat (PJ) Ketua Umum justru bertentangan dengan kehendak para kiai sepuh yang sedang mengupayakan islah.
Baca juga: Wasekjen PBNU: Gus Yahya Sudah Tak Berhak Mengatasnamakan PBNU
“Jika benar ada rencana pleno penunjukan PJ, maka itu adalah bentuk kesewenang-wenangan. Para kiai menghendaki islah, bukan pemaksaan pleno. Sangat menyedihkan jika suara para kiai dianggap bisa diabaikan begitu saja,” tegasnya, Jumat (5/12/2025).
Purwaji juga menekankan bahwa AD/ART bukan formalitas, tetapi pagar yang menjaga kehormatan Jam’iyah.
Lihat Juga :