Ketua DPD Bertemu Wang Huning: Hubungan Makin Strategis, Peluang Investasi Luas
Kamis, 04 Desember 2025 - 16:19 WIB
loading...
Ketua DPD RI Sultan B Najamudin melakukan pertemuan dengan Ketua Chinese People’s Political Consultative Conference (CPPCC) Wang Huning. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPD RI Sultan B Najamudin melakukan pertemuan dengan Ketua Chinese People’s Political Consultative Conference (CPPCC) Wang Huning di Ruang Delegasi Lantai 8, Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/12/2025). Usai pertemuan, Sultan menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan China terus menunjukkan penguatan signifikan seiring komunikasi intensif antar-pemerintah maupun lembaga legislatif kedua negara
Setelah menerima CPPCC, lembaga setara MPR di China, Sultan menjelaskan bahwa fondasi hubungan erat Indonesia-China telah dibangun sejak awal pemerintahan Presiden terpilih. Pertemuan lanjutan antara pimpinan negara dan parlemen kedua pihak memperkuat sinyal bahwa kerja sama strategis tersebut akan terus berkembang.
Dia mengatakan, DPD RI secara rutin menjalin komunikasi dengan mitra parlemen di China karena melihat besarnya peluang investasi di Indonesia. Ia menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi ekonomi yang sangat luas, mulai dari 38 provinsi, lebih dari 500 kabupaten/kota, hingga ribuan pulau yang membuka ruang kolaborasi di banyak sektor.
Baca juga: Sultan Najamudin Serukan Solidaritas Nasional bagi Korban Banjir dan Longsor di Sumatera
“Potensi investasi kita sangat besar, dan pasar Tiongkok juga besar. Harapannya sama: kita menjaga hubungan yang baik dan terus meningkatkannya,” kata Sultan.
Ia juga menyampaikan bahwa pimpinan CPPCC yang ia temui merupakan tokoh penting dan senior, dengan pandangan positif terhadap masa depan hubungan kedua negara. “Beliau menekankan pentingnya menjaga hubungan ini. Masa depan Indonesia dan Tiongkok sangat cerah jika terus dirawat,” kata Sultan.
Sultan menegaskan bahwa penguatan hubungan Indonesia-China tidak hanya akan memperluas peluang investasi, tetapi juga meningkatkan peran parlemen dalam diplomasi internasional di kawasan Asia.
Setelah menerima CPPCC, lembaga setara MPR di China, Sultan menjelaskan bahwa fondasi hubungan erat Indonesia-China telah dibangun sejak awal pemerintahan Presiden terpilih. Pertemuan lanjutan antara pimpinan negara dan parlemen kedua pihak memperkuat sinyal bahwa kerja sama strategis tersebut akan terus berkembang.
Dia mengatakan, DPD RI secara rutin menjalin komunikasi dengan mitra parlemen di China karena melihat besarnya peluang investasi di Indonesia. Ia menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi ekonomi yang sangat luas, mulai dari 38 provinsi, lebih dari 500 kabupaten/kota, hingga ribuan pulau yang membuka ruang kolaborasi di banyak sektor.
Baca juga: Sultan Najamudin Serukan Solidaritas Nasional bagi Korban Banjir dan Longsor di Sumatera
“Potensi investasi kita sangat besar, dan pasar Tiongkok juga besar. Harapannya sama: kita menjaga hubungan yang baik dan terus meningkatkannya,” kata Sultan.
Ia juga menyampaikan bahwa pimpinan CPPCC yang ia temui merupakan tokoh penting dan senior, dengan pandangan positif terhadap masa depan hubungan kedua negara. “Beliau menekankan pentingnya menjaga hubungan ini. Masa depan Indonesia dan Tiongkok sangat cerah jika terus dirawat,” kata Sultan.
Sultan menegaskan bahwa penguatan hubungan Indonesia-China tidak hanya akan memperluas peluang investasi, tetapi juga meningkatkan peran parlemen dalam diplomasi internasional di kawasan Asia.
(rca)
Lihat Juga :