Banjir Sumatera, Hanura Minta Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
Selasa, 02 Desember 2025 - 23:11 WIB
loading...
A
A
A
Hanura berharap seluruh bantuan segera sampai ke daerah terdampak yang belum terjangkau. Untuk itu, pemerintah diminta segera membuka jalur yang tak bisa dilalui untuk memperlancar distribusi bantuan.
"Jeritan tiga wilayah ini luar biasa. Jalan dan akses terputus. Bantuan belum sampai. Sudah banyak yang kelaparan, butuh pakaian, tenda, dan logistik lainnya," ujarnya.
"Ini harus dibuka segera. Jangan sampai, korban bertambah bukan hanya karena banjir dan longsor, tapi akibat keterlambatan bantuan," tambahnya.
Partai Hanura bersama seluruh kader, Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (Gebu Minang), dan sejumlah pihak menggalang donasi untuk korban. Data terakhir, dana yang terkumpul sudah mencapai Rp1,8 miliar.
OSO menginstruksikan kader Hanura di seluruh daerah hingga tingkat ranting (kelurahan/desa) mendoakan para korban bencana sekaligus menggalang bantuan.
"Jeritan tiga wilayah ini luar biasa. Jalan dan akses terputus. Bantuan belum sampai. Sudah banyak yang kelaparan, butuh pakaian, tenda, dan logistik lainnya," ujarnya.
"Ini harus dibuka segera. Jangan sampai, korban bertambah bukan hanya karena banjir dan longsor, tapi akibat keterlambatan bantuan," tambahnya.
Partai Hanura bersama seluruh kader, Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (Gebu Minang), dan sejumlah pihak menggalang donasi untuk korban. Data terakhir, dana yang terkumpul sudah mencapai Rp1,8 miliar.
OSO menginstruksikan kader Hanura di seluruh daerah hingga tingkat ranting (kelurahan/desa) mendoakan para korban bencana sekaligus menggalang bantuan.
Gelar Rakernas dan Bimtek di Bandung
Terkait Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Hanura, OSO mengatakan, pihaknya akan menggelar kegiatan tetsebut di Bandung, 4-6 Desember 2025. "Rakernas ini agenda rutin. Hanura juga akan bekerja dengan Kemendagri untuk Bimtek," ujarnya.Lihat Juga :