Layanan yang Menyentuh Hati, Inovasi BPJS Kesehatan Meraih Anugerah Bakti Nusantara
Minggu, 30 November 2025 - 14:03 WIB
loading...
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti usai menerima penghargaan bergengsi.
A
A
A
JAKARTA - Kilau lampu dan riuh tepuk tangan malam itu menyelimuti Nusantara Ballroom di NT Tower, Jakarta. Bukan sekadar perayaan ulang tahun ke-10, Nusantara TV (NTV) tengah merayakan para pahlawan yang secara nyata telah berkontribusi membentuk peradaban dan meningkatkan kesejahteraan bangsa. Di antara nama-nama terkemuka, satu institusi berdiri tegak dengan capaian yang begitu dekat di hati masyarakat: BPJS Kesehatan.
Badan penyelenggara Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini menerima Anugerah Bakti Nusantara untuk kategori Sektor Kesehatan, sebuah pengakuan yang dianugerahkan oleh NTV atas dedikasi tak kenal lelah, inovasi, dan kontribusi nyata dalam mengelola jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, tampak sumringah saat menerima langsung penghargaan bergengsi tersebut dari Presiden Komisaris NT Corp, Lince Berliana Tobing. Penghargaan ini bukanlah sebatas seremoni; ia adalah kristalisasi dari penilaian mendalam oleh panel ahli Lembaga Penelitian dan Pengembangan Nusantara Insight bersama tim NTV terhadap berbagai terobosan yang telah dilakukan BPJS Kesehatan.
Terobosan itu berfokus pada satu visi mulia: menghadirkan layanan JKN yang harus mudah, cepat, dan setara bagi setiap peserta, tanpa memandang status atau lokasi. BPJS Kesehatan telah bergerak melampaui birokrasi, merangkul teknologi dan pendekatan humanis untuk memastikan akses kesehatan bukan lagi kemewahan, melainkan hak yang terjamin.
Kemitraan Strategis dan Janji Inovasi
Dalam sambutannya, Ghufron Mukti menyampaikan apresiasi penuh makna kepada Nusantara TV, namun dengan rendah hati menegaskan bahwa penghargaan tersebut adalah hasil kerja kolektif.
“Penghargaan ini adalah milik seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya mantap. “BPJS Kesehatan akan terus menghadirkan inovasi layanan yang semakin responsif dan humanis.”
Ia secara khusus menyoroti peran sentral media massa, termasuk NTV, sebagai mitra penting yang secara konsisten mendukung edukasi, sosialisasi, dan mengawal kebijakan yang harus selalu berpihak kepada rakyat. Media, menurutnya, adalah jangkar yang memastikan informasi JKN tersampaikan dengan benar dan mudah dipahami, sekaligus pengawas yang menjaga kebijakan tetap pro-rakyat.
Membentuk Generasi Peduli Kesehatan
Semangat untuk mencerdaskan dan menyehatkan bangsa ini disambut hangat oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang turut hadir malam itu. Ia menekankan peran vital media massa sebagai salah satu dari empat pusat pendidikan bangsa, selain sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Sejalan dengan visi tersebut, BPJS Kesehatan melahirkan Program Duta Muda BPJS Kesehatan. Program ini bukan hanya kegiatan ekstrakurikuler, melainkan wadah bagi generasi muda menengah untuk menjadi amplifier (penguat) nilai-nilai gotong royong, literasi kesehatan, dan pemahaman JKN di lingkungan sekolah dan komunitas.
Inisiatif ini dirancang strategis, mendukung agenda besar pemerintah seperti Fokus Pembangunan SDM Unggul, serta sejalan dengan semangat Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Duta Muda akan menjadi garda terdepan yang menyuarakan pentingnya deteksi dini penyakit, gizi seimbang, dan pola hidup sehat. Mereka adalah ujung tombak bangsa yang sadar akan jaminan sosial kesehatan, selaras dengan agenda Astacita.
Edukasi Real-Time yang Merangkul Digital
Tak berhenti di komunitas sekolah, BPJS Kesehatan juga merambah ekosistem komunikasi digital yang dinamis. Inovasi BPJS on Air, sebuah program edukasi interaktif yang disiarkan langsung melalui platform TikTok, menjadi bukti adaptasi BPJS Kesehatan terhadap gaya komunikasi kaum muda.
“Program ini memungkinkan masyarakat mendapatkan informasi JKN secara real-time, mengajukan pertanyaan secara langsung, serta menikmati pendekatan edukasi yang lebih ringan, kreatif, dan dekat dengan karakteristik generasi muda,” tutup Ghufron.
Anugerah Bakti Nusantara dari NTV ini bukan sekadar piala yang terpajang, melainkan sebuah momentum naratif yang menegaskan: BPJS Kesehatan berkomitmen untuk terus berinovasi, memastikan setiap warga negara mendapatkan layanan kesehatan yang tidak hanya terjamin, tetapi juga terasa mudah, cepat, dan humanis—sebuah bakti nyata bagi nusantara.
Badan penyelenggara Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini menerima Anugerah Bakti Nusantara untuk kategori Sektor Kesehatan, sebuah pengakuan yang dianugerahkan oleh NTV atas dedikasi tak kenal lelah, inovasi, dan kontribusi nyata dalam mengelola jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, tampak sumringah saat menerima langsung penghargaan bergengsi tersebut dari Presiden Komisaris NT Corp, Lince Berliana Tobing. Penghargaan ini bukanlah sebatas seremoni; ia adalah kristalisasi dari penilaian mendalam oleh panel ahli Lembaga Penelitian dan Pengembangan Nusantara Insight bersama tim NTV terhadap berbagai terobosan yang telah dilakukan BPJS Kesehatan.
Terobosan itu berfokus pada satu visi mulia: menghadirkan layanan JKN yang harus mudah, cepat, dan setara bagi setiap peserta, tanpa memandang status atau lokasi. BPJS Kesehatan telah bergerak melampaui birokrasi, merangkul teknologi dan pendekatan humanis untuk memastikan akses kesehatan bukan lagi kemewahan, melainkan hak yang terjamin.
Kemitraan Strategis dan Janji Inovasi
Dalam sambutannya, Ghufron Mukti menyampaikan apresiasi penuh makna kepada Nusantara TV, namun dengan rendah hati menegaskan bahwa penghargaan tersebut adalah hasil kerja kolektif.
“Penghargaan ini adalah milik seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya mantap. “BPJS Kesehatan akan terus menghadirkan inovasi layanan yang semakin responsif dan humanis.”
Ia secara khusus menyoroti peran sentral media massa, termasuk NTV, sebagai mitra penting yang secara konsisten mendukung edukasi, sosialisasi, dan mengawal kebijakan yang harus selalu berpihak kepada rakyat. Media, menurutnya, adalah jangkar yang memastikan informasi JKN tersampaikan dengan benar dan mudah dipahami, sekaligus pengawas yang menjaga kebijakan tetap pro-rakyat.
Membentuk Generasi Peduli Kesehatan
Semangat untuk mencerdaskan dan menyehatkan bangsa ini disambut hangat oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang turut hadir malam itu. Ia menekankan peran vital media massa sebagai salah satu dari empat pusat pendidikan bangsa, selain sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Sejalan dengan visi tersebut, BPJS Kesehatan melahirkan Program Duta Muda BPJS Kesehatan. Program ini bukan hanya kegiatan ekstrakurikuler, melainkan wadah bagi generasi muda menengah untuk menjadi amplifier (penguat) nilai-nilai gotong royong, literasi kesehatan, dan pemahaman JKN di lingkungan sekolah dan komunitas.
Inisiatif ini dirancang strategis, mendukung agenda besar pemerintah seperti Fokus Pembangunan SDM Unggul, serta sejalan dengan semangat Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Duta Muda akan menjadi garda terdepan yang menyuarakan pentingnya deteksi dini penyakit, gizi seimbang, dan pola hidup sehat. Mereka adalah ujung tombak bangsa yang sadar akan jaminan sosial kesehatan, selaras dengan agenda Astacita.
Edukasi Real-Time yang Merangkul Digital
Tak berhenti di komunitas sekolah, BPJS Kesehatan juga merambah ekosistem komunikasi digital yang dinamis. Inovasi BPJS on Air, sebuah program edukasi interaktif yang disiarkan langsung melalui platform TikTok, menjadi bukti adaptasi BPJS Kesehatan terhadap gaya komunikasi kaum muda.
“Program ini memungkinkan masyarakat mendapatkan informasi JKN secara real-time, mengajukan pertanyaan secara langsung, serta menikmati pendekatan edukasi yang lebih ringan, kreatif, dan dekat dengan karakteristik generasi muda,” tutup Ghufron.
Anugerah Bakti Nusantara dari NTV ini bukan sekadar piala yang terpajang, melainkan sebuah momentum naratif yang menegaskan: BPJS Kesehatan berkomitmen untuk terus berinovasi, memastikan setiap warga negara mendapatkan layanan kesehatan yang tidak hanya terjamin, tetapi juga terasa mudah, cepat, dan humanis—sebuah bakti nyata bagi nusantara.
(unt)
Lihat Juga :